Logitech akhirnya menyegarkan salah satu mouse gaming paling populer di dunia. G305 X Superlight resmi meluncur sebagai suksesor dari seri G305 Lightspeed yang legendaris, membawa perubahan desain drastis serta peningkatan teknologi sensor yang jauh lebih mumpuni untuk kebutuhan kompetitif.
- Harga peluncuran mencapai Rp1.250.000 untuk pasar global.
- Bobot terpangkas signifikan menjadi 60 gram dari sebelumnya 99 gram.
- Kini menggunakan baterai tanam dengan pengisian daya USB-C.
- Dilengkapi sensor Hero 44K dengan dukungan polling rate 8kHz.
- Konektivitas kini mendukung Bluetooth, Lightspeed, dan mode kabel.
Peningkatan Desain dan Ergonomi

Bentuk cangkang telur yang simetris tetap dipertahankan, memastikan kenyamanan bagi berbagai gaya genggaman pengguna. Perubahan paling terasa adalah pengurangan bobot yang sangat drastis, dari 99 gram pada generasi sebelumnya menjadi hanya 60 gram. Penghilangan penggunaan baterai AA menjadi kunci utama penurunan berat ini, yang kini digantikan oleh baterai isi ulang internal.
Daya tahan baterai diklaim mampu bertahan minimal 130 jam dalam satu kali pengisian penuh. Pengguna juga mendapatkan fitur pengisian cepat, di mana pengisian daya selama 2 menit mampu memberikan durasi penggunaan hingga 3,5 jam. Port USB-C kini menjadi standar baru, menggantikan ketergantungan pada baterai sekali pakai yang sempat menjadi ciri khas seri G305.
Performa Sensor dan Konektivitas
G305 X Superlight dibekali sensor Hero 44K terbaru yang menawarkan presisi tinggi dengan rating IPS maksimal mencapai 678. Sensor ini dapat disesuaikan melalui perangkat lunak G Hub, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengatur sensitivitas sesuai kebutuhan. Mouse ini juga mendukung penggunaan receiver dengan polling rate 8kHz untuk responsivitas maksimal.
Konektivitas kini lebih fleksibel dengan tambahan opsi Bluetooth, melengkapi teknologi nirkabel Lightspeed yang sudah teruji. Bagi pengguna yang lebih menyukai koneksi fisik, mode kabel tetap tersedia. Penambahan lampu RGB tipis di bawah scroll wheel memberikan sentuhan estetika modern tanpa mengorbankan fungsionalitas utama.
Lanskap Produk dan Kompetisi
Dengan bobot 60 gram dan sensor 44K, perangkat ini menempatkan diri sebagai pilihan menarik bagi pemain yang menginginkan performa kelas atas namun tetap mempertahankan bentuk klasik G305. Dibandingkan dengan seri G Pro X Superlight 2 yang memiliki dimensi lebih panjang, model ini menjadi alternatif yang lebih terjangkau bagi pemilik tangan berukuran sedang hingga kecil.
Kehadiran sensor Hero 44K memberikan lonjakan performa yang signifikan dibandingkan sensor Hero standar pada pendahulunya. Dengan harga sekitar Rp1.250.000, perangkat ini akan bersaing ketat di segmen mouse gaming nirkabel ringan yang kini semakin ramai oleh berbagai vendor periferal global.
Referensi: Logitech | Notebookcheck

