Samsung resmi merambah segmen clip-on wireless earbud melalui peluncuran Samsung Galaxy Buds On. Langkah ini menandai keseriusan produsen asal Korea Selatan tersebut dalam merespons kebutuhan pengguna yang menginginkan pengalaman mendengarkan musik dengan konsep open-ear. Tidak seperti seri Galaxy Buds terdahulu yang menyumbat saluran telinga, model baru ini dipasang melingkar di sekeliling daun telinga. Konsep ini memungkinkan pengguna tetap waspada terhadap lingkungan sekitar saat menikmati audio harian.
Pasar earbud terbuka tumbuh cepat. Samsung menjawab tantangan pasar. Galaxy Buds On dirancang dengan konstruksi ergonomis yang membagi tekanan secara merata di area telinga agar tidak cepat menimbulkan lelah. Riset mendalam terhadap berbagai bentuk daun telinga dilakukan untuk menentukan posisi speaker, penempatan baterai, serta kelenturan band fleksibel agar tetap kokoh meski dipakai beraktivitas aktif. Kontrol sentuh di bagian belakang earbud mempermudah navigasi musik dan panggilan telepon.
Performa Suara TwinBoost dan Snapdragon S7 Gen 1
Untuk menjamin kualitas audio yang tetap bertenaga pada desain terbuka, Samsung menyematkan speaker TwinBoost. Driver ini disetel khusus untuk mendongkrak luapan frekuensi rendah atau bass yang biasanya menjadi kelemahan perangkat open-ear. Sistem penyesuaian volume otomatis turut hadir untuk mengondisikan keluaran suara berdasarkan tingkat kebisingan lingkungan sekitar. Masalah kebocoran suara juga ditekan lewat fitur Audio Leakage Reduction agar percakapan atau musik tidak mudah terdengar oleh orang lain.
Dapur pacu perangkat ini mengandalkan platform audio Qualcomm Snapdragon S7 Gen 1 Sound Platform yang dipadukan dengan penguat daya amplifier Class-D. Kombinasi hardware ini menyajikan efisiensi daya yang tergolong mumpuni di kelasnya. Baterainya tergolong tahan lama. Samsung mengklaim pemutaran musik non-stop mampu bertahan hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian daya.
Integrasi Galaxy AI dan Kontrol Gestur Kepala
Sektor mikrofon dan panggilan suara juga mendapatkan perhatian serius. Galaxy Buds On dibekali tiga unit mikrofon internal, sensor Voice Pickup berbasis bone-conduction, serta algoritma machine learning untuk memisahkan suara pengguna dari bising latar belakang. Proses panggil suara jadi jernih.
Daya tarik utama lainnya terletak pada integrasi fitur Galaxy AI. Pengguna dapat mengakses layanan Gemini Live secara langsung melalui perintah suara tanpa perlu menyentuh ponsel. Tombol sentuh di bagian belakang earbud juga dapat ditekan lama untuk merekam voice memo yang nantinya bisa dicari kembali menggunakan Bixby. Pengoperasian perangkat semakin praktis berkat dukungan head gestures. Pengguna cukup menganggukkan atau menggelengkan kepala untuk menjawab panggilan telepon, menghentikan alarm, hingga mengecek notifikasi masuk secara hands-free.
Harga dan Ketersediaan Samsung Galaxy Buds On
Samsung menetapkan peluncuran perdana Galaxy Buds On di pasar Korea Selatan pada 27 Oktober dengan harga KRW 299.000 atau sekitar Rp3,9 jutaan ($220). Pada tahap awal, perangkat ini hadir dalam opsi warna Black.
Samsung berencana memboyong earbud clip-on ini ke pasar global secara bertahap dalam beberapa waktu mendatang. Meski jadwal rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan, kehadiran perangkat ini diprediksi akan memperketat persaingan di lini audio open-ear kelas atas.
Siapa yang Paling Diuntungkan oleh Samsung Galaxy Buds On?
Samsung Galaxy Buds On menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kenyamanan ekstra tanpa mengisolasi diri dari lingkungan luar. Konsep clip-on menjadi solusi tepat bagi pekerja kantoran, pelari, hingga komuter yang tidak nyaman dengan earbud model in-ear.
Dukungan chip Qualcomm Snapdragon S7 Gen 1 serta daya tahan baterai hingga 9,5 jam menjadi nilai tambah yang kompetitif. Jika Anda mencari TWS dengan audio jernih, kontrol pintar tanpa tangan, dan kesadaran lingkungan yang maksimal, perangkat ini layak masuk dalam daftar pantauan.



