Bagi penggemar game klasik, memainkan Nintendo 64 dengan pengalaman yang autentik kerap jadi tantangan. Emulator perangkat lunak sering kali gagal menghadirkan respons input dan timing yang tepat, sementara konsol retro biasanya tidak sepenuhnya akurat. ModRetro mencoba menjawab masalah ini dengan M64, konsol baru yang dibangun dari nol khusus untuk cartridge Nintendo 64 original, menggunakan teknologi FPGA dari AMD yang diklaim mampu mendekati presisi perangkat keras asli.
- ModRetro M64 menggunakan AMD Artix UltraScale+ FPGA untuk emulasi hardware N64 dengan tingkat akurasi tinggi.
- Konsol ini dirancang tanpa kipas berkat proses fabrikasi 16nm, menjanjikan performa stabil dan hemat daya.
- Harga M64 dipatok mulai dari Rp3.230.000 untuk pendukung awal, dengan harga retail sekitar Rp3.720.000 dan controller Pro Bluetooth seharga Rp1.460.000.
- Peluncuran resmi dijadwalkan 28 Juli 2026, dengan beberapa judul game baru yang juga tersedia di hari pertama.
FPGA AMD Artix UltraScale+: Kunci Akurasi yang Membawa N64 Kembali Hidup
ModRetro memilih AMD Artix UltraScale+ FPGA sebagai otak utama M64 untuk mereplikasi logika chip Nintendo 64 secara langsung dalam perangkat keras. Berbeda dengan emulator berbasis software yang hanya meniru perilaku konsol, FPGA ini memungkinkan simulasi yang lebih tepat dari siklus dan timing asli N64. Dengan proses fabrikasi 16 nanometer, chip ini dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi tanpa memerlukan kipas pendingin, menjadikan M64 konsol yang ringkas dan senyap.
Menurut Sumit Shah dari AMD, teknologi FPGA ini memungkinkan pengalaman bermain yang benar-benar autentik, menjaga keaslian permainan klasik sambil membuka akses bagi generasi baru gamer. CEO ModRetro, Torin Herndon, menegaskan bahwa pemilihan FPGA adalah keputusan paling penting untuk memastikan konsol ini dapat bertahan lama dengan performa terbaik dan akurasi tinggi.
Controller Pro Bluetooth dengan Analog Stick yang Bisa Diganti
Selain konsol M64, ModRetro juga meluncurkan M64 Pro Controller yang mendukung konektivitas Bluetooth. Controller ini menawarkan fitur analog stick yang dapat ditukar, memberikan fleksibilitas dan kenyamanan ekstra bagi para pemain. Dengan harga sekitar Rp1.460.000, controller ini menjadi pelengkap ideal bagi mereka yang ingin merasakan sensasi bermain N64 yang modern tanpa mengorbankan gaya retro.
Game Baru dan Peluncuran Resmi di Pertengahan 2026
M64 akan mulai dikirim pada 28 Juli 2026, bersamaan dengan beberapa judul game baru seperti Extreme-G: Turbo Fusion, Xeno Crisis, Xibalba 64, dan Buck Bumble. Kehadiran game baru ini menambah nilai lebih bagi konsol yang memang ditujukan untuk para penggemar sejati Nintendo 64 dan kolektor game retro.
Peluang M64 Masuk Pasar Indonesia
Walaupun harga resmi M64 dan controller Pro masih dalam kisaran dolar, jika dikonversi ke Rupiah, konsol ini berada di kisaran Rp3,2 juta hingga Rp3,7 juta, sementara controller sekitar Rp1,4 juta. Harga ini cukup kompetitif untuk pasar konsol retro dengan teknologi FPGA canggih. Bagi keluarga muda dan pekerja urban yang ingin bernostalgia atau memperkenalkan game klasik kepada anak, M64 menawarkan kombinasi akurasi dan pengalaman bermain yang menarik. Namun, perlu diperhatikan juga potensi biaya tambahan seperti ongkos kirim dan pajak impor jika belum tersedia secara resmi di Indonesia.
Via: Notebookcheck






