Teknologi dolby atmos
Tips & Trik Bose Smart Soundbar Terbaru dengan Earbuds Jadi Speaker Surround
Bose Smart Soundbar membawa inovasi menarik dengan fitur Personal Surround Sound yang memungkinkan earbuds Bose Ultra Open Earbuds berfungsi sebagai speaker surround nirkabel. Berdasarkan laporan, fitur ini menawarkan pengalaman audio yang lebih personal dan imersif, sesuatu yang jarang ditemukan pada soundbar kelas menengah lainnya.Desain Minimalis dan Performa Suara JernihSoundbar ini mengusung desain yang ramping dan minimalis, sehingga tidak mengganggu estetika ruang hiburan. Dalam bodinya terdapat lima driver suara, termasuk dua driver yang mengarah ke atas untuk mendukung Dolby Atmos. Jika konten tidak tersedia dalam format Dolby Atmos, teknologi TrueSpace secara otomatis mengonversi audio standar menjadi pengalaman suara spasial yang lebih hidup.Dialog Mode berbasis AI juga menjadi nilai tambah, memungkinkan suara percakapan terdengar lebih jelas tanpa mengorbankan kedalaman efek suara aksi. Ini sangat membantu bagi mereka yang sering menonton film dengan dialog penting. Pembahasan lain yang masih berkaitan bisa dibaca pada Investasi Nvidia Rp696 Triliun Perkuat Posisi di Industri AI Global.Earbuds Sebagai Speaker Surround: Inovasi yang Perlu DicermatiFitur paling menonjol adalah integrasi earbuds yang berfungsi sebagai speaker surround nirkabel. Desain open-ear earbuds memastikan pengguna dapat mendengar suara dari soundbar sekaligus output surround dari earbuds. Semua pengaturan suara, mulai dari volume hingga channel center dan efek surround, dapat dikustomisasi melalui aplikasi Bose.Namun, perlu dicatat bahwa earbuds ini hanya dapat digunakan oleh satu orang dalam satu waktu, sehingga kurang cocok untuk pengalaman bersama keluarga atau pasangan. Fitur SimpleSync juga memungkinkan earbuds memutar seluruh audio soundbar, opsi yang ideal untuk menonton malam hari tanpa mengganggu orang lain. Sebagai pembanding, ada juga ulasan tentang Cara Praktis Mengatasi eSIM Tidak Berfungsi di iPhone.Fleksibilitas Audio dan Penyesuaian LingkunganBose menyediakan banyak pengaturan suara, termasuk bass, treble, dan channel center yang bisa disesuaikan langsung lewat aplikasi. Fitur Wall EQ membantu mengoptimalkan suara ketika soundbar dipasang menempel pada dinding, meningkatkan kualitas refleksi audio sesuai kondisi ruangan.Namun, ketiadaan subwoofer bawaan menjadi kekurangan yang perlu diperhatikan, terutama untuk bass yang kurang bertenaga saat mendengarkan musik. Bose menawarkan subwoofer tambahan yang dijual terpisah jika ingin mendapatkan pengalaman audio yang lebih lengkap.Kekurangan dan Hal yang Perlu Dicek Sebelum MembeliSelain subwoofer, ada beberapa batasan lain yang harus diperhatikan. Fungsi otomatisasi input audio pada soundbar kadang kurang responsif, sehingga pengguna harus memilih sumber audio secara manual melalui aplikasi. Remote control bawaan juga dirasa kurang memuaskan karena desainnya yang sederhana dan terasa murah.Calon pembeli disarankan untuk mencoba kontrol aplikasi Bose yang menawarkan kendali lebih lengkap dan mudah dibandingkan remote fisik. Selain itu, mempertimbangkan biaya tambahan untuk subwoofer dan speaker belakang juga penting supaya mendapatkan pengalaman audio yang sesuai harapan.Bersaing dengan Sonos Beam: Pilihan Sesuai PreferensiDengan harga sekitar Rp7 jutaan (setara US$499), Bose Smart Soundbar masuk ke segmen yang sama dengan Sonos Beam generasi kedua. Keduanya mendukung Dolby Atmos dan kalibrasi ruangan, namun Bose menonjol dengan penggunaan earbuds untuk surround sound. Sonos Beam memiliki keunggulan pada head tracking dinamis yang meningkatkan imersi audio.Pilihan antara keduanya sangat bergantung pada kebutuhan dan preferensi suara. Bagi yang mengutamakan fleksibilitas dan inovasi earbuds sebagai speaker surround, Bose bisa menjadi opsi menarik untuk pasar lokal. Namun, perlu cermati juga tambahan biaya dan beberapa kekurangan yang ada sebelum memutuskan pembelian.
- 02 May, 2026
- •
- Anif Sirsaeba