Smartwatch olahraga
Berita Honor Watch 6 Plus: Baterai 35 Hari dan Layar Super Terang
Honor Watch 6 Plus membawa baterai yang cukup besar untuk ukuran smartwatch, yakni 1.000 mAh. Angka ini bukan main-main, karena mampu bertahan hingga 35 hari dalam mode hemat energi. Untuk penggunaan normal, daya tahan baterainya mencapai 17 hari. Jika Anda mengaktifkan GPS terus-menerus, baterainya akan bertahan sekitar 42 jam. Ini jadi salah satu nilai jual utama yang bikin smartwatch ini layak diperhitungkan. Layar AMOLED 1,46 inci dengan kecerahan hingga 3.000 nitsBaterai 1.000 mAh tahan hingga 35 hari (mode hemat)120 mode olahraga dan AI Coach untuk analisis lariFitur kesehatan lengkap termasuk detak jantung dan SpO2 Desain dan layar yang kuat untuk segala kondisiHonor memilih layar bulat AMOLED berukuran 1,46 inci dengan kecerahan puncak 3.000 nits. Terang sekali, sehingga layar tetap jelas dibaca meski di bawah sinar matahari langsung. Bodi jam terbuat dari stainless steel dan bezel yang bisa berbahan aluminium atau stainless steel tergantung varian warna. Sayangnya, desainnya tidak membawa terobosan baru dan lebih mengedepankan fungsi klasik.Daya tahan air 5 ATM cukup standar, tapi sudah memadai untuk aktivitas sehari-hari seperti hujan atau berenang. Namun, pemakaian di lingkungan yang lebih ekstrim harus tetap diperhatikan.Sensor kesehatan dan olahraga yang lengkapHonor Watch 6 Plus dilengkapi sensor detak jantung dan SpO2. Meski bisa memperkirakan risiko tekanan darah tinggi, jam ini belum bisa mengukur tekanan darah secara langsung. Fitur ini wajib diketahui agar ekspektasi tidak berlebihan.Menariknya, smartwatch ini mendukung 120 mode olahraga dengan AI Coach dan analisis lari berbasis kecerdasan buatan. Fitur ini cukup membantu untuk pengguna yang ingin meningkatkan performa olahraga, meski tentunya masih kalah detail dibanding perangkat khusus olahraga.Fitur tambahan yang mendukung aktivitas sehari-hariSelain pemantauan kesehatan dan olahraga, Honor Watch 6 Plus punya speaker dan mikrofon untuk panggilan telepon lewat sambungan smartphone. Ada juga aplikasi peta yang memanfaatkan GPS dan fitur NFC untuk pembayaran tanpa kontak. Ini membuat smartwatch ini serba guna, walau fitur GPS memang mengorbankan daya tahan baterai yang signifikan.Harga dan ketersediaanDi China, Honor Watch 6 Plus dijual mulai dari CNY 1.199 (sekitar Rp2,7 juta) hingga CNY 1.599 (sekitar Rp3,6 juta) tergantung varian. Belum ada informasi resmi soal peluncuran internasional, tapi generasi sebelumnya sempat masuk pasar global. Jadi, kemungkinan besar ini juga akan hadir di luar China.Ambil Honor Watch 6 Plus jika…Anda butuh smartwatch dengan baterai tahan lama dan layar super terang. Fitur olahraga dan kesehatan cukup lengkap untuk penggunaan harian dan aktivitas kebugaran. Juga cocok jika ingin fitur tambahan seperti panggilan telepon dan pembayaran NFC dalam satu perangkat.Skip jika Anda mencari desain yang lebih segar atau fitur pengukuran kesehatan lebih mendalam seperti tekanan darah real-time. Atau jika harga di luar China terasa terlalu tinggi dibanding alternatif lain dengan fitur serupa.(Via)
- 26 May, 2026
- •
- Senja Arunika
Rekomendasi Fitur Detak Jantung Smartwatch Penting untuk Latihan Efektif
Smartwatch kini menjadi perangkat penting terutama bagi yang aktif berolahraga dan peduli kesehatan. Salah satu fitur utama yang sering dicermati adalah fitur detak jantung yang dapat membantu memantau intensitas latihan sekaligus kesehatan jantung secara real-time. Berdasarkan laporan berbagai sumber, fitur ini penting agar latihan lebih efektif dan aman bagi tubuh.Kenapa Fitur Detak Jantung pada Smartwatch Penting?Fitur ini membantu memastikan latihan berada pada intensitas yang tepat dengan memantau zona detak jantung. Misalnya, latihan kardio ideal biasanya pada 70-85% detak jantung maksimum agar pembakaran kalori dan peningkatan kebugaran optimal. Selain itu, fitur ini juga berguna untuk memantau kesehatan jantung secara rutin dan memberikan peringatan jika detak jantung terlalu tinggi atau rendah.Teknologi di Balik Pemantauan Detak JantungKebanyakan smartwatch menggunakan sensor optik yang memancarkan cahaya ke kulit dan mengukur perubahan penyerapan cahaya oleh aliran darah. Teknologi ini memungkinkan pemantauan detak jantung secara kontinu dan real-time. Beberapa perangkat bahkan dilengkapi fitur ECG (Electrocardiogram) yang memberikan data lebih rinci dan dapat mendeteksi kondisi jantung abnormal seperti fibrilasi atrium. Fitur HRV (Heart Rate Variability) juga hadir di beberapa model untuk mengukur variabilitas detak jantung, indikator penting untuk kesehatan sistem saraf dan jantung. Pembahasan lain yang masih berkaitan bisa dibaca pada Jangan Salah Pilih Smartwatch, Cek Fitur Detak Jantung Ini Dulu.Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih SmartwatchCalon pembeli sebaiknya memilih smartwatch dengan sensor detak jantung yang terbukti akurat melalui ulasan dan perbandingan. Perhatikan juga fitur tambahan seperti notifikasi detak jantung abnormal, pelacakan HRV, dan integrasi dengan aplikasi kesehatan. Desain yang nyaman dan baterai tahan lama juga penting agar pemantauan bisa dilakukan sepanjang hari tanpa gangguan. Dalam konteks pasar lokal, cek juga ketersediaan garansi resmi dan kanal penjualan terpercaya untuk memastikan keamanan pembelian.Dampak Fitur Detak Jantung pada Pengalaman LatihanDengan fitur ini, latihan kardio dan kekuatan bisa diatur sesuai zona detak jantung yang tepat, sehingga hasil latihan lebih maksimal. Pengguna juga dapat memantau pemulihan tubuh setelah latihan dengan melihat seberapa cepat detak jantung kembali normal. Hal ini membantu menghindari overtraining dan cedera. Namun, catatan pentingnya, fitur ini bukan pengganti pemeriksaan medis profesional, terutama jika ada gejala atau kondisi jantung yang sudah diketahui.Memilih smartwatch dengan fitur detak jantung yang tepat bukan hanya soal gaya, tetapi investasi untuk kesehatan jangka panjang yang mendukung aktivitas harian dan target kebugaran secara efektif.
- 03 May, 2026
- •
- Anif Sirsaeba