Bocoran Harga Vivo X Fold6 Mengguncang Ekspektasi, Pembeli Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Perlu Waspada

20 Jun, 2026 2 min read
Harga impor awal Vivo X Fold6 bocor di toko online, memberi sinyal kuat bahwa lini ponsel lipat flagship tahun ini akan melambung tinggi. Galaxy Z Fold 8 pun terancam.
Bocoran Harga Vivo X Fold6 Mengguncang Ekspektasi, Pembeli Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Perlu Waspada

Bagi Anda yang sudah menabung untuk ponsel lipat flagship terbaru, bersiaplah menghadapi kenyataan yang kurang menyenangkan. Harga ponsel premium tampaknya bukan lagi sekadar naik, melainkan melonjak signifikan. Sinyal ini datang dari dua importir yang sudah memajang Vivo X Fold6 di etalase online mereka, bahkan sebelum ponsel itu resmi diperkenalkan.

  • Importir Trinity Electronics (Hong Kong) dan Average Dad (UEA/UK) sudah membuka keran pre-order Vivo X Fold6.
  • Varian dasar 12/256 GB dibanderol sekitar Rp22,7 jutaan di Trinity dan Rp24 jutaan di Average Dad (sudah termasuk pajak dan bea cukai).
  • Model tertinggi 1 TB di Average Dad menembus hampir Rp29,6 juta, menyalip ekspektasi harga flagship lipat pada umumnya.
  • Lonjakan harga ini menandakan potensi kenaikan serupa untuk Samsung Galaxy Z Fold 8 yang meluncur Juli mendatang.

Lonjakan Harga yang Mengejutkan

Ini bukan sekadar kenaikan tipis. Jika kita bandingkan dengan generasi sebelumnya, angkanya cukup mencengangkan. Vivo X Fold5 sempat bisa diimpor dari retailer seperti Tradingshenzhen dengan harga mulai dari sekitar 1.027 euro (termasuk pajak lokal Jerman) di akhir Juni 2025. Kini, label harga untuk Vivo X Fold6 dari Average Dad untuk pasar Jerman dimulai dari 1.435 euro atau sekitar Rp24 jutaan untuk model 12/256 GB.

Artinya, jika harga ini benar-benar final, kita akan melihat lonjakan setidaknya 32 persen dalam waktu satu tahun. Trinity Electronics sendiri membanderol varian 16/512 GB seharga 1.491 euro (sekitar Rp25 juta), sementara Average Dad mematok 1.564 euro (sekitar Rp26,2 juta). Puncaknya, model 1 TB di Average Dad mencapai 1.764 euro atau hampir Rp29,6 juta.

Pertanda Buruk untuk Samsung Galaxy Z Fold 8

Lalu, kenapa Anda yang menunggu Samsung harus ikut khawatir? Data dari rantai pasok sudah lebih dulu berbisik tentang kenaikan harga untuk lini foldable Samsung. Bocoran harga impor Vivo ini ibarat konfirmasi nyata bahwa tren harga selangit bukan isapan jempol belaka. Samsung Galaxy Unpacked dijadwalkan pada 22 Juli 2026, membawa penerus Galaxy Z Fold 7 serta model baru Galaxy Z Fold 8 Ultra yang digadang-gadang lebih ringkas sebagai penantang iPhone Ultra.

Dengan benchmark harga Vivo yang sudah di level ini, sangat wajar jika Samsung menyesuaikan banderol flagship lipatnya ke kelas yang sama, atau bahkan lebih tinggi. Belum lagi, kehadiran perdana ponsel lipat Apple di masa depan diprediksi akan membawa dimensi harga yang sama sekali baru. Saran kami, jangan terburu-buru melakukan pre-order sekarang. Harga bisa saja berubah drastis setelah peluncuran resmi di China, dan importir lain seperti Tradingshenzhen berpotensi menawarkan penawaran yang lebih masuk akal.

Sumber: Notebookcheck