Topik Artikel

Charger portabel

Anker CEO Prediksi Power Bank Bakal Lenyap dalam Beberapa Tahun Berita

Anker CEO Prediksi Power Bank Bakal Lenyap dalam Beberapa Tahun

Power bank sudah menjadi teman setia bagi banyak pengguna gadget modern. Namun, pendiri sekaligus CEO Anker, Meng Yang, memberikan pandangan yang cukup mengejutkan. Ia memprediksi bahwa produk power bank mungkin akan “lenyap dalam beberapa tahun ke depan.” Pernyataan ini mengingatkan kita pada nasib produk elektronik konsumen lain yang dulu populer seperti pemutar MP3, kaset, dan CD yang akhirnya tergantikan oleh teknologi baru.Meng Yang membandingkan siklus hidup power bank dengan gadget elektronik konsumen yang cepat tergantikan.Anker yang dikenal sebagai raja power bank kini mengembangkan produk ke aksesori pengisian daya dan perangkat pintar lainnya.Perusahaan mengakui terlalu banyak model power bank yang beredar dan kesulitan menjaga kualitas.Meski pendapatan Anker dari produk pengisi daya dan penyimpanan energi mencapai 15,4 miliar yuan, power bank tradisional tidak lagi menjadi motor utama bisnis mereka.Power Bank: Sahabat Gadget yang Mungkin Akan PensiunMeng Yang mengingatkan bahwa produk elektronik konsumen biasanya memiliki siklus hidup yang tidak panjang. Ia mencontohkan MP3 player, kaset, dan CD player yang hanya bertahan sekitar 10 tahun sebelum akhirnya tergantikan teknologi baru. Dengan perkembangan teknologi baterai internal dan pengisian cepat yang semakin canggih, kebutuhan akan power bank portabel diperkirakan akan menurun.Anker dan Evolusi BisnisnyaMeski Anker terkenal sebagai produsen power bank, kini perusahaan ini telah memperluas lini produknya. Data keuangan publik menunjukkan pada 2025 Anker berhasil meraih pendapatan 30,5 miliar yuan, meningkat 23,49 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, produk pengisian daya dan penyimpanan energi menyumbang sekitar 15,4 miliar yuan, setengah dari total pendapatan.Namun, power bank tradisional bukan lagi penyumbang pendapatan utama. Anker mulai fokus pada aksesori pengisian daya yang lebih beragam, perangkat pintar, hingga solusi penyimpanan energi yang inovatif.Terlalu Banyak Model, Kualitas Jadi TaruhanDi tahun 2024, Anker sempat menjual sekitar 100 model power bank berbeda. Hal ini ternyata menimbulkan tantangan dalam pengendalian kualitas produk. Anker pun mengakui bahwa memiliki terlalu banyak model tidak realistis untuk menjaga standar kualitas yang konsisten.Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa perusahaan akan melakukan penyederhanaan lini produk agar tetap kompetitif dan fokus pada inovasi yang benar-benar dibutuhkan konsumen.Bagaimana Dengan Konsumen di Indonesia?Meski prediksi Anker cukup tegas, kebutuhan akan power bank masih terasa nyata di Indonesia. Banyak pengguna smartphone dan gadget harian yang mengandalkan power bank untuk aktivitas mobile mereka. Namun, dengan kemajuan teknologi baterai dan pengisian cepat, serta munculnya perangkat smart home dan ekosistem digital, kemungkinan besar power bank akan bertransformasi atau digantikan oleh solusi pengisian baru di masa depan.Perubahan ini membuka peluang bagi produsen untuk menghadirkan produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan gaya hidup digital konsumen Indonesia.Referensi: Anker | Gizmochina

  • 12 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Cuktech CP25 Power Bank Ini Menghadirkan Portabilitas Tinggi dengan Kabel Ganda dan Daya 55W Berita

Cuktech CP25 Power Bank Ini Menghadirkan Portabilitas Tinggi dengan Kabel Ganda dan Daya 55W

Power bank menjadi aksesori wajib bagi pengguna perangkat digital di era sekarang, terutama untuk mereka yang aktif dan sering berpindah tempat. Namun, tidak semua power bank mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan optimal. Cuktech baru-baru ini meluncurkan CP25 Power Bank versi Dual USB-C Cables Edition di pasar China, menawarkan kapasitas besar dan fitur pengisian cepat yang menjanjikan kenyamanan sekaligus efisiensi.Power bank Cuktech CP25 dibanderol sekitar Rp430.000 di pasar China.Memiliki kapasitas baterai 20.000mAh dengan output efektif 12.000mAh.Mendukung pengisian cepat hingga 55 watt melalui port USB-C dan kabel bawaan.Dilengkapi protokol fast charging populer untuk kompatibilitas luas perangkat.Portabilitas dan Desain yang Memudahkan Pengguna AktifCuktech CP25 hadir dengan konfigurasi 3C + 1A, yang berarti terdapat satu port USB-C reguler, satu port USB-A, dan dua kabel USB-C built-in yang terintegrasi pada bagian atas casing. Kabel ini memiliki panjang sekitar 13 cm dengan desain anyaman yang kuat dan tahan lama. Keunikan utamanya terletak pada kemampuan dua arah kabel tersebut, memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat sekaligus mengisi ulang power bank secara langsung melalui kabel yang sama.Dimensi fisik CP25 cukup ringkas di kelasnya, dengan ukuran 126,8 x 73,7 x 34 mm dan berat 385 gram. Casing plastik dengan tekstur di sisi-sisinya memberikan pegangan yang nyaman dan mencegah tergelincir saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.Kapasitas dan Kecepatan Pengisian yang Sesuai Kebutuhan ModernDitenagai baterai berkapasitas 20.000mAh dengan rating daya 74Wh, CP25 tetap memenuhi aturan batas maksimal 100Wh untuk dibawa di dalam pesawat. Output daya maksimum yang dapat dihasilkan oleh port USB-C dan kabel bawaan mencapai 55 watt, sementara port USB-A menyediakan daya hingga 33 watt. Menariknya, power bank ini dapat mengisi hingga empat perangkat sekaligus, menjadikannya solusi praktis untuk pengguna dengan banyak perangkat sekaligus.Untuk mengisi ulang daya power bank, CP25 menerima input hingga 45 watt, mempercepat proses pengisian ulang tanpa harus menunggu lama. Fitur ini sangat penting untuk pengguna yang membutuhkan pengisian cepat di waktu terbatas.Dukungan Beragam Protokol Fast Charging untuk Kompatibilitas LuasCuktech CP25 mendukung berbagai protokol fast charging standar seperti PD, PPS, MiPPS, UFCS, SCP, serta ADC adaptive fast charging. Hal ini memastikan kompatibilitas dengan perangkat dari merek besar seperti Apple, Samsung, Xiaomi, dan Huawei. Tidak hanya itu, terdapat mode arus rendah khusus untuk mengisi daya perangkat kecil seperti smartwatch dan earbud nirkabel, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang memiliki berbagai jenis gadget.Fitur Keamanan dan Informasi yang LengkapPower bank ini dilengkapi dengan sembilan lapisan perlindungan listrik yang mencakup pencegahan korsleting, overcharge, overvoltage, dan sistem pemantauan suhu untuk menjaga kestabilan saat penggunaan. Hal ini penting untuk mencegah risiko kerusakan dan memastikan keamanan pengguna.Di bagian depan terdapat layar LED yang menampilkan persentase baterai tersisa dan kecepatan pengisian dalam satuan watt, memberikan informasi real-time yang membantu pengguna mengelola penggunaan daya secara efisien.Potensi Masuk ke Pasar Indonesia dan ImplikasinyaMeski saat ini CP25 baru tersedia di China dengan harga sekitar Rp430.000, produk ini memiliki potensi menarik untuk pasar Indonesia mengingat kebutuhan akan power bank berkualitas dan berkapasitas besar terus meningkat. Dengan dukungan pengisian cepat dan fitur lengkap, CP25 dapat menjadi pilihan alternatif bagi konsumen yang mencari perangkat pengisi daya portabel yang andal dan praktis.Namun, konsumen juga perlu mempertimbangkan trade-off antara kapasitas besar dan bobot perangkat serta kompatibilitas protokol fast charging dengan gadget yang dimiliki. Keberhasilan produk ini di pasar Indonesia akan sangat bergantung pada strategi distribusi dan penyesuaian harga di dalam negeri.Referensi: Cuktech | GizmoChina

  • 07 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Baseus EnerFill FH22: Charger 100W Kecil dan Praktis Berita

Baseus EnerFill FH22: Charger 100W Kecil dan Praktis

Baseus EnerFill FH22 adalah charger USB-C 100W yang mengemas daya tinggi dalam ukuran sangat kecil dan praktis. Dengan berat hanya sekitar 104,5 gram dan dimensi 36,5×36,5×48 mm, charger ini lebih ringkas sekitar 65% dibanding adaptor laptop standar 96W. Ini berarti lebih mudah dibawa tanpa bikin tas penuh sesak atau kabel kusut. Daya hingga 100W dari port USB-C tunggalTeknologi Gallium Nitride (GaN) generasi keenamFitur manajemen panas dengan lapisan tembaga dan aerogelProteksi overvoltage dan short-circuit untuk keamanan Tampilan desain Baseus EnerFill FH22 yang ringkas dan mudah dibawa. Desain Kompak yang Memudahkan MobilitasBaseus memilih desain bulat dengan kombinasi finishing matte dan glossy yang nyaman digenggam. Kaki colokan dapat dilipat, meningkatkan keamanan dan kemudahan saat memasukkan charger ke tas atau saku. Meski kecil, kualitas build terasa solid. Namun, ukuran kecil tetap punya tantangan, terutama soal pembuangan panas yang harus diatur dengan baik agar tidak cepat panas.Charger ini hanya memiliki satu port USB-C yang mendukung daya hingga 100W. Teknologi GaN dan Kecepatan PengisianTeknologi GaN generasi keenam memungkinkan charger ini mengalirkan daya hingga 100W lewat satu port USB-C. Ini kompatibel dengan standar fast charging populer seperti PD 3.0, QC 5.0, PPS, dan UFCS. Artinya, charger ini bisa diandalkan untuk mengisi daya laptop, smartphone Apple, Samsung, Xiaomi, dan OnePlus secara cepat dan efisien. Namun, hanya ada satu port, jadi pengguna yang butuh multi-port harus mencari alternatif lain.Manajemen Panas dan Keamanan yang TerjagaBaseus memadukan lapisan tembaga dan isolasi aerogel untuk mengendalikan suhu perangkat saat pengisian. Charger juga punya sensor suhu dan mode pengisian trickle saat baterai perangkat mencapai 80%. Ini membantu menjaga umur baterai lebih lama. Fitur proteksi seperti overvoltage dan short-circuit juga hadir sehingga risiko kerusakan minimal. Meski demikian, suhu charger tetap harus diwaspadai jika digunakan dalam suhu lingkungan panas.Keterbatasan untuk Pengguna GlobalSatu catatan penting, charger ini hanya mendukung input listrik 200-240V. Jadi, charger ini cocok untuk wilayah Asia dan Eropa, tapi tidak bisa dipakai di Amerika Utara yang memakai tegangan 110V. Ini jadi kelemahan jika pengguna ingin membawa charger ini secara internasional tanpa adaptor tambahan.Jadi, Pilih yang Mana?Baseus EnerFill FH22 cocok untuk pengguna yang butuh charger 100W ringkas, portabel, dan mendukung berbagai perangkat USB-C. Cocok untuk perjalanan atau penggunaan harian tanpa perlu bawa adaptor besar. Tapi jika butuh multi-port atau penggunaan di Amerika Utara, charger ini bukan pilihan tepat.Harga dan VerdictCharger ini dijual sekitar 89 yuan atau setara Rp 190 ribuan, membuatnya cukup terjangkau untuk charger GaN 100W. Ambil Baseus EnerFill FH22 jika butuh charger kecil dan cepat untuk laptop dan ponsel. Skip jika membutuhkan port lebih banyak atau penggunaan di wilayah dengan voltase berbeda. Secara keseluruhan, ini pilihan menarik buat yang mengutamakan mobilitas dan kecepatan pengisian dalam satu perangkat kecil.(Via)

  • 27 May, 2026
  • Anif Sirsaeba