Rasanya sulit menolak tawaran membangun imperium antargalaksi tanpa mengeluarkan uang. Steam kembali memuaskan dahaga penggemar strategi lewat free weekend untuk Stellaris, mahakarya Paradox Interactive yang memadukan eksplorasi luar angkasa dengan diplomasi penuh intrik.
- Stellaris bisa dimainkan gratis hingga 22 Juni 2025.
- Setelah free weekend, game didiskon 70% menjadi sekitar Rp240 ribuan dari harga normal Rp800 ribuan.
- Game strategi 4X real-time dengan galaksi prosedural dan kustomisasi spesies unik.
- Skor 82/100 dari GameStar, 84% ulasan positif di Steam dari 194.000+ pemain.
Membangun Peradaban Antariksa dari Nol

Di awal permainan, pemain diberi kebebasan merancang spesies sendiri: mulai dari asal-usul, etika, bentuk pemerintahan, hingga orientasi sosial. Kekaisaran muda itu kemudian memulai langkah di planet asal dalam galaksi yang dihasilkan secara prosedural, sehingga setiap sesi permainan menyajikan sistem bintang, sumber daya, anomali, dan peradaban alien yang benar-benar baru.
Proses ekspansi berlangsung bertahap. Kapal ilmuwan menjelajah sistem tak dikenal, kapal konstruksi membangun pos terdepan dan stasiun luar angkasa, sementara kapal koloni mendiami planet layak huni. Di saat bersamaan, riset teknologi berjalan, armada tempur dibangun, dan hubungan dagang serta diplomasi mulai dijalin. Tergantung gaya bermain, kekaisaran pemain bisa berkembang menjadi federasi damai, kekuatan teknologis dominan, atau ancaman militer bagi seluruh galaksi.
- Kustomisasi Spesies: Tentukan asal-usul, etika, bentuk pemerintahan, dan orientasi sosial.
- Galaksi Prosedural: Setiap permainan menghasilkan tata surya, anomali, dan peradaban alien acak.
- Ekspansi Bercabang: Kirim kapal ilmuwan, bangun pos terdepan, koloni planet, sambil meriset teknologi dan menjalin diplomasi.
Apa Kata Kritikus dan Komunitas

Majalah game Jerman GameStar menggambarkan Stellaris sebagai "mesin penghasil cerita kreatif" yang sangat bergantung pada imajinasi pemain. Atmosfer fiksi ilmiah yang kuat, skala konten masif, dan kustomisasi tinggi mendapat pujian. Namun, majalah itu juga mencatat kurva belajar yang curam serta fase akhir permainan yang bisa terasa lambat dan melelahkan di galaksi besar, walau skor akhir 82/100 tetap solid.
Di kancah internasional, Metacritic mencatat skor 78 dari kritikus dan 8,1 dari pengguna. Komunitas Steam lebih positif lagi: 84% dari lebih 194.000 ulasan memberi rekomendasi. Untuk pemilik Steam Deck, game ini berstatus "Playable" dengan catatan antarmuka dan kontrol memang dirancang untuk mouse dan keyboard.
Harga Diskon hingga 25 Juni
Setelah free weekend berakhir, Stellaris masih bisa dibeli dengan diskon 70% hingga 25 Juni. Harga turun menjadi sekitar Rp240 ribuan (US$14.99) dari harga normal Rp800 ribuan (US$49.99). Menurut data SteamDB, diskon ini sebenarnya bukan rekor terendah karena dalam beberapa bulan terakhir Paradox biasa memberikan potongan 75%. Namun, adanya free weekend membuat promosi ini tetap menarik untuk menjajal langsung tanpa risiko.
Sumber: Notebookcheck

