Topik Artikel

Computex 2026

Asus Zenscreen E-paper 13,3 Inci Tawarkan Layar Warna dan Refresh Rate Tinggi Berita

Asus Zenscreen E-paper 13,3 Inci Tawarkan Layar Warna dan Refresh Rate Tinggi

Asus memperkenalkan layar e-paper warna berukuran 13,3 inci dengan resolusi tinggi 3.200 x 2.400 piksel dan kerapatan 300 ppi di ajang Computex 2026. Keunikan layar ini adalah refresh rate mencapai 35 Hz, cukup cepat untuk standar e-paper dan mampu menampilkan video YouTube secara lancar.Layar e-paper warna Asus berukuran 13,3 inci dengan resolusi 3.200 x 2.400 piksel dan 300 ppiRefresh rate 35 Hz memungkinkan tampilan video yang lebih halus dibanding e-paper biasaLayar dapat menampilkan 4.096 warna, bebas flicker, dan tanpa emisi cahaya biruTersedia port HDMI, Mini DisplayPort, dan USB-C di bagian bawah perangkatInovasi Asus di Layar E-paper WarnaBerbeda dari e-paper monokrom konvensional, Asus menghadirkan teknologi yang memungkinkan reproduksi 4.096 warna. Meski warna yang dihasilkan tidak secerah layar OLED, tingkat kecerahan dan kehalusan warna sudah cukup untuk penggunaan seperti membaca, presentasi, hingga menampilkan gambar statis dengan konsumsi daya rendah.Refresh rate 35 Hz menjadikan layar ini cukup responsif untuk kebutuhan menampilkan video, sebuah terobosan dari layar e-paper yang biasanya lambat. Asus bahkan memamerkan demo video YouTube yang berjalan lancar di layar ini.Desain dan Konektivitas LengkapModel MP13UC ini kemungkinan juga akan dipasarkan di Eropa, meski harga dan ketersediaan global belum diumumkan. Asus menyediakan aksesori berupa mini stand ATS01D yang fleksibel, bisa disesuaikan ketinggian, diputar, dimiringkan, dan dilipat untuk kemudahan mobilitas dan kenyamanan penggunaan.Dari sisi konektivitas, layar ini dibekali beberapa port penting seperti HDMI, Mini DisplayPort, dan USB-C. Tombol daya juga disediakan pada bagian bawah, memudahkan pengoperasian. Fitur ini membuat layar cocok untuk berbagai perangkat dan kebutuhan, termasuk sebagai layar kedua yang hemat energi.Manfaat dan Pertimbangan PenggunaBagi pengguna yang mengutamakan konsumsi daya rendah dan tampilan nyaman mata tanpa flicker serta cahaya biru, layar e-paper warna Asus ini bisa jadi pilihan menarik. Namun, untuk yang menginginkan warna cerah dan kontras tinggi seperti OLED, layar ini masih terasa agak pudar.Kemampuan menampilkan video dengan refresh rate cukup tinggi memberi nilai tambah, khususnya untuk presentasi atau hiburan ringan. Sementara itu, kemampuan layar menampilkan gambar tanpa daya membuatnya ideal untuk penggunaan sebagai bingkai foto digital yang hemat energi.Meski detail harga belum tersedia, potensi fungsi dan fitur yang ditawarkan membuat layar ini layak dipantau bagi yang mencari solusi layar sekunder atau perangkat yang nyaman untuk mata dan hemat energi.Via: Notebookcheck

  • 05 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus Perkenalkan Monitor ProArt 4K QD-OLED untuk Profesional Kreatif Berita

Asus Perkenalkan Monitor ProArt 4K QD-OLED untuk Profesional Kreatif

Memilih monitor yang tepat untuk pekerjaan kreatif bukan perkara mudah, apalagi jika standar warna dan performa layar menjadi kunci utama. Asus menjawab kebutuhan ini dengan meluncurkan jajaran monitor ProArt terbaru yang membawa teknologi 4K QD-OLED berperforma tinggi, khusus untuk para profesional kreatif yang mengutamakan akurasi warna dan kecepatan refresh.ProArt PA32USD hadir dengan layar 31,5 inci 4K QD-OLED dan refresh rate 240HzMonitor telah dikalibrasi pabrik dengan Delta E kurang dari 1 untuk warna akuratKonektivitas lengkap termasuk Thunderbolt 4 dan 12G-SDI mendukung multitasking profesionalLineup Asus ProArt baru diperkenalkan di Computex 2026, bersaing dengan merek lain yang juga mengeluarkan monitor OLED dan Mini LED canggihProArt PA32USD: Monitor 4K QD-OLED Andalan AsusAsus menghadirkan model unggulan PA32USD dengan panel QD-OLED berukuran 31,5 inci yang menawarkan resolusi 4K (3840 x 2160 piksel) dan kecerahan puncak mencapai 1000 nit. Refresh rate yang tinggi hingga 240Hz menjadikan monitor ini tidak hanya unggul dalam reproduksi warna, tapi juga responsif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari editing video hingga animasi.Keakuratan warna menjadi fokus utama, dengan kalibrasi pabrik yang menjamin Delta E kurang dari 1. Ini berarti warna yang ditampilkan sangat mendekati standar warna asli, sangat penting untuk pekerjaan yang menuntut presisi warna tinggi seperti fotografi dan desain grafis.Konektivitas dan Fitur ProfesionalUntuk mendukung workflow yang kompleks, ProArt PA32USD dilengkapi dengan dua port Thunderbolt 4 yang dapat menghubungkan perangkat dengan kecepatan tinggi. Selain itu, monitor ini juga memiliki input 12G-SDI yang biasa digunakan dalam produksi video profesional. Fitur Auto KVM bawaan memudahkan pengguna mengendalikan beberapa workstation dengan satu keyboard dan mouse, meningkatkan efisiensi kerja.Jajaran Lengkap ProArt dan Persaingan di Computex 2026Selain PA32USD, Asus juga memperkenalkan model ProArt lain seperti PA329CDV dan PA279CDV yang turut menyasar segmen profesional. Peluncuran ini berlangsung bersamaan dengan sejumlah monitor canggih lainnya dari berbagai merek di Computex 2026, termasuk monitor gaming QD-OLED dari MSI dan Alienware yang menghadirkan teknologi panel baru untuk peningkatan kecerahan dan kejernihan gambar.Asus dan para pesaingnya tampak fokus pada pengembangan teknologi OLED dan Mini LED dengan refresh rate tinggi dan fitur AI untuk memberikan pengalaman visual terbaik bagi pengguna profesional dan kreatif. Ini menjadi pertanda bahwa pasar monitor profesional semakin dinamis dengan inovasi yang terus berkembang.Dengan harga yang diperkirakan akan sepadan dengan fitur dan teknologi yang ditawarkan, jajaran ProArt terbaru ini layak menjadi pertimbangan bagi para profesional yang membutuhkan monitor dengan performa dan akurasi warna kelas atas.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Harga Laptop Nvidia RTX Spark Surface Laptop Ultra dan Dell XPS 16 Bersaing dengan MacBook Pro Berita

Harga Laptop Nvidia RTX Spark Surface Laptop Ultra dan Dell XPS 16 Bersaing dengan MacBook Pro

Perkembangan laptop dengan chip Nvidia RTX Spark mulai menarik perhatian dengan bocoran harga yang menunjukkan persaingan ketat dengan MacBook Pro. Laporan dari Morgan Stanley memperkirakan harga laptop dengan chip N1x bisa mencapai Rp44 jutaan, sementara model entry-level N1 diperkirakan mulai dari Rp27 jutaan. Harga ini mengacu pada spesifikasi dasar seperti RAM 16/32GB dan penyimpanan 512GB hingga 1TB, bukan varian tertinggi dengan RAM 128GB dan SSD 4TB. Harga laptop Nvidia RTX Spark diperkirakan mulai dari Rp27 jutaan hingga Rp44 jutaan. Beberapa model unggulan seperti Surface Laptop Ultra dan Dell XPS 16 sudah diumumkan di Computex 2026. Lineup pertama RTX Spark akan bertambah menjadi 30 model laptop dan 10 desktop pada musim gugur 2026. Performa dan harga RTX Spark menantang dominasi MacBook Pro di segmen laptop premium. Persaingan Harga dan Spesifikasi Laptop RTX SparkLaptop dengan chip Nvidia RTX Spark diperkirakan akan menawarkan performa tinggi dengan harga yang menantang MacBook Pro. Model N1x yang lebih premium diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp44 jutaan, sedangkan model N1 entry-level mulai Rp27 jutaan. Harga tersebut mengacu pada spesifikasi standar, sehingga varian dengan RAM dan penyimpanan lebih besar tentu akan lebih mahal.Model Laptop RTX Spark yang Sudah DiumumkanBeberapa laptop dengan Nvidia RTX Spark yang diperkenalkan di Computex 2026 antara lain: Microsoft Surface Laptop Ultra: Laptop premium 15 inci dengan layar mini-LED sentuh, dirancang untuk para kreator konten. Asus ProArt P16 dan P14: Laptop fokus kreator dengan layar OLED, tipis dan ringan. Dell XPS 16 Creator Edition: Versi terbaru XPS 16 dengan chip RTX Spark dan layar tandem OLED. HP OmniBook X 14 dan OmniBook Ultra 16: Laptop RTX Spark tertipis menurut klaim HP. MSI Prestige N16 Flip AI+: Perangkat convertible 2-in-1 dengan layar UHD+ tandem OLED 16 inci. Lenovo Yoga Pro 9n: Laptop kreator 16 inci yang diperbarui dengan platform RTX Spark. Potensi dan Tantangan RTX Spark di Pasar Laptop PremiumDengan lineup awal yang akan berkembang hingga 30 model laptop dan 10 desktop pada musim gugur 2026, Nvidia berambisi menantang dominasi MacBook Pro di segmen laptop kreator dan premium. Meskipun harga mulai dari Rp27 jutaan sudah setara dengan MacBook Pro, keberhasilan RTX Spark akan sangat bergantung pada performa nyata, efisiensi daya, dan pengalaman pengguna sehari-hari.Untuk pembaca yang mempertimbangkan laptop baru dengan kebutuhan kreatif, RTX Spark menawarkan opsi yang menarik. Namun, perlu diingat bahwa harga resmi dan ketersediaan di pasar Indonesia belum diumumkan secara pasti. Memantau perkembangan dan ulasan mendalam setelah peluncuran resmi akan membantu menentukan apakah RTX Spark adalah investasi yang layak atau hanya gimmick pasar.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus Siapkan Handheld Gaming Baru di Computex 2026, Layak Ditunggu? Berita

Asus Siapkan Handheld Gaming Baru di Computex 2026, Layak Ditunggu?

Asus dikabarkan akan memperkenalkan handheld gaming baru di Computex 2026 yang berlangsung mulai 2 Juni di Taipei. Ini bukan sekadar rumor kosong, karena sumber terpercaya dari YouTuber Steam Dad menyebutkan bahwa Asus akan menghadirkan perangkat generasi berikutnya di acara tersebut. Sebuah langkah yang cukup masuk akal mengingat Asus juga merayakan ulang tahun ke-20 brand ROG mereka. Perangkat baru kemungkinan adalah penerus ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X.Acara Computex 2026 jadi ajang pengumuman penting Asus.Belum ada bocoran spesifik soal spesifikasi dan harga.Perangkat sebelumnya masih dijual sekitar $475 atau sekitar Rp7 jutaan. ROG Xbox Ally: Fondasi yang Masih RelevanROG Xbox Ally dan versi X-nya yang rilis di 2023 dan 2024 masih jadi handheld gaming yang menarik dengan performa bertenaga dan dukungan fitur gaming modern. Harga yang kini mulai turun membuatnya opsi menarik untuk yang ingin handheld gaming tanpa perlu menunggu produk baru.Tapi sisi gelapnya, perangkat ini punya manajemen panas yang terkadang agresif, berpotensi menurunkan kenyamanan saat sesi main panjang. Jadi, walau mesin kuat, pengalaman pakai harus tetap diperhitungkan.Prediksi Handheld Baru Asus di Computex 2026Belum ada detail resmi, tapi besar kemungkinan Asus bakal memoles desain, performa, dan kenyamanan pakai. Asus cenderung fokus pada pengalaman gaming yang lancar, tapi juga harus waspada agar tidak mengulang masalah panas dan daya tahan baterai yang jadi keluhan pengguna sebelumnya.Jika Asus mampu menghadirkan perangkat dengan solusi pendinginan lebih baik dan baterai tahan lama, handheld ini bisa jadi penantang serius di pasar gaming portable yang makin ramai.Apakah Ini Saat Tepat Upgrade?Buat yang sudah punya ROG Xbox Ally, menunggu pengumuman resmi bisa jadi langkah bijak. Tetapi jika butuh handheld gaming sekarang dengan harga mulai Rp7 jutaan, model lama masih cukup layak dan menawarkan performa memuaskan.Namun, buat yang ingin teknologi terbaru dan kemungkinan fitur lebih lengkap, bersabar hingga Computex 2026 bisa jadi keputusan yang tepat.Jadi, Pilih yang Mana?Pilih ROG Xbox Ally jika Anda ingin handheld gaming dengan harga mulai Rp7 jutaan dan performa yang masih relevan. Namun, jika mengutamakan pengalaman gaming lebih nyaman dengan kemungkinan fitur dan desain baru, tunggu pengumuman Asus di Computex 2026. Perlu diingat, handheld gaming adalah investasi yang harus dipertimbangkan dari sisi kenyamanan dan daya tahan baterai, bukan hanya spek mesin.Harga & VerdictROG Xbox Ally saat ini tersedia sekitar $475 atau sekitar Rp7 jutaan, harga yang cukup menarik untuk handheld gaming dengan performa lancar. Asus belum mengumumkan harga handheld baru, tapi biasanya perangkat generasi berikutnya akan hadir dengan harga yang sedikit lebih tinggi.Ambil handheld Asus sekarang jika Anda butuh perangkat gaming portable dengan performa yang memadai dan harga terjangkau. Skip jika Anda mengutamakan kenyamanan maksimal dan tertarik dengan fitur terbaru, sebab menunggu pengumuman resmi di Computex 2026 adalah pilihan terbaik.(Via)

  • 26 May, 2026
  • Anif Sirsaeba