Topik Artikel

Pengisian baterai yang benar

Tips Praktis Merawat Baterai Ponsel agar Tidak Kembung Tips & Trik

Tips Praktis Merawat Baterai Ponsel agar Tidak Kembung

Baterai ponsel yang kembung sering terjadi akibat kebiasaan mengisi daya yang kurang tepat. Berdasarkan laporan dari Kabar Gadget, penting untuk mengenali cara merawat baterai lithium-ion agar tidak cepat rusak dan tetap awet, terutama bagi pengguna yang mengandalkan ponsel dalam aktivitas sehari-hari.Hindari Menyambungkan Charger Saat Baterai Sudah PenuhMembiarkan ponsel tetap terhubung ke charger meski baterai sudah mencapai 100% memberikan tekanan berlebih pada baterai. Arus listrik yang terus masuk dapat mempercepat penurunan kualitas baterai dan menyebabkan baterai kembung. Pengisian yang berlebihan ini sering terjadi saat pengguna meninggalkan ponsel dicas semalaman.Teknologi pengisian cepat seperti VOOC Flash Charge memang dapat mengisi baterai hingga 90% dalam waktu singkat. Namun, kebiasaan mengecas terus-menerus setelah baterai penuh tetap harus dihindari untuk menjaga umur baterai. Pembahasan lain yang masih berkaitan bisa dibaca pada Investasi Nvidia Rp696 Triliun Perkuat Posisi di Industri AI Global.Isi Daya Saat Kapasitas Baterai 20%-80%Baterai lithium-ion memiliki umur yang lebih panjang jika diisi sebelum benar-benar habis. Mengisi daya saat baterai berada di kisaran 20%-80% bisa mengurangi tekanan pada baterai dan memperlambat penurunan kapasitasnya. Sebaliknya, pengisian hingga 100% setiap saat dapat memberi beban lebih besar dalam jangka panjang.Untuk pasar lokal, kebiasaan ini perlu dicermati agar investasi pada ponsel tetap optimal dan tidak cepat menurun performanya.Gunakan Charger Asli dan Perhatikan Suhu LingkunganCharger asli dirancang khusus untuk memberikan arus listrik sesuai dengan perangkat. Penggunaan charger palsu atau berkualitas rendah berisiko merusak baterai dan komponen ponsel. Bagi pemilik perangkat, memilih charger resmi atau yang memiliki standar kualitas tinggi adalah langkah aman.Selain itu, baterai lithium-ion sensitif terhadap suhu ekstrem. Paparan panas berlebih, misalnya di bawah sinar matahari langsung, maupun suhu sangat dingin dapat mempercepat kerusakan baterai. Pastikan ponsel tidak diletakkan pada tempat dengan suhu yang tidak stabil.Batasi Pemakaian Ponsel Saat Mengisi DayaMemakai ponsel untuk aktivitas berat seperti bermain game atau menonton video saat dicas dapat menaikkan suhu perangkat secara signifikan. Kondisi ini tidak hanya mempercepat kerusakan baterai tapi juga berisiko merusak komponen lain. Sebaiknya, batasi penggunaan ponsel saat mengisi daya untuk menjaga kestabilan suhu dan kesehatan baterai.Manfaatkan Mode Hemat Daya dan Update Perangkat LunakBanyak ponsel modern menyediakan mode hemat daya yang membantu mengurangi konsumsi baterai saat daya mulai menipis. Mengaktifkan fitur ini bisa memperpanjang waktu pakai tanpa mengorbankan fungsi penting. Selain itu, pembaruan perangkat lunak secara berkala juga penting karena biasanya mencakup optimasi manajemen baterai.Dengan menerapkan kebiasaan di atas, pengguna bisa menjaga baterai ponsel tetap sehat dan memperpanjang masa pakainya. Catatan pentingnya, perawatan baterai yang tepat bukan hanya soal menghindari kerusakan, tapi juga memastikan perangkat tetap mendukung aktivitas sehari-hari dengan maksimal.

  • 05 May, 2026
  • Anif Sirsaeba