Google tampaknya bersiap memperbarui lini perangkat kebugaran mereka melalui kehadiran suksesor dari seri Charge. Perangkat yang dijuluki sebagai Fitbit Edge ini tertangkap kamera dalam sebuah bocoran foto, menampilkan layar berbentuk oval mungil serta tombol fisik di kedua sisinya. Kehadiran perangkat ini tentu menarik perhatian para pengguna gadget, terutama mereka yang mendambakan pelacak kebugaran berlayar dengan daya tahan baterai panjang.
Sebagai catatan, perangkat ini sebelumnya sempat muncul tanpa nama dalam materi promosi Pixel 11 pada Agustus lalu. Kehadiran Fitbit Edge akan melengkapi portofolio wearable Google yang sudah diisi oleh Fitbit Air tanpa layar, serta Fitbit Inspire 3 dan Charge 6 yang telah mengusung layar.
Desain Baru dan Pilihan Warna
Dari sisi rancang bangun, Fitbit Edge membawa perubahan desain yang cukup signifikan dibandingkan pendahulunya yang berbentuk persegi panjang seperti Charge 6. Perangkat ini mengandalkan layar oval dengan tombol fisik memanjang di kedua sisi bodi untuk memudahkan navigasi saat berolahraga.
Mekanisme pelepasan talinya menggunakan sistem jepit di bagian belakang. Bodinya sendiri dirancang dalam beberapa opsi warna menarik, yaitu Obsidian, Olive, dan Canyon. Varian hijau dan oranye hadir dengan desain rangka dua warna, di mana model oranye memiliki aksen tepi berwarna keemasan yang mencolok.
Dukungan Lintas Platform untuk Android dan iOS
Salah satu daya tarik utama Fitbit Edge adalah fleksibilitas sistem operasinya. Perangkat ini dilaporkan kompatibel dengan sistem operasi Android maupun iOS, tidak seperti lini Pixel Watch yang eksklusif berjalan di Wear OS dan hanya mendukung ekosistem Android.
Hal ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna iPhone yang ingin menikmati ekosistem pelacak kebugaran Google berlayar tanpa harus beralih ke smartwatch lain. Meski memiliki layar, antarmuka Edge tidak berfungsi layaknya Pixel Watch mini. Perangkat ini berfokus menampilkan notifikasi dan dukungan aplikasi esensial.
Fitur Kebugaran dan Aplikasi Pintar
Meskipun tidak memiliki toko aplikasi mandiri yang luas, Fitbit Edge sudah dibekali beberapa integrasi aplikasi penting dari Google. Pengguna dapat memanfaatkan Google Maps, YouTube Music, Find My Phone, serta kontrol pemutaran media langsung dari pergelangan tangan.
Untuk urusan pelacakan kebugaran, perangkat ini dibekali perangkat keras yang memadai. Fitbit Edge membawa GPS terintegrasi, altimeter untuk memantau elevasi, serta fitur pengenalan aktivitas otomatis. Daya tahan baterainya diklaim mampu bertahan hingga tujuh hari dalam sekali pengisian daya.
Estimasi Peluncuran dan Perkiraan Harga
Berdasarkan laporan industri, Fitbit Edge diproyeksikan meluncur pada bulan Oktober ini, meski pihak Google belum mengumumkan jadwal resminya secara mendetail. Mengenai banderol harga, analis memperkirakan perangkat ini akan dipasarkan pada kisaran harga Rp2,6 jutaan hingga Rp3,5 jutaan ($149 hingga $199).
Rentang harga tersebut dipetakan berdasarkan pendahulunya, di mana Fitbit Charge 6 dirilis seharga Rp2,8 jutaan ($159.95) dan Fitbit Air dibanderol mulai Rp1,8 jutaan ($99.99). Posisi ini membuat Fitbit Edge berada di atas pelacak dasar namun tetap di bawah kelas smartwatch Pixel Watch.
