Membeli konsol game terbaru sering kali menjadi tantangan tersendiri ketika oknum penjual kembali atau scalper memborong stok yang tersedia. Fenomena ini membuat banyak calon pembeli harus gigit jari karena kehabisan unit atau terpaksa membayar harga jauh lebih mahal dari banderol resmi. Nintendo kini mengambil langkah tegas untuk memastikan perangkat generasi berikutnya sampai ke tangan pengguna yang benar-benar berniat memainkannya.
- Nintendo mewajibkan syarat 50 jam waktu bermain pada konsol lama untuk pembelian Switch 2.
- Kebijakan ini berlaku khusus bagi unit multi bahasa yang dijual melalui toko resmi di Jepang.
- Pembelian dibatasi hanya satu unit per akun Nintendo untuk mencegah aksi borong.
- Nintendo membatalkan pesanan mencurigakan yang terindikasi sebagai kegiatan scalping.
- Harga standar Switch 2 akan naik menjadi Rp7.800.000 atau 499,99 dolar AS pada September mendatang.
Aturan Baru demi Kenyamanan Pengguna
Langkah preventif yang diambil Nintendo berfokus pada verifikasi riwayat penggunaan akun. Calon pembeli yang ingin mendapatkan versi multi bahasa harus membuktikan bahwa mereka adalah pemain aktif dengan mencatatkan setidaknya 50 jam waktu bermain pada konsol Nintendo Switch lama hingga akhir Mei 2026. Syarat ini cukup spesifik karena hanya menghitung game yang dibeli atau diunduh, sementara demo maupun aplikasi gratis tidak akan dihitung.
Kebijakan ini dirancang untuk membatasi ruang gerak pihak yang hanya ingin mencari keuntungan instan. Dengan mewajibkan riwayat permainan yang nyata, Nintendo memastikan bahwa unit yang keluar dari toko resmi memang ditujukan bagi komunitas pemain yang setia. Langkah ini menjadi upaya serius perusahaan untuk menjaga ketersediaan stok di tengah tingginya antusiasme pasar terhadap perangkat baru mereka.
Komitmen Menjaga Ekosistem Pemain
Penting untuk dicatat bahwa aturan ketat ini tidak berlaku untuk versi eksklusif Jepang yang hanya menampilkan teks bahasa Jepang. Mengingat minimnya minat scalper terhadap versi tersebut, Nintendo memfokuskan pengawasan pada model multi bahasa yang sering menjadi target impor ke luar negeri. Selain verifikasi jam bermain, perusahaan juga secara aktif memantau akun yang melakukan pemesanan untuk membatalkan transaksi yang dianggap mencurigakan.
Penerapan kebijakan ini dilakukan tepat sebelum kenaikan harga yang dijadwalkan pada September 2026. Dengan penyesuaian harga sebesar Rp780.000 atau 50 dolar AS, harga standar akan menjadi Rp7.800.000 atau 499,99 dolar AS untuk pasar Amerika Serikat. Bagi konsumen, langkah ini memberikan kepastian bahwa unit yang tersedia tidak akan habis disapu oleh pihak yang berniat melakukan spekulasi harga.
Referensi: Nintendo | Notebookcheck
