Baterai Raksasa Jackery Siap Gantikan Genset, Klaim Usia Pakai 16 Tahun

18 Jun, 2026 3 min read
Jackery menggempur pasar genset rumahan dengan jajaran HomePower terbaru. Dibekali UPS 10 ms dan klaim usia pakai 16 tahun, harga termurahnya Rp12,7 jutaan.
Baterai Raksasa Jackery Siap Gantikan Genset, Klaim Usia Pakai 16 Tahun

Keresahan terbesar pengguna pembangkit listrik portabel bukan hanya soal kapasitas, melainkan kecepatan reaksi saat listrik padam. Banyak perangkat transisi daya lambat menyebabkan PC mati mendadak atau kulkas sempat mati sesaat. Jackery mencoba menjawab masalah fundamental ini melalui jajaran HomePower terbaru yang kini dibekali sistem UPS 10 milidetik, menyamai kecepatan unit UPS dedicated kelas enterprise.

  • HomePower 3600 Pro Max dibanderol Rp44,9 jutaan dengan kapasitas dasar 3.584 Wh
  • Klaim usia pakai baterai mencapai 16 tahun dengan 6.000 siklus pengisian
  • Model teringan HomePower 1000 v2 dijual Rp12,7 jutaan, cas penuh 50 menit

Kapasitas Mastodon yang Ekspansif hingga 43 kWh

HomePower 3600 Pro Max hadir sebagai jawaban atas kebutuhan daya rumah tangga yang tidak main-main. Dengan kapasitas dasar 3.584 Wh, unit ini bisa diperluas hingga 43 kWh menggunakan baterai tambahan Jackery. Output 4.000 watt disalurkan melalui tiga colokan AC dan dua port USB, cukup untuk menjalankan beberapa peralatan berat secara bersamaan.

Kecepatan pengisian juga bukan sekadar klaim pemasaran kosong. Dari nol hingga penuh, HomePower 3600 Pro Max hanya butuh waktu sekitar 80 menit melalui stopkontak standar. Jackery menyebut teknologi LiFePO4 di dalamnya dirancang untuk mempertahankan setidaknya 70% kapasitas asli setelah 6.000 siklus pengisian. Proyeksi usia pakainya mencapai 16 tahun untuk penggunaan peralatan rumah tangga sehari-hari.

Ini bukan sekadar power station biasa. Ini adalah pernyataan Jackery bahwa mereka ingin merebut ceruk pasar genset rumahan yang selama ini didominasi mesin berbahan bakar fosil. Tanpa suara bising, tanpa asap, dan dengan respons UPS yang instan, proposisi nilainya sangat sulit diabaikan bagi mereka yang tinggal di kawasan rawan pemadaman.

Opsi Tengah yang Lebih Ringan Tanpa Kehilangan Kemampuan Ekspansi

HomePower 2000 Plus v2 menjadi pilihan logis bagi pengguna yang membutuhkan daya signifikan tanpa harus berurusan dengan bobot raksasa. Kapasitas terintegrasi 2.048 Wh diklaim mampu menjalankan kulkas tipikal selama 48 jam atau AC selama 2,5 jam. Seperti kakaknya, model ini juga dapat diekspansi hingga 12 kWh.

Peningkatan paling signifikan justru terletak pada bobot. Dengan berat hanya 18,4 kg, HomePower 2000 Plus v2 diklaim 9,5 kg lebih ringan dari generasi sebelumnya. Pengurangan bobot ini bukan hal sepele. Memindahkan power station di dalam rumah atau memasukkannya ke bagasi mobil untuk camping kini tidak lagi memerlukan dua orang dewasa.

Entri Ringkas yang Mengisi Daya dalam 50 Menit

HomePower 1000 v2 adalah opsi paling bersahabat untuk pengguna yang mobilitasnya tinggi. Kapasitas 1.024 Wh dengan output 1.500 W mungkin tidak bisa menjalankan seluruh rumah, namun kecepatan isi ulangnya menjadi nilai jual utama. Baterainya dapat terisi penuh hanya dalam 50 menit berkat dukungan fast charging.

Ada kompromi yang harus diterima di harga Rp12,7 jutaan ini: HomePower 1000 v2 tidak mendukung ekspansi kapasitas seperti dua saudaranya. Namun baterai LiFePO4 tetap dipertahankan dengan rating 6.000 siklus pengisian dan klaim usia pakai lebih dari 16 tahun. Untuk pengguna yang hanya perlu menjaga laptop, kamera, drone, dan peralatan medis kecil tetap menyala saat bertugas di lapangan, ini sudah sangat memadai.

Dengan merilis tiga model sekaligus dalam satu seri, Jackery tidak sedang mencoba berkompetisi di satu segmen pasar. Mereka sedang memetakan spektrum kebutuhan daya portabel dari yang paling ringan hingga yang paling ambisius, sambil menanamkan standar baru soal kecepatan UPS dan durabilitas baterai jangka panjang.

Sumber: Notebookcheck