ZTE Free Screen F10, Solusi Layar Serbaguna untuk Kerja dan Hiburan
ZTE kembali menarik perhatian pasar teknologi dengan meluncurkan perangkat layar pintar terbaru yang mengusung konsep multifungsi.
ZTE kembali menarik perhatian pasar teknologi dengan meluncurkan perangkat layar pintar terbaru yang mengusung konsep multifungsi. Produk bernama Free Screen F10 ini hadir sebagai solusi perangkat serba guna yang menggabungkan fungsi tablet, televisi portabel, hingga komputer berbasis cloud dalam satu perangkat. Dengan pendekatan tersebut, ZTE tampaknya ingin menjawab kebutuhan pengguna modern yang menginginkan fleksibilitas tinggi dalam satu layar.
Perangkat ini hadir dengan ukuran layar 27 inci, cukup besar untuk berbagai aktivitas, mulai dari hiburan hingga pekerjaan. Menariknya, Free Screen F10 sudah tersedia di platform e-commerce Tmall dengan harga resmi sekitar 3.699 yuan. Namun, dalam masa perkenalan, perangkat ini ditawarkan dengan harga lebih terjangkau, yakni 3.499 yuan. Strategi harga ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi konsumen yang ingin mencoba teknologi terbaru dengan harga lebih kompetitif.
Dari sisi tampilan, Free Screen F10 mengusung panel LCD beresolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Meski bukan resolusi tertinggi di kelasnya, kualitas visual yang dihasilkan tetap cukup tajam untuk penggunaan sehari-hari. Apalagi, layar ini sudah mendukung refresh rate 100Hz yang mampu menghadirkan animasi lebih halus. Hal ini terasa signifikan saat digunakan untuk menonton video maupun bermain game kasual.
Selain itu, layar perangkat ini juga didukung cakupan warna NTSC sebesar 85 persen. Dengan tingkat kecerahan di atas 300 nits, Free Screen F10 tergolong nyaman digunakan di dalam ruangan dengan pencahayaan normal. Tidak hanya itu, fitur sentuh 10 titik yang disematkan membuat pengalaman pengguna semakin intuitif. Pengguna dapat mengoperasikan perangkat ini layaknya tablet berukuran besar, mulai dari membuka aplikasi hingga melakukan navigasi secara langsung melalui sentuhan.
Beranjak ke sektor performa, ZTE membekali perangkat ini dengan chipset octa-core Unisoc T8300. Chip tersebut dipadukan dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal sebesar 128GB. Kombinasi ini cukup memadai untuk menjalankan berbagai aplikasi berbasis Android, seperti layanan streaming, media sosial, hingga aplikasi produktivitas. Bahkan, perangkat ini juga dapat digunakan untuk aktivitas kebugaran digital yang kini semakin populer.
Yang membuatnya semakin menarik adalah kehadiran mode komputasi awan. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses lingkungan desktop yang menyerupai sistem operasi Windows. Dengan demikian, Free Screen F10 tidak hanya berfungsi sebagai perangkat hiburan, tetapi juga mampu menunjang kebutuhan kerja, seperti mengolah dokumen atau menjalankan aplikasi kantor berbasis cloud.
Dalam hal konektivitas, Free Screen F10 sudah mendukung jaringan 5G secara penuh. Artinya, perangkat ini dapat menggunakan kartu SIM untuk mengakses internet berkecepatan tinggi sekaligus melakukan panggilan dasar. Selain itu, tersedia pula dukungan Wi-Fi dual-band dan Bluetooth 5.0 yang memastikan koneksi tetap stabil untuk berbagai kebutuhan.
Tidak berhenti di situ, ZTE juga melengkapi perangkat ini dengan berbagai port penting, seperti USB, HDMI 2.0, dan Type-C. Kehadiran port-port tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat eksternal seperti keyboard, mouse, hingga media penyimpanan tambahan. Dengan begitu, pengalaman penggunaan menjadi lebih fleksibel dan mendekati fungsi komputer desktop.
Untuk kebutuhan komunikasi visual, Free Screen F10 dibekali kamera beresolusi 8MP yang terletak di bagian atas layar. Kamera ini dilengkapi penutup privasi fisik, sebuah fitur yang semakin relevan di tengah meningkatnya kekhawatiran soal keamanan data. Dengan adanya penutup ini, pengguna dapat merasa lebih aman saat tidak menggunakan kamera.
Dari sisi audio, perangkat ini menawarkan konfigurasi yang cukup impresif. Terdapat dua speaker full-range berdaya 5W yang dipadukan dengan subwoofer 20W. Kombinasi ini mampu menghasilkan suara yang cukup lantang dan mendalam, sehingga cocok digunakan untuk menonton film, mendengarkan musik, maupun melakukan panggilan video.
Kemudian, untuk menunjang mobilitas, Free Screen F10 dibekali baterai berkapasitas 9.500mAh. Daya tahan baterainya diklaim mampu bertahan antara 8,8 hingga 12 jam, tergantung penggunaan. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan perangkat portabel tanpa harus selalu terhubung ke sumber listrik.
Menariknya lagi, perangkat ini hadir dengan desain yang fleksibel. ZTE menyematkan alas dengan roda kastor 360 derajat, sehingga layar dapat dengan mudah dipindahkan ke berbagai ruangan. Selain itu, penyangga layar juga dapat diatur ketinggiannya hingga 20 cm. Pengguna bahkan bisa mengatur kemiringan hingga 25 derajat serta rotasi hingga 90 derajat, memberikan kenyamanan maksimal dalam berbagai posisi penggunaan.
Dengan berbagai fitur tersebut, Free Screen F10 jelas bukan sekadar layar biasa. Perangkat ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam satu perangkat yang praktis dan fleksibel. Mulai dari hiburan, komunikasi, hingga produktivitas, semuanya dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Di sisi lain, persaingan di segmen layar dan monitor juga semakin ketat. Sebelumnya, Xiaomi turut meramaikan pasar dengan meluncurkan Redmi Monitor G25 300Hz yang menawarkan refresh rate tinggi untuk kebutuhan gaming. Selain itu, ada pula Redmi G27Q 2026 yang hadir sebagai opsi lebih terjangkau dengan spesifikasi yang tetap menarik.
Melihat tren ini, dapat disimpulkan bahwa produsen teknologi kini berlomba menghadirkan perangkat layar yang tidak hanya unggul dari sisi spesifikasi, tetapi juga fleksibilitas penggunaan. ZTE Free Screen F10 menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi tersebut diwujudkan dalam bentuk perangkat yang serba bisa.