Bayar lebih mahal untuk sebuah game yang sudah Anda tunggu bertahun-tahun memang menyebalkan. Apalagi kalau kabar yang beredar menyebut angkanya melonjak dari standar $70 yang selama ini jadi patokan. Isu inilah yang bikin geger komunitas gamer ketika pre-order GTA 6 mulai dibuka pada 25 Juni nanti.
Beberapa calon pembeli sudah menyiapkan dana lebih, khawatir bocoran harga dari sebuah toko retail Eropa benar adanya. Tapi menariknya, sumber terpercaya di balik layar retail justru memberi sinyal berbeda.
Kisruh kecil ini bermula dari lima kode stok alias SKU yang muncul di retail Prancis, Fnac. Semua orang langsung berasumsi buruk, padahal penjelasannya jauh lebih sederhana.
Drama Placeholder yang Bikin Salah Paham
Kebingungan meletup ketika para gamer menemukan lima SKU berlabel RS1, RS2, RS3, RS4, dan RS5. Banyak yang langsung menyimpulkan bahwa “RS” adalah singkatan dari Rockstar. Opsi termurah yang muncul di listing tersebut adalah €90, yang setelah ditambah PPN dan dikonversi, kira-kira setara $80.
Berdasarkan data dari Fnac, versi lain dibanderol mulai dari €109.99 hingga €199.99, atau sekitar $100 sampai lebih dari $200. Tuduhan keserakahan tentu bermunculan.
Namun, insider kredibel billbil_kun turun tangan meluruskan. Ia menjelaskan bahwa kode EAN yang digunakan dalam listing tersebut sama sekali tidak sesuai dengan awalan kode game tradisional Take-Two Interactive. Artinya, ini murni placeholder yang dipasang toko sebelum informasi resmi turun.
Billbil_kun sendiri tidak bisa memastikan bahwa harga akhir akan lebih murah dari bocoran ini. Tapi setidaknya, klaim bahwa versi standar pasti $80 belum bisa dijadikan pegangan. Bisa jadi lebih tinggi, bisa jadi tetap di angka normal.

Apapun Harganya, Penjualan Diprediksi Tetap Gila
Klarifikasi ini untuk sementara meredakan kekesalan para penggemar yang bersumpah tidak akan membayar lebih dari $70 untuk game apapun. Reputasi billbil_kun sebagai pembocor retail yang akurat memang memberi bobot lebih pada ucapannya.
Meski begitu, banyak analis tetap percaya diri bahwa proyek ambisius Rockstar ini akan melesat memenuhi target fiskalnya, meskipun banderol akhir lebih tinggi. Investor juga menanti tanggal 25 Juni dengan seksama karena harga GTA 6 akan berpengaruh langsung ke saham Take-Two Interactive.
Salah satu pemegang saham besar, Jefferies Financial Group, justru mengantisipasi harga $80 untuk edisi standar. Dengan volume penjualan yang diperkirakan memecahkan rekor, selisih kecil pada Manufacturer's Suggested Retail Price (MSRP) bisa mendongkrak pendapatan perusahaan secara dramatis.
Jefferies menilai, dengan hype yang sudah terbangun menjelang rilis 19 November, mayoritas pembeli akan rela membayar premium. Di kubu lain, CEO Take-Two Strauss Zelnick sempat melontarkan isyarat bahwa harga akan “reasonable” atau “fair”, yang membuat spekulasi di atas $100 jadi diragukan.
Apapun hasil akhirnya, Rockstar akan mengakhiri semua perdebatan ini lewat pembaruan informasi pre-order pada 25 Juni.
Sumber: Notebookcheck

