One-Netbook resmi melepas perangkat 2-in-1 teranyarnya, OneXPlayer Super X Pro, ke pasar global. Ditargetkan menjadi penantang tangguh bagi Asus ROG Flow Z13, laptop ringkas ini membawa konfigurasi memori hingga RAM 192 GB yang memungkinkan alokasi VRAM 160GB secara masif. Ditopang platform prosesor terbaru AMD Gorgon Halo, perangkat ini diposisikan untuk kebutuhan komputasi berat dan pemrosesan grafis kelas atas.
Langkah One-Netbook memperluas lini Super X ini terbilang cepat. Setelah diumumkan beberapa hari lalu, versi Pro kini bisa dipesan langsung oleh konsumen di seluruh dunia. Perangkat ini hadir untuk pengguna yang membutuhkan fleksibilitas bodi tablet namun menuntut performa memori mendekati kelas workstation.
Bertenaga AMD Gorgon Halo dan Memori Masif
OneXPlayer Super X Pro menggunakan kombinasi APU Ryzen AI Max+ Pro 495 serta pemroses grafis terintegrasi Radeon 8065S. Melalui pembaruan ini, produsen mengizinkan alokasi memori yang sangat agresif. Dari total pilihan RAM 192 GB, pengguna dapat mengalokasikan hingga VRAM 160GB untuk kebutuhan pemrosesan visual dan pengolahan data kompleks.
Kapasitas ini sangat masif. Angka tersebut jauh melampaui standar memori bawaan perangkat portabel pada umumnya. Kendati mengusung spesifikasi tinggi di atas kertas, pengujian awal menunjukkan peningkatan kinerja yang terhitung tipis. Pembaruan dari Ryzen AI Max+ Pro 495 dibanding Ryzen AI Max+ 395 bawaan model standar belum memperlihatkan lonjakan drastis.
Hal serupa juga terlihat pada GPU Radeon 8065S bila dibandingkan Radeon 8060S milik Asus ROG Flow Z13 yang dipasarkan di kisaran Rp35,9 jutaan ($2,030). Pihak One-Netbook hingga kini belum merilis penjelasan resmi terkait detail efisiensi atau peningkatan performa spesifik yang membedakan varian Pro dari pendahulunya.
Layar AMOLED 120Hz dan Opsi Pendingin Cairan
Sektor visual Laptop Gaming 2-in-1 ini didukung Layar AMOLED 120Hz berukuran ringkas dengan resolusi tajam 2.8K. Panel visual tersebut diturunkan langsung dari versi Super X standar. Kualitas reproduksi warnanya tergolong pekat dan responsif, sangat menunjang aktivitas bermain game maupun penyuntingan konten kreatif.
Daya tahan baterainya terbilang andal. Manufaktur menyematkan baterai berkapasitas 85 Wh di dalam sasisnya. Ukuran baterai ini tercatat lebih besar dibandingkan kompetitor utamanya di segmen perangkat 2-in-1.
Untuk membuang panas APU secara optimal saat bekerja penuh, disediakan varian berpendingin cairan. Sistem pendinginan eksternal ini menjadi solusi bagi pengguna yang kerap menjalankan beban kerja intensif dalam durasi panjang. Setiap paket pembelian awal juga sudah melampirkan keyboard magnetik serta tas pelindung khusus.
Menimbang Konfigurasi dan Skema Harga
One-Netbook mematok skema harga yang cukup tinggi untuk Laptop Gaming 2026 berkinerja ekstrem ini. Opsi dasar dengan RAM 128 GB, penyimpanan 4 TB SSD, serta pendingin udara konvensional dibanderol mulai Rp83,2 jutaan ($4,699). Apabila menginginkan konfigurasi RAM 128 GB dengan sistem pendingin cairan, harganya disesuaikan menjadi Rp84,6 jutaan ($4,779).
Pilihan harganya memang terbilang tinggi. Varian paling perkasa yang mengusung RAM 192 GB dan pendingin cairan dijual seharga Rp143 jutaan ($8,079). Sementara itu, varian RAM 192 GB berpenyejuk udara dilabeli harga Rp141,6 jutaan ($7,999), meskipun unitnya belum dapat dibeli langsung saat ini. Kehadiran lini Pro ini memberikan opsi langka bagi profesional yang membutuhkan kapasitas memori raksasa dalam format perangkat yang gampang dibawa.