Kenaikan harga PlayStation 5 (PS5) sejak peluncurannya pada 2020 kini mulai berdampak signifikan pada penjualan konsol game ini. Berbeda dari tren biasanya di mana harga perangkat elektronik turun seiring waktu, PS5 justru mengalami kenaikan harga yang cukup besar, membuat konsumen semakin berhitung sebelum membeli.

Kenaikan Harga PS5 yang Meningkatkan Beban Konsumen
Awalnya, PS5 dijual dengan harga $399 untuk Digital Edition dan $499 untuk Disc Edition. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, harga ini terus naik hingga mencapai sekitar $599 untuk versi digital dan $649 untuk versi disc. Kenaikan terakhir terjadi pada Maret 2026, menambah hampir $100 dari harga peluncuran awal.
Kenaikan harga ini bukan hanya membuat PS5 lebih mahal, tapi juga menimbulkan keraguan di kalangan pembeli, terutama yang berharap harga konsol akan turun seiring waktu. Jadi, bukan cuma soal harga yang naik, tapi juga persepsi konsumen terhadap nilai dan daya tarik produk yang mulai menurun.
Penurunan Penjualan PS5 yang Signifikan
Data Sony menunjukkan penurunan penjualan yang cukup tajam. Pada kuartal yang berakhir 31 Maret 2026, Sony hanya berhasil menjual 1,5 juta unit PS5, turun dari 2,8 juta unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ini berarti penjualan turun lebih dari 46% secara tahunan.
Penurunan juga terjadi pada penjualan tahunan, dari 18 juta unit di tahun fiskal 2024 menjadi 16,5 juta unit di tahun fiskal 2025. Walaupun total penjualan PS5 sudah mencapai 93,7 juta unit secara global, angka ini masih tertinggal dibandingkan dengan masa yang sama pada siklus hidup PlayStation 4.
Biaya Produksi yang Meningkat Jadi Faktor Utama
Menurut Hiroki Totoki, Presiden dan CEO Sony, kenaikan harga komponen seperti chip memori menjadi penyebab utama kenaikan harga PS5. Biaya produksi yang meningkat ini juga berdampak pada penjualan perangkat lunak, langganan PlayStation, dan aksesoris.
Situasi ini membuat Sony harus berhati-hati dalam menentukan harga, sebab konsumen mulai enggan membeli perangkat lama dengan harga yang lebih tinggi, apalagi saat mereka mengharapkan harga yang lebih terjangkau.
Sony Mempertahankan Harga, Fokus pada Produk Baru
Meski terjadi penurunan penjualan, Sony menyatakan tidak akan menaikkan harga PS5 lagi dalam waktu dekat. Mereka memilih mempertahankan harga saat ini setelah beberapa kali menaikkan harga sepanjang tahun terakhir.
Harapan Sony kini tertuju pada peluncuran Grand Theft Auto VI pada November mendatang yang diperkirakan akan meningkatkan pendapatan. Selain itu, pengembangan PlayStation 6 juga terus berjalan meski masih memerlukan investasi besar yang kemungkinan akan mempengaruhi keuntungan perusahaan.
Untuk pembaca Indonesia, perkembangan ini penting untuk diikuti karena memengaruhi pilihan konsol dan game yang akan dibeli, terutama dengan fluktuasi harga yang terjadi. Kenaikan biaya produksi dan harga jual juga menjadi pertimbangan sebelum membeli PS5 atau menanti generasi berikutnya.







