LAPTOP & PC / LIPUTAN KHUSUS

Thunderobot Station AI Workstation Hadir dengan RAM 128 GB

/ Thunderobot Station AI Workstation membawa Ryzen AI Max+ 395, RAM 128 GB, dua SSD tambahan, Wi-Fi 7, serta jaringan 10 GbE.

RIAN PRADANA •
Thunderobot Station Series AI Workstation mini PC dengan prosesor Ryzen AI Max+ 395
Thunderobot Station Series AI Workstation dengan Ryzen AI Max+ 395 dan RAM hingga 128 GB.
FOTO: Thunderobot

Thunderobot Station Series AI Workstation hadir sebagai mini PC berbodi 2 liter untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas memori besar dan jaringan cepat. Perangkat ini memakai AMD Ryzen AI Max+ 395, dapat dikonfigurasi dengan RAM LPDDR5X hingga 128 GB, serta menyediakan dua port USB4 dan dua port Ethernet 10 GbE.

Bodi aluminium alloy dibuat lebih tinggi dibandingkan AI Mini Workstation milik Thunderobot. Susunan ini memberi ruang bagi tiga kipas dan empat heat pipe untuk menangani daya prosesor hingga 132 W, setidaknya berdasarkan klaim pabrikan. Target utamanya jelas: workstation AI ringkas, mesin pengembangan lokal, serta komputer produktivitas berat yang membutuhkan banyak memori tanpa memakai desktop berukuran besar.

Ryzen AI Max+ 395 dan Memori Besar untuk Beban Kerja Berat

Foto tampak bagian bawah dan ventilasi Thunderobot Station AI Workstation Hadir dengan RAM 128 GB
Bagian bawah Thunderobot Station Series AI Workstation yang memperlihatkan rancangan sasis mini PC. (Foto: Thunderobot)

Ryzen AI Max+ 395 menjadi pusat kemampuan Station Series AI Workstation. Chip tersebut memakai arsitektur Zen 5 dan dipasangkan dengan RAM LPDDR5X hingga 128 GB. Kapasitas ini penting bagi pengguna yang menjalankan aplikasi kreatif berukuran besar, beberapa mesin virtual, atau model AI lokal yang membutuhkan ruang memori lebih luas.

Thunderobot juga mengizinkan hingga 96 GB RAM dialokasikan sebagai VRAM. Angka tersebut memberi fleksibilitas lebih besar untuk beban kerja berbasis GPU, terutama saat aplikasi membutuhkan ruang memori grafis tambahan. Namun, pembagian ini tetap mengurangi kapasitas RAM untuk sistem operasi dan aplikasi lain, sehingga pengguna perlu menyesuaikan konfigurasi dengan pola kerja sehari-hari.

Belum ada angka benchmark atau hasil pengujian kestabilan clock dalam informasi peluncuran ini. Karena itu, kemampuan nyata perangkat saat bekerja pada daya tinggi belum dapat dinilai hanya dari spesifikasi. Pihak manufaktur menyebut prosesor dapat mengambil daya hingga 132 W, tetapi performa berkelanjutan akan sangat bergantung pada profil kipas, suhu ruangan, dan pengaturan daya firmware.

Kapasitas memorinya besar.

RAM LPDDR5X juga biasanya terpasang langsung pada papan utama, bukan menggunakan modul SO-DIMM yang mudah dilepas. Thunderobot belum menjelaskan rancangan upgrade memori pada model ini. Artinya, calon pembeli perlu memilih kapasitas sejak awal karena peluang penambahan RAM mandiri belum dikonfirmasi.

Sistem Pendingin Tiga Kipas di Bodi 2 Liter

Ruang internal 2 liter menuntut rancangan pendingin yang rapi. Thunderobot menggunakan tiga kipas dan empat heat pipe dalam rangka aluminium alloy untuk mengalirkan panas dari prosesor menuju area pelepasan panas. Bodi yang lebih tinggi juga membantu menyediakan volume internal lebih besar dibandingkan mini PC yang sangat pipih.

Klaim daya hingga 132 W menempatkan Station Series AI Workstation di atas kelas mini PC kantor biasa. Beban seperti pemrosesan AI, rendering, dan penyuntingan video dapat menjaga prosesor tetap aktif dalam waktu lama, sehingga kapasitas pendingin dan pengaturan kebisingan menjadi faktor penting, bukan sekadar jumlah inti prosesor.

Sumber belum menyebut tingkat kebisingan, suhu puncak, atau apakah sistem mengalami thermal throttling ketika digunakan terus-menerus. Detail tersebut perlu diperhatikan oleh pengguna yang ingin menempatkannya di meja kerja hening atau rak server rumahan. Tiga kipas dapat membantu menjaga suhu, tetapi jumlah kipas saja belum cukup untuk menjamin profil suara rendah.

Untuk penggunaan kantor, mesin pengembangan, dan layanan lokal, format ini tetap menarik karena tidak membutuhkan ruang seperti desktop konvensional. Pengguna yang mengutamakan keheningan sebaiknya menunggu pengujian independen sebelum membeli, terutama karena prosesor memiliki batas daya tinggi untuk ukuran sasisnya.

Dua Slot M.2 dan Konektivitas 10 GbE

Station Series AI Workstation menyediakan penyimpanan bawaan 1 TB. Thunderobot turut menyiapkan dua slot M.2 kosong untuk menambah SSD. Pilihan ini memperluas kegunaan perangkat sebagai workstation dengan banyak proyek, server berkas, atau mesin virtual yang memerlukan beberapa volume penyimpanan.

Dua port Ethernet 10 GbE menjadi fitur paling menonjol untuk lingkungan kerja berbasis jaringan. Keduanya dapat berguna saat perangkat terhubung ke penyimpanan jaringan berkecepatan tinggi, server lain, atau infrastruktur kantor yang mendukung 10 GbE. Untuk penggunaan rumahan, manfaatnya baru terasa jika switch, kabel, dan perangkat tujuan juga memiliki kemampuan serupa.

Port lainnya cukup lengkap untuk workstation ringkas:

• Dua USB4 dengan kecepatan hingga 40 Gbps.

• Satu DisplayPort 1.4 dan satu HDMI 2.1.

• Dua port RJ45 Ethernet 10 GbE.

• Satu pembaca kartu SD UHS-II.

• Satu USB Type-A dengan kecepatan 480 Mbps.

• Tiga USB Type-A dengan kecepatan 10 Gbps.

• Dua jack audio 3,5 mm.

• Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.

Ketersediaan dua USB4 memberi ruang untuk perangkat penyimpanan eksternal cepat, dok, dan aksesori profesional yang mendukung power delivery. Sumber tidak menyebut dukungan OCuLink atau konfigurasi eGPU khusus, sehingga calon pengguna tidak sebaiknya menganggap perangkat ini memiliki jalur grafis eksternal khusus.

Pembaca kartu SD UHS-II juga relevan bagi fotografer dan kreator konten. Sementara itu, kombinasi HDMI 2.1 dan DisplayPort 1.4 memungkinkan perangkat terhubung ke monitor modern, walaupun resolusi dan jumlah layar yang didukung belum dijelaskan.

![Image 26] tidak disisipkan karena sistem CMS akan menangani gambar pendukung secara otomatis.

Harga Tinggi, Sasaran Pengguna Sangat Spesifik

Thunderobot Station Series AI Workstation dibanderol sekitar Rp71,5 jutaan (¥26.999) di China. Selama periode singkat, harganya turun menjadi sekitar Rp67,6 jutaan (¥25.499). Nilai tersebut menempatkannya sebagai perangkat khusus, bukan pilihan ekonomis untuk pekerjaan kantor harian.

Harga itu perlu dibaca bersama kapasitas RAM 128 GB, prosesor Ryzen AI Max+ 395, dua slot M.2 tambahan, serta jaringan 10 GbE. Bagi pengembang AI, kreator profesional, atau pengguna yang memang membutuhkan banyak memori dalam sasis kecil, susunan tersebut dapat mengurangi kebutuhan membeli desktop besar dan kartu tambahan terpisah.

Sebaliknya, pengguna yang hanya menjalankan peramban, aplikasi dokumen, dan konferensi video akan membayar terlalu mahal untuk kemampuan yang tidak terpakai. RAM yang belum dipastikan dapat di-upgrade juga membuat pemilihan konfigurasi awal menjadi keputusan penting.

Thunderobot menyatakan varian dengan Ryzen AI Max+ Pro 495 akan menyusul. Belum ada kepastian mengenai waktu peluncuran maupun penjualan di luar China. Karena itu, ketersediaan resmi di Indonesia masih belum dapat dipastikan.

Siapa yang Paling Diuntungkan oleh Station AI Workstation?

Station Series AI Workstation paling cocok bagi pengguna yang membutuhkan workstation AI ringkas, penyimpanan NVMe tambahan, dan koneksi jaringan 10 GbE dalam satu perangkat. Kapasitas VRAM hingga 96 GB juga memberi ruang kerja besar untuk tugas berbasis GPU, meski pembagian tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan RAM sistem.

Perangkat ini kurang tepat untuk PC kantor hening sebelum ada data kebisingan dan suhu yang terukur. Begitu pula bagi pengguna yang memprioritaskan upgrade RAM, karena Thunderobot belum menjelaskan apakah memori LPDDR5X dapat diganti.

Kelebihan utamanya adalah daya prosesor tinggi dalam sasis 2 liter, RAM hingga 128 GB, dua slot M.2 kosong, dan konektivitas 10 GbE. Kekurangannya mencakup harga sekitar Rp67,6 jutaan saat diskon, belum adanya data benchmark serta kebisingan, dan ketidakjelasan upgrade memori maupun ketersediaan global.

Secara nilai guna, model ini layak diperhatikan oleh profesional yang benar-benar membutuhkan kapasitas memori besar dan jaringan cepat. Untuk pemakaian umum, mini PC ini terlalu spesifik dan mahal.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Thunderobot Station AI Workstation Hadir dengan RAM 128 GB

Q1Berapa estimasi harga Thunderobot Station Series AI Workstation?
Harganya sekitar Rp71,5 jutaan (¥26.999) di China, atau sekitar Rp67,6 jutaan (¥25.499) selama periode diskon singkat.
Q2Kapan Thunderobot Station Series AI Workstation tersedia di Indonesia?
Belum ada kepastian mengenai penjualan di luar China, sehingga jadwal ketersediaan resmi di Indonesia belum diumumkan.
Q3Apa keunggulan utama mini PC Thunderobot ini?
Keunggulan utamanya terletak pada Ryzen AI Max+ 395, RAM hingga 128 GB, alokasi VRAM hingga 96 GB, dua slot M.2 tambahan, dan dua port Ethernet 10 GbE.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Thunderobot

Semua #Thunderobot
Mini PC Thunderobot Station Series Usung RAM 128 GB dan Dual 10 GbE
LAPTOP & PC

Mini PC Thunderobot Station Series Usung RAM 128 GB dan Dual 10 GbE

Thunderobot resmi meluncurkan mini PC Station Series bertenaga AMD Ryzen AI Max+ 395, RAM 128 GB, alokasi VRAM 96 GB, serta port jaringan ganda 10 GbE LAN.

26 Sep 2026 Baca artikel →
R
MINI PC & SFF COMPUTING SPECIALIST

Rian Pradana

Pemerhati sistem komputer kompak (Small Form Factor) dan performa hardware. Berfokus pada arsitektur prosesor x86/ARM hemat daya, handheld PC, dan setup meja kerja ringkas.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH RIAN PRADANA →

TERKAIT