Vivo dikabarkan sedang menguji sampel rekayasa HP Flagship terbaru mereka, Vivo X500 Ultra, dengan penyesuaian strategi kamera. Laporan terbaru dari Digital Chat Station mengungkapkan bahwa pengujian saat ini berfokus pada sensor Kamera Utama 50MP Sony LYT910 dengan jarak fokus 35mm. Langkah ini mematahkan kabar sebelumnya.
Meskipun kamera utama beralih ke sensor 50MP, sektor perbesaran gambar justru mendapatkan pembaruan fisik yang signifikan. Kamera Telefoto 200MP yang disematkan kini menggunakan fisik sensor lebih bongsor. Fokus utama terletak pada kualitas.
Perubahan Strategi Sensor Utama dan Peningkatan Fisik Telefoto 200MP
Rumor yang beredar pada Juli lalu sempat menyebutkan bahwa Vivo X500 Ultra akan membawa tiga sensor 200MP sekaligus. Namun, sampel rekayasa terbaru menunjukkan bahwa pihak produsen membatalkan skenario tersebut. Vivo sempat mempertimbangkan sensor 50MP LOFIC versus opsi 200MP untuk kamera utama, sebelum akhirnya memilih pengujian unit 50MP Sony LYT910.
Di sisi lain, sektor telefoto tetap mempertahankan resolusi tinggi dengan peningkatan pada dimensi hardware. Vivo menanamkan sensor 200MP berukuran 1/1.2 inci pada modul telefoto. Sebagai pembanding, generasi Vivo X300 Ultra menggunakan sensor 200MP Samsung HP0 berformat 1/1.4 inci.
Peningkatan ukuran fisik ini memberikan area sensor sekitar 36 persen lebih luas. Ukuran fisik yang lebih besar membuat kamera mampu menyerap lebih banyak cahaya. Hasil jepretan zoom pada kondisi minim cahaya dipastikan menjadi lebih jernih dan minim noise.
Dapur Pacu Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Baterai Jumbo 8.000mAh
Selain sektor fotografi, Vivo X500 Ultra juga membawa peningkatan performa hardware secara menyeluruh. Smartphone kelas teratas ini diperkirakan akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Komponen pemrosesan ini dirancang untuk menangani komputasi kecerdasan buatan serta pemrosesan gambar tingkat tinggi.
Untuk menopang daya tahan operasional, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas sekitar 8.000mAh. Kapasitas ini tergolong sangat masif. Sektor visualnya mengandalkan layar LTPO AMOLED berukuran 6,85 inci yang dipasok oleh pabrikan BOE.
Jadwal peluncuran perangkat ini diperkirakan jatuh pada bulan Maret atau April mendatang. Jendela rilis tersebut telah dikonfirmasi oleh salah satu eksekutif Vivo untuk pasar Tiongkok.
Menakar Rasionalitas Spesifikasi Vivo X500 Ultra
Langkah Vivo menguji sensor utama 50MP dengan jarak fokus 35mm dibanding memaksakan tiga sensor 200MP dinilai sebagai keputusan teknis yang rasional. Sensor 50MP Sony LYT910 menawarkan rentang dinamis yang sangat baik tanpa membebani pemrosesan gambar System on Chip (SoC).
Fokus perbaikan pada fisik sensor telefoto 1/1.2 inci juga membuktikan bahwa aperture dan luas area tangkapan cahaya jauh lebih penting daripada sekadar peningkatan megapixel mentah. Penggabungan baterai 8.000mAh dan layar BOE LTPO menjadikan perangkat ini sangat kompetitif di segmen teratas.
Perlu diingat bahwa seluruh rincian ini masih didasarkan pada sampel rekayasa awal. Spesifikasi kamera dan komponen hardware masih dapat mengalami perubahan sebelum memasuki tahapan produksi massal.



