Casio merilis pembaruan untuk lini jam tangan klasik legendarisnya melalui seri A158WEMG-9 dan AQ-230EMG-9A. Kedua model ini tampil beda dengan balutan tali stainless steel mesh berlapis gold ion plating yang memberikan kesan elegan bagi pencinta gaya retro harian.
Kehadiran dua arloji ini memberikan opsi segar bagi pengguna yang menyukai tampilan jam tangan klasik namun menginginkan sentuhan estetika modern di pergelangan tangan. Keduanya resmi dipasarkan secara langsung melalui toko daring resmi Casio.
Rancang Bangun Tali Mesh dan Kenyamanan Pakai
Perubahan paling mencolok pada Casio A158WEMG-9 dan AQ-230EMG-9A terletak pada sektor tali rantai. Jika varian retro standar biasanya dibekali tali rantai lipat folded-link, duo arloji ini menggunakan woven stainless steel mesh bersepuh emas. Casio mengolah material rantai mesh tersebut melalui teknik penekanan khusus untuk menciptakan tekstur bergelombang halus saat terkena pantulan cahaya.
Desainnya sangat ergonomis. Pengguna dapat menyesuaikan ukuran tali sendiri tanpa harus membawa jam ke tukang arloji atau menggunakan alat pendorong pin. Mekanisme pengunci self-adjustable clasp dapat digeser dengan mudah untuk lingkar pergelangan tangan antara 150 mm hingga 205 mm. Pemasangannya pun sangat praktis.
Tali rantai ini membalut casing berproporsi pas yang dibuat dari bahan resin berlapis warna emas senada. Sektor dial dilindungi oleh kaca berbahan resin glass standar.
Spesifikasi Casio A158WEMG-9: Format Digital Penuh
Sektor tampilan menjadi pembeda utama di antara kedua model ini. Seri Casio A158WEMG-9 mempertahankan tata letak digital murni khas lini A158 yang amat populer. Jam tangan ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp1,8 jutaan ($99.95).
Dimensi bodinya terbilang ringkas dengan ukuran 36,8 x 33,2 x 8,5 mm serta bobot ringan 52 gram. Ukurannya sangat proporsional. Kenyamanan pakainya terasa optimal untuk rotasi harian.
Berbagai fitur fungsional bawaan jam digital Casio turut disematkan, seperti stopwatch dengan tingkat akurasi 1/100 detik, alarm harian, sinyal waktu penanda jam (hourly time signal), dan kalender otomatis. Layar LCD arloji ini juga dibekali lampu latar LED berwarna hijau untuk membantu keterbacaan di tempat gelap. Daya operasionalnya disokong baterai CR2016 yang diklaim mampu bertahan hingga 7 tahun pemakaian.
Spesifikasi Casio AQ-230EMG-9A: Ekosistem Ana-Digi Fleksibel
Bagi pencinta tampilan kombinasi, Casio AQ-230EMG-9A menawarkan format analog-digital hybrid. Model ini dibanderol seharga Rp1,9 jutaan ($110). Bodi jam ini sedikit lebih tinggi dan ramping dengan proporsi 38,8 x 29,8 x 8,1 mm serta bobot yang persis sama, yaitu 52 gram.
Kombinasi jarum analog dan layar digital mini menghadirkan fitur dual time yang berguna untuk memantau dua zona waktu berbeda. Selain itu, fitur pendukung seperti stopwatch digital dan alarm harian juga tetap tersedia. Arloji ini ditenagai baterai tipe SR920W dengan estimasi daya tahan sekitar 3 tahun.
Kedua jam tangan retro ini mengusung fitur ketahanan air standar (basic water resistance) yang aman dari percikan air hujan atau saat mencuci tangan, meski tidak disarankan untuk dipakai berenang. Akurasi penunjuk waktunya memiliki toleransi ±30 detik per bulan.
Di samping merilis lini vintage ini, Casio belakangan juga meluncurkan lima varian jam tangan otomatis CMK100 berbodi titanium dan kaca safir, serta lima model G-Steel GMC2500 yang dilengkapi teknologi jarum magnetic shock-release.


