Casio merayakan tiga dekade kehadiran seri jam tangan pasangan tahunannya dengan merilis koleksi spesial LOV-26A-1 Seasonal Pair Collection. Garapan anyar ini lahir dari kolaborasi bersama seniman grafis populer asal Jepang, Verdy, melalui label streetwear miliknya, Girls Don't Cry.
Satu set arloji pasangan ini dibanderol sekitar Rp4,3 jutaan ($244) untuk pasar Jepang dan siap menyapa konsumen secara global dalam waktu dekat. Dibalut dominasi warna hitam yang elegan, sepasang arloji ini menggabungkan siluet klasik G-Shock dan Baby-G dengan sentuhan estetika jalanan yang khas.
Sentuhan Estetika Monokromatis dan Material Ramah Lingkungan
Lini jam tangan edisi terbatas ini dibangun di atas dua platform digital paling populer milik produsen Jepang tersebut. Model G-Shock mengadopsi rancangan dasar seri DW-5600, sementara versi Baby-G menggunakan sasis BGD-565 yang lebih ramping. Kedua arloji menggunakan material resin berwarna hitam pekat pada bodi dan tali jam.
Pendekatan desainnya terbilang cukup subtil. Casio memilih tidak memajang logo besar yang mencolok. Logo Girls Don't Cry dicetak langsung pada bagian dial. Karakter visualnya tampil sangat elegan.
Tali jam G-Shock dihiasi pola logo berbalut tinta hitam mengilap (glossy) di atas permukaan silikon hitam bertekstur matte. Kombinasi ini menciptakan nuansa monokromatis yang tegas namun tidak berlebihan. Sementara itu, unit Baby-G menggunakan cetakan tinta putih matte agar pola logo terlihat lebih kontras.
Menariknya, Casio memperhitungkan aspek keberlanjutan lingkungan. Cangkang dan tali jam pada model G-Shock dibuat menggunakan bahan bio-based resin. Langkah ini diambil untuk mengurangi jejak karbon produksi. Kedua varian juga memiliki detail unik berupa lubang berbentuk hati pada band loop penahan tali jam.
Detail Ikonik: Gambar Kupu-Kupu dan Motif Malaikat-Iblis
Ciri khas utama dari koleksi kolaborasi ini terletak pada tampilan pencahayaan dan penutup belakang berbahan baja tahan karat. Saat tombol lampu LED ditekan, layar LCD akan memunculkan grafik kupu-kupu yang artistik. Pendar sinar hadir dalam warna merah muda pada G-Shock dan warna hijau pada Baby-G.
Sentuhan khusus ini berlanjut hingga ke bagian belakang cangkang (case back). Casio menyematkan ukiran karakter orisinal karya Verdy. Figur Iblis terukir di punggung G-Shock, sedangkan figur Malaikat menghiasi punggung Baby-G.
Elemen ini merupakan penghormatan langsung terhadap tradisi penamaan Pair Collection. Motif malaikat dan iblis telah digunakan Casio sejak pertama kali meluncurkan seri arloji pasangan pada tahun 1996. Makna historisnya terasa sangat kuat.
Paket penjualan set ini dirancang tidak kalah istimewa. Sepasang arloji dikemas dalam dua kantong kain hitam khusus yang bisa disatukan saling membelakangi. Ritsleting kantong dihiasi liontin berbentuk hati berwarna emas yang memberi kesan eksklusif.
Fitur Tangguh dan Daya Tahan Baterai Harian
Di balik tampilan visualnya yang penuh gaya, fungsi internal kedua perangkat tetap mempertahankan keandalan standar modul digital Casio. Model G-Shock berdimensi 48,9 x 42,8 x 13,4 mm dengan bobot 52 gram. Spesifikasi fisiknya sangat proporsional di pergelangan tangan pria.
Tingkat ketahanan air G-Shock mencapai kedalaman 200 meter. Daya operasionalnya ditopang baterai CR2016 yang sanggup bertahan hingga lima tahun. Sangat tangguh untuk aktivitas luar ruang.
Di sisi lain, Baby-G hadir dengan proporsi lebih mungil berukuran 42,1 x 37,9 x 11,3 mm serta bobot ringan 30 gram. Arloji ini mengantongi sertifikasi ketahanan air hingga 100 meter dan ditenagai baterai CR1616 dengan masa pakai sekitar tiga tahun.
Fitur bawaan pada kedua model mencakup stopwatch dengan presisi 1/100 detik, pengukur waktu mundur (countdown timer), alarm multifungsi, dan flash alert. Selain peluncuran koleksi pasangan ini, Casio juga memperluas portofolionya di pasar Amerika Serikat dengan merilis varian retro LA680WEM serta lini Vintage berbalut tali rantai gold mesh.
Menimbang Posisi Casio LOV-26A-1 untuk Koleksi Pasangan
Casio LOV-26A-1 Seasonal Pair Collection berhasil memadukan nilai historis 30 tahun perjalanan arloji pasangan dengan sentuhan kultur streetwear modern. Eksekusi desainnya tergolong matang karena tidak terkesan norak, namun tetap menyimpan detail tersembunyi yang berkesan bagi para kolektor.
Bobotnya yang ringan serta penggunaan material resin berbasis hayati pada versi G-Shock menjadi nilai tambah dari segi kenyamanan pakai dan kepedulian lingkungan. Arloji ini sangat ideal bagi pasangan yang menginginkan aksesori harian berdaya tahan tinggi tanpa harus mengorbankan sisi estetika gaya hidup.


