Casio merilis dua jam tangan G-Shock baru di Amerika Serikat, yakni GMA-P2110B-1A dan GMA-P2110B-5A, dengan harga sekitar Rp2,6 jutaan ($145) per unit. Keduanya menyasar pengguna yang menginginkan bentuk G-Shock lebih ringkas, tetapi tetap membutuhkan konstruksi tahan guncangan, ketahanan air 200 meter, dan layar analog-digital untuk pemakaian harian.
Peluncuran Amerika Serikat ini berlangsung pada 27 September 2026, setelah kedua model lebih dahulu diperkenalkan di India pada pekan yang sama. Casio belum mengumumkan harga atau jadwal ketersediaan resmi untuk Indonesia. Ukurannya menjadi daya tarik utama, terutama bagi pemilik pergelangan tangan yang kurang cocok dengan dimensi G-Shock standar.
Bodi Ringkas dengan Identitas G-Shock yang Tetap Kuat
Casio GMA-P2110B-1A dan GMA-P2110B-5A memiliki ukuran 46 x 40,5 x 11,3 milimeter dengan bobot 37 gram. Dimensi tersebut membuatnya lebih mudah dipakai pada pergelangan tangan yang lebih kecil, sementara bezel segi delapan tetap mempertahankan ciri desain lini 2100.
Perbedaan visual kedua model terletak pada pilihan warna. Varian 1A menggunakan warna hitam, sedangkan 5A hadir dalam warna cokelat. Keduanya memakai skema monokrom dengan cincin bezel metalik sebagai aksen terhadap permukaan bodi bertekstur matte.
Materialnya juga membawa pendekatan yang lebih memperhatikan sumber bahan. Casio menggunakan resin berbasis hayati pada sejumlah bagian penting di bezel dan tali. Bahan ini tidak mengubah fungsi utama jam, tetapi memberi pembeda pada rancangan fisiknya dibandingkan penggunaan resin biasa secara menyeluruh.
Layar Analog-Digital dan Fitur yang Berorientasi Praktis
GMA-P2110B menggabungkan jarum analog dengan layar digital yang dilindungi kaca mineral. Susunan ini mempertahankan tampilan jam klasik, sekaligus menyediakan akses cepat ke stopwatch, alarm, kalender, dan informasi waktu tambahan tanpa mengandalkan koneksi ke ponsel.
Fitur hand-shift menjadi salah satu fungsi penting pada model ini. Saat layar digital tertutup jarum, jarum analog dapat dipindahkan sementara sehingga informasi digital terlihat lebih jelas.
Penerangan malamnya menggunakan dua lampu LED. Satu lampu menerangi bagian analog, sementara lampu lain berfungsi untuk layar digital, dengan durasi pencahayaan yang dapat diatur selama 1,5 atau 3 detik. Pengaturan terpisah ini lebih fungsional daripada hanya mengandalkan satu sumber cahaya untuk seluruh tampilan.
Ketahanan Air 200 Meter dan Baterai Tiga Tahun
Seperti lini G-Shock pada umumnya, kedua model memiliki konstruksi tahan guncangan. Ketahanan airnya mencapai 200 meter, sehingga jam ini dapat digunakan untuk aktivitas harian yang melibatkan air, meski sumber tidak merinci batas penggunaan khusus untuk aktivitas menyelam atau olahraga air tertentu.
Casio membekali GMA-P2110B dengan baterai CR1025. Perusahaan memperkirakan daya tahan baterai mencapai sekitar tiga tahun sebelum perlu diganti. Bagi pengguna yang mengutamakan perangkat dengan perawatan sederhana, pendekatan ini menghilangkan kebutuhan pengisian ulang rutin.
Namun, baterai sekali pakai tetap memiliki konsekuensi praktis. Pengguna perlu menggantinya setelah masa pakai berakhir, sedangkan informasi mengenai biaya penggantian dan layanan resmi belum disebutkan dalam bahan peluncuran.
Waktu Dunia untuk Pengguna dengan Mobilitas Tinggi
Fungsi waktu dunia pada GMA-P2110B mencakup 31 zona waktu, 48 kota, dan UTC. Pengguna juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan penyesuaian waktu musim panas. Fitur ini relevan bagi pelancong atau pekerja yang rutin berkomunikasi dengan kontak di beberapa wilayah berbeda.
Fitur lainnya mencakup stopwatch 1/100 detik, penghitung waktu mundur 24 jam, lima alarm harian, sinyal waktu setiap jam, serta kalender otomatis penuh. Susunan fitur tersebut menempatkan jam ini sebagai perangkat pengatur waktu mandiri, bukan sekadar aksesori penunjuk waktu.
Ukuran kecil menjadi keunggulan utamanya.
Siapa yang Paling Diuntungkan oleh GMA-P2110B?
Casio G-Shock GMA-P2110B-1A dan 5A paling sesuai bagi pengguna yang menginginkan karakter G-Shock dalam ukuran lebih bersahabat untuk pergelangan tangan sempit. Bobot 37 gram, konstruksi tahan guncangan, ketahanan air 200 meter, dan baterai CR1025 dengan estimasi usia tiga tahun membentuk paket yang praktis untuk penggunaan harian.
Varian ini juga menarik bagi pengguna yang menyukai tampilan analog-digital dan membutuhkan fitur waktu dunia, alarm, serta penghitung waktu tanpa harus bergantung pada ekosistem ponsel. Resin berbasis hayati dan pilihan warna monokrom memperkuat sisi desain, meski kaca mineral tetap menjadi catatan bagi pengguna yang mengharapkan material kaca dengan ketahanan gores lebih tinggi.
Dengan harga sekitar Rp2,6 jutaan ($145) di Amerika Serikat, nilai akhirnya di Tanah Air akan bergantung pada harga resmi dan ketersediaan distributor. Untuk saat ini, kelebihan terbesar GMA-P2110B terletak pada ukuran ringkas dan fungsi lengkap, sedangkan catatan utamanya adalah belum adanya informasi resmi terkait peluncuran Indonesia serta kebutuhan penggantian baterai setelah sekitar tiga tahun.
