Ada perbedaan besar antara game yang sulit karena desain buruk dan game yang sengaja tidak memanjakan pemainnya. Darklands, sebuah RPG Open-World dari era 1992 yang dijuluki sebagai "Dark Souls awal 90-an", masuk dalam kategori kedua. Game ini menawarkan kebebasan yang brutal: tidak ada misi utama, tidak ada tutorial, dan setiap keputusan bodoh akan langsung dihukum tanpa ampun.
- RPG klasik MicroProse ini hadir dengan diskon 75%, turun dari Rp 110 ribuan menjadi hanya Rp 28 ribuan di Steam.
- Menurut data SteamDB, ini adalah penawaran termurah pertama dalam kurun waktu lebih dari lima tahun.
- Berlatar Kekaisaran Romawi Suci abad ke-15, game ini memadukan sejarah nyata Jerman abad pertengahan dengan mitos setan dan alkimia.
- Mendapat rating 90% positif dari 240 ulasan pengguna Steam, banyak yang memuji kedalaman sistem tanpa level dan kelas karakternya.
Bukan Sekadar RPG Nostalgia, Tapi Pelajaran Sejarah yang Kejam

MicroProse menciptakan dunia yang terasa sangat berbeda dari fantasi tinggi seperti Dungeons & Dragons. Alih-alih elf dan penyihir, Anda akan berurusan dengan biksu fanatik, ksatria perampok, dan ancaman wabah pes. Peta permainan tidak hanya besar, tetapi juga dipenuhi puluhan kota, kastil, dan biara yang bisa dieksplorasi secara bebas. Tidak ada penanda misi atau jalur kuning yang memandu langkah Anda.
Inti permainan bergerak melalui jendela teks dan menu pilihan. Di kota, Anda menerima kontrak, membeli perlengkapan, atau melatih kemampuan spesifik. Spesifikasi ini unik karena sistem progresinya tidak bergantung pada kelas. Sebaliknya, kemampuan seperti "Swordfighting", "Healing", atau "Negotiate" meningkat secara natural seiring Anda menggunakannya. Semakin sering Anda menebas musuh, semakin tinggi skill pedangnya. Semakin banyak Anda meracik ramuan, semakin mahir karakter dalam Alkimia.
Pertarungan Real-Time dengan Kedalaman Taktis

Meski teks dan menu statis mendominasi, pertarungan berlangsung secara real-time. Jangan bayangkan RPG teks biasa yang lambat. Di sinilah julukan "Dark Souls" mulai masuk akal. Musuh bisa mengepung dan membantai party Anda dalam hitungan detik jika posisi tidak dijaga. Untungnya, sistem memperbolehkan Anda untuk menjeda pertarungan (pause) kapan saja untuk menyusun ulang strategi atau memberi perintah spesifik ke keempat anggota party.
Kombinasi jeda taktis dan aksi real-time ini memberikan rasa tegang yang konstan. Tidak ada respawn instan atau checkpoint nyaman. Jika party Anda kalah di tengah hutan, Anda harus menerima konsekuensi pahit dari sistem save yang ketat.
Tantangan Lama, Kenyamanan Baru
Secara visual, jujur saja, game ini sangat kuno. Grafisnya adalah perpaduan ilustrasi digital awal 90-an dengan antarmuka piksel yang kaku. Bagi gamer modern yang terbiasa dengan ray tracing, tampilan ini mungkin terasa seperti melihat lukisan gua digital. Namun, ada kabar baik: game ini sudah lolos verifikasi dan bisa dimainkan dengan mulus di Steam Deck. Pengalaman Open-World yang dulu hanya bisa dinikmati di depan monitor CRT kini bisa dibawa bepergian.
Dengan penawaran ini, Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 28 ribuan untuk sebuah game dengan replayability tak terbatas. Ini adalah investasi murah untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi petualang sejati di era di mana Google dan minimap belum ditemukan. Hanya perlu diingat, diskon ini hanya berlaku hingga 25 Juni mendatang. Setelah itu, harga akan kembali ke Rp 110 ribuan dan mungkin tidak akan turun lagi dalam waktu lama.
Via: Notebookcheck

