Timex kembali memperluas portofolio kolaborasi budaya pop melalui peluncuran lima jam tangan edisi tematik Harry Potter. Lini teranyar ini memadukan estetika retro dari seri Q Timex serta ketangguhan lini outdoor Expedition. Penikmat horologi sekaligus penggemar waralaba Wizarding World disuguhkan pilihan beragam, mulai dari jam tangan kronograf, model ringkas berukuran 36 mm, hingga sebuah jam saku bernuansa klasik.
Pendekatan desain yang diambil Timex tidak sekadar menempelkan logo secara dangkal. Setiap jam dalam seri ini dibekali kejutan visual tersembunyi yang mewakili elemen penting dalam kisah fiksi karya J.K. Rowling tersebut. Langkah ini terbukti manjur. Timex berhasil mengemas nostalgia menjadi perangkat sandang yang fungsional untuk penggunaan harian.
Detail Desain Seri Time-Turner dan Sentuhan Aksesori Retro
Koleksi ini berpusat pada tiga model yang terinspirasi langsung oleh jam pemutar waktu atau Time-Turner. Varian utamanya adalah Q Timex Time Turner Chronograph berdiameter 40 mm dengan bodi stainless steel. Perangkat ini dibanderol seharga Rp6,2 jutaan ($349). Dial berwarna perak pada jam ini memiliki potongan berbentuk bintang, dengan sub-dial kronograf berwarna hitam yang disusun menumpuk menyerupai bentuk jam pasir. Bazel emas yang tidak dapat diputar diukiri kutipan kalimat dari buku aslinya.
Bagi pengguna yang menyukai ukuran pergelangan lebih ringkas, Timex menyediakan opsi Q Timex Time Turner berdiameter 36 mm seharga Rp4,4 jutaan ($249). Model ini menanggalkan fungsi kronograf dan menggantinya dengan miniatur jam pasir berisi hiasan glitter perak di tengah dial. Dipadukan dengan tali kulit hitam dari S.B. Foot Tanning Company, varian ini menyajikan proporsi manis untuk pergelangan tangan kecil. Desainnya sangat unik.
Melengkapi lini Time-Turner, Timex juga menghadirkan jam saku edisi khusus berukuran 48,5 mm seharga Rp6,2 jutaan ($349). Memakai balutan stainless steel berwarna emas, jam saku ini memiliki penutup berukir yang dapat dibuka untuk menampilkan dial putih berdesain Menara Jam Hogwarts. Bagian dalam casing diberi finishing perlage halus lengkap dengan rantai jenis Albert.
Elemen Batu Bertuah dan Pendaran Indiglo Rahasia
Beralih dari tema pemutar waktu, terdapat seri Q Timex Sorcerer’s Stone yang ditawarkan seharga Rp4,9 jutaan ($279). Jam tangan berukuran 38 mm ini mengusung bodi serta rantai stainless steel berlapis warna hitam IP-coating. Dial berwarna merah bertekstur dipadukan dengan jarum detik berbentuk tongkat sihir yang unik. Bagian belakang casing dibuat transparan untuk memperlihatkan grafis nama batu ajaib tersebut.
Sementara itu, bagi pecinta jam tangan lapangan yang tampak simpel, hadir seri Harry Potter x Timex Bolt Expedition Scout berdiameter 40 mm. Secara kasat mata, jam ini tampil paling understated dengan dial hitam dan jarum detik berbentuk petir. Namun, kejutan utamanya terletak pada fitur pendaran back-light Indiglo khas Timex. Saat kenop ditekan, lampu latar akan menyala dan menampilkan grafis kacamata ikonik milik Harry Potter secara ajaib di atas dial.
Spesifikasi Mesin dan Karakter Koleksi Harian
Seluruh jajaran jam tangan dalam kolaborasi ini digerakkan oleh movement quartz berbasis baterai analog. Pemilihan mesin quartz memberikan akurasi waktu yang konsisten tanpa memerlukan penyetelan ulang rutin. Tingkat ketahanan air perangkat ini disesuaikan dengan jenis casing. Model jam saku memiliki rating tahan air 30 meter, sedangkan model jam tangan memiliki rating hingga 50 meter yang aman dari percikan air hujan.
Eksekusi edisi tematik ini semakin mengukuhkan konsistensi Timex dalam menggarap rilisan kolektor. Sebelumnya, produsen ini juga telah merilis Peanuts Weekender edisi Halloween dengan Indiglo rahasia serta model Snoopy Day of the Dead dengan dial glow-in-the-dark. Penikmat arloji harian kini mendapatkan opsi jam tangan unik yang tangguh sekaligus kaya cerita.


