Bocoran data pengembanan Grand Theft Auto 6 (GTA 6) mengungkap bahwa Rockstar Games sempat menguji opsi mode performance untuk konsol generasi sekarang. Langkah ini membuka peluang hadirnya variasi kelancaran animasi, berkisar antara 40 hingga 60 frame per second (FPS) di PlayStation 5 dan Xbox Series X.
Meskipun Co-Studio Head Rockstar North, Rob Nelson, sebelumnya mengisyaratkan bahwa target rilis utama game ini adalah 30 FPS, temuan kode lama menunjukkan adanya variasi pengujian grafis. Pengembangan internal mencatat keberadaan opsi mode fidelity serta mode performance untuk menyesuaikan beban visual game. Tujuannya jelas: kelancaran animasi di atas rata-rata.
Jejak Opsi Grafis pada Kode Debugging Internal
Analis media sosial dengan nama pengguna Frizky membedah dua data pengujian visual GTA 6 yang sempat beredar. Laporan pertama berasal dari temuan 808mafia, yang memperlihatkan data debugging grafis pada konsol Xbox. Teks laporan tersebut mencantumkan mode fidelity dengan resolusi render antara 1440p hingga 2160p.
Laporan kedua mengacu pada potongan klip permainan yang diduga bocor dari kerabat Aaron Garbut, pimpinan pengembang di Rockstar pada 2023. Cuplikan tersebut mengindikasikan adanya preset mode performance pada versi awal game. Opsi visual ini disiapkan untuk memberikan tingkat responsivitas lebih tinggi. Namun, optimasi grafis ini sangat rumit. Rockstar dikabarkan kesulitan mempertahankan angka stabil 40 atau 60 FPS.
Beban CPU dan Kompleksitas Kota Vice City
Hasil analisis teknis Digital Foundry terhadap cuplikan trailer resmi pada konsol PS5 standar memberikan gambaran jelas. Game berjalan pada resolusi native 1440p yang ditingkatkan (upscaled) ke resolusi 4K pada kestabilan 30 FPS. Lingkungan Negara Bagian Leonida tampil sangat padat dan mendetail. Lingkungan ini luar biasa padat.
Kerja perangkat keras konsol terkuras oleh simulasi kecerdasan buatan karakter non-pemain (NPC) yang masif. Penggunaan pencahayaan berbasis ray-tracing secara simultan kian memperberat beban kerja prosesor. Beban CPU menjadi kendala utama. Kebutuhan prosesor yang terlampau tinggi membuat konsol standar kewalahan mengejar angka 60 FPS secara konsisten.
Harapan pada PS5 Pro dan Batasan Perangkat Keras
Kehadiran konsol PlayStation 5 Pro menjadi tumpuan utama pemain yang menginginkan kualitas tampilan lebih halus. Teknologi upscaling PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) pada PS5 Pro sanggup mendongkrak resolusi gambar tanpa membebankan pemrosesan grafis secara berlebihan. Prosesor konsol bekerja sangat keras.
Peningkatan unit pengolah grafis (GPU) pada PS5 Pro belum tentu sepenuhnya menyelesaikan masalah hambatan pada sektor prosesor. Kompleksitas simulasi dunia terbuka di kota Vice City tetap menuntut daya pemrosesan yang sangat besar dari CPU. Sebelum versi PC rilis resmi, kepastian kestabilan 40 hingga 60 FPS pada konsol masih menunggu pengujian akhir saat peluncuran. Uji coba masih terus berjalan.



