Xiaomi Tag Hadir sebagai Pelacak Bluetooth, Apa yang Perlu Diketahui
Xiaomi Tag pelacak Bluetooth: tipis 7.2mm, baterai CR2032 tahan sekitar 1 tahun, mendukung Bluetooth 5.4 dan NFC, kompatibel Find My dan Google.
Xiaomi tampak menyiapkan produk pelacak barang pertamanya bernama Xiaomi Tag, dengan daftar ritel yang sudah muncul di toko resmi dan beberapa pengecer pihak ketiga. Perangkat ini datang sebagai pelacak Bluetooth sederhana yang mengandalkan ekosistem pencarian populer agar pengguna bisa melacak barang sehari-hari tanpa bergantung pada jaringan milik produsen.
Desain dan spesifikasi singkat
Xiaomi Tag tampil sangat tipis dengan ketebalan sekitar 7.2 mm dan bodi plastik yang tercatat tersedia dalam warna putih. Bentuknya ringkas, cocok ditempelkan pada gantungan kunci, tas, atau dompet tanpa menambah beban signifikan.
- Ketebalan: sekitar 7.2 mm
- Daya: menggunakan baterai CR2032 yang bisa diganti
- Perkiraan masa pakai baterai: sekitar satu tahun

Konektivitas dan kompatibilitas
Pelacak ini mendukung Bluetooth 5.4 dan NFC, sehingga mampu berinteraksi dengan ponsel untuk melaporkan posisi barang. Yang menarik, Xiaomi Tag dijelaskan kompatibel dengan jaringan pelacakan pihak ketiga yang sudah mapan, sehingga pengguna iOS maupun Android dapat memanfaatkan infrastruktur yang ada untuk menemukan barang yang hilang.
Keuntungan praktisnya, pengguna tidak perlu menyiapkan jaringan pelacakan khusus dari produsen; pelacak dapat langsung bekerja bersama layanan pencarian yang biasa digunakan di ponsel.

Tidak ada UWB — dan kemungkinan varian lebih akurat
Dalam daftar spesifikasi saat ini, tidak disebutkan dukungan UltraWideBand (UWB) yang biasanya memberikan ketelitian posisi lebih tinggi. Sebelumnya sempat beredar indikasi dukungan UWB di kode perangkat lunak, sehingga ketiadaan UWB pada model ini memunculkan spekulasi bahwa mungkin akan ada varian premium di masa depan untuk pengguna yang butuh akurasi lebih baik.

Harga, baterai, dan ketersediaan
Beberapa daftar ritel mencantumkan harga unit tunggal sekitar €17.99 dan penawaran satu paket empat unit di kisaran €59.99. Itu setara dengan sekitar Rp 315.000 per unit untuk harga €17.99, atau sekitar Rp 1.05 juta untuk paket empat unit, dengan beberapa penjual menawarkan potongan sehingga harga per unit bisa berada di rentang sekitar €15 (sekitar Rp 262.000).
Pihak produsen belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi. Ada kemungkinan perangkat ini diperkenalkan berbarengan dengan perangkat keras baru pada periode pameran teknologi awal tahun, namun jadwal pasti masih menunggu konfirmasi resmi.

Bagaimana ini relevan untuk pengguna sehari-hari
Secara praktis, Xiaomi Tag cocok untuk pengguna yang menginginkan solusi pelacakan barang sederhana, tahan baterai, dan langsung bekerja dengan layanan pencarian di ponsel. Bentuk tipisnya membuat pelacak nyaman dipasang pada barang yang sering dibawa, sementara kompatibilitas lintas-ekosistem memudahkan penggunaan tanpa setup rumit.
Bagi yang mengutamakan ketelitian posisi di level sentimeter untuk menemukan posisi tepat dalam ruangan, ketiadaan UWB pada model ini bisa jadi pertimbangan sehingga menunggu varian dengan teknologi tersebut mungkin lebih relevan.
Peluncuran Xiaomi Tag mempertegas arah pasar pelacak barang yang mengandalkan integrasi ke ekosistem yang sudah ada, sehingga bagi kebanyakan pengguna yang butuh cara cepat dan praktis untuk melacak kunci, tas, atau dompet, perangkat seperti ini menawarkan opsi yang ringkas dan mudah dipakai dalam keseharian.