GAMING / LIPUTAN KHUSUS

Nintendo Resmi Umumkan The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2, Rilis 5 November 2026

/ Nintendo siap merilis remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time secara eksklusif di Switch 2 pada 5 November 2026 dengan performa 60 FPS dan fitur bersuara penuh.

MAYA KARTIKA •
Promotional art resmi The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Nintendo Switch 2
Artwork resmi pembaruan The Legend of Zelda: Ocarina of Time yang dirancang ulang khusus untuk konsol Nintendo Switch 2.
FOTO: Dok. Nintendo

Nintendo resmi mengumumkan jadwal peluncuran proyek reka ulang The Legend of Zelda: Ocarina of Time yang akan hadir eksklusif untuk konsol Nintendo Switch 2 pada 5 November 2026. Pengumuman ini disampaikan secara langsung dalam ajang Zelda 40th Anniversary Direct. Perangkat game klasik ini dibangun ulang sepenuhnya demi memanfaatkan peningkatan performa konsol generasi baru.

Pembaruan ini tidak sekadar memoles tampilan visual, melainkan merombak sistem kontrol dan menghadirkan pengisi suara untuk adegan sinematik utama. Game ini dibanderol mulai dari Rp1,1 jutaan ($59.99) untuk versi digital. Peluncuran ini menjadi sajian utama perayaan empat dekade waralaba Zelda.

Performa 60 FPS dan Pembaharuan Mekanik Kontrol

Versi orisinal The Legend of Zelda: Ocarina of Time yang dirilis pada konsol Nintendo 64 tahun 1998 silam hanya berjalan pada kisaran 20 frames per second (FPS). Berdasarkan pengukuran teknis Digital Foundry dari rekaman video September, edisi remake ini kini beroperasi lancar di resolusi 1080p dengan kecepatan 60 FPS. Pengujian tersebut juga mencatat tidak adanya penggunaan teknologi upscaling Nvidia DLSS. Nintendo sendiri belum membeberkan kepastian resolusi saat konsol berada dalam mode docked.

Sisi kendali karakter mendapat perombakan yang cukup signifikan. Link kini dibekali tombol melompat khusus (dedicated jump button), menggantikan mekanik lompat otomatis saat berada di pinggir tebing. Perbedaannya sangat terasa. Sistem kamera dan pergerakan karakter turut diperbarui agar terasa fleksibel. Penggunaan alat bantu seperti ketapel dan panah kini dapat diarahkan memakai kendali gerak (motion controls). Eksplorasi terasa lebih presisi.

Jelajah Hyrule Lebih Bebas dan Perubahan Kamera 3D

Area Hyrule Castle Town tidak lagi terkunci oleh sudut pandang kamera statis. Pemain kini bisa menjelajahi kawasan pusat kota secara bebas dalam sudut pandang 3D sepenuhnya. Sistem waktu juga mengalir secara dinamis di seluruh penjuru dunia permainan. Malam hari bisa tiba saat Link sedang berada di dalam kota.

Meskipun pergerakan terasa lebih dinamis, jeda layar pemuatan (loading screen) antar-wilayah tertentu masih tetap dipertahankan. Produser Eiji Aonuma menjelaskan bahwa keputusan tersebut sengaja diambil demi menjaga nuansa otentik dari versi asli. Prosedur ini mempertahankan nostalgia.

Pengisi Suara Karakter dan Mode Hall of Fallen Foes

Adegan sinematik utama kini dilengkapi dengan sulih suara penuh. Karakter penting seperti Zelda, Saria, Darunia, Ruto, hingga Ganondorf akan memiliki suara manusia. Link tetap menjadi protagonis bisu. Sejauh ini, Nintendo belum membagikan daftar nama jajaran pengisi suara yang terlibat.

Video cuplikan pada 14 Oktober lalu juga mengungkap kehadiran fitur baru bernama Hall of Fallen Foes. Area bergaya museum ini menampilkan patung dari musuh-musuh yang berhasil dikalahkan. Pemain dapat memeriksa patung untuk membaca rincian latar belakang musuh beserta lokasi ditemukannya. Mode ini menyediakan sarana untuk bertarung ulang melawan para musuh utama (boss rematch) lengkap dengan pencatatan rekor waktu terbaik.

Pemanfaatan perangkat keras Nintendo Switch 2 juga merambah ke fitur audio. Mikrofon pada konsol dapat merekam senandung atau permainan nada Ocarina dari pemain. Nintendo bahkan merencanakan penjualan aksesori fisik Ocarina secara terpisah. Layar pendamping Zelda Notes pada aplikasi Nintendo Switch turut menyediakan data permainan, Ocarina virtual, serta kuis harian berisi lebih dari 2.000 pertanyaan.

Harga, Ukuran Berkas, dan Edisi Khusus Konsol

The Legend of Zelda: Ocarina of Time versi digital dipasarkan seharga Rp1,1 jutaan ($59.99), sedangkan edisi fisik dijual seharga Rp1,2 jutaan ($69.99). Halaman resmi toko Nintendo mencantumkan estimasi ukuran unduhan berkas sebesar 27 GB. Angka tersebut masih dapat berubah mendekati tanggal rilis resmi.

Nintendo juga menyiapkan konsol edisi khusus. Perangkat Nintendo Switch 2 edisi The Legend of Zelda 40th Anniversary Edition dijadwalkan meluncur lebih awal pada 29 Oktober 2026. Penjualan konsol tersebut dilakukan secara terpisah tanpa mencakup bundel game di dalamnya.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Nintendo Resmi Umumkan The Legend of Zelda

Q1Kapan The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake dirilis untuk Nintendo Switch 2?
Game ini dijadwalkan rilis secara resmi pada 5 November 2026 eksklusif untuk platform Nintendo Switch 2.
Q2Berapa performa frame rate pada versi remake ini?
Berdasarkan pengujian teknis Digital Foundry, game ini berjalan pada performa 60 FPS dengan resolusi 1080p.
Q3Berapa harga resmi game The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake?
Versi digital dibanderol seharga Rp1,1 jutaan ($59.99), sedangkan edisi fisik dijual seharga Rp1,2 jutaan ($69.99).
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Nintendo

Semua #Nintendo
M
WEARABLE & HEALTH TECH EDITOR

Maya Kartika

Penulis gawai gaya hidup dan teknologi kebugaran digital. Aktif menguji akurasi sensor biometrik smartwatch, kualitas transmisi audio TWS, dan integrasi aplikasi kesehatan.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH MAYA KARTIKA →

TERKAIT