AI / LIPUTAN KHUSUS

Samsung TV 2025 Dikritik Peneliti Keamanan, Diduga Pantau Suara dan Aktivitas Lewat Soundbar

/ Sebuah investigasi keamanan mengungkap Samsung TV keluaran 2025 mengirimkan data analitik audio dan aktivitas aplikasi ke server cloud, termasuk mengambil alih mikrofon perangkat eksternal.

DIMAS ARYASUTA •
Smart TV Samsung dengan fitur AI terbaru yang sedang diuji oleh peneliti keamanan
Ilustrasi Smart TV Samsung 2025 yang menjadi pusat investigasi keamanan terkait pengumpulan data telemetri audio.
FOTO: Samsung

Isu privasi kembali menghantam industri perangkat rumah tangga pintar setelah seorang peneliti keamanan dengan akun log4j mempublikasikan temuan terbarunya di platform X. Penelitian yang menguliti sistem operasi Tizen pada lini Samsung TV keluaran 2025 ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak hanya sekadar menyajikan hiburan, tetapi juga mengumpulkan berbagai data analitik secara diam-diam. Temuan ini langsung menarik perhatian para pemerhati keamanan siber di seluruh dunia.

Sorotan utama mengarah pada sistem telemetri Samsung yang mencatat berbagai kejadian audio di dalam rumah melalui fitur AI bawaan. Berdasarkan analisis kode yang dilakukan sejak bulan Oktober, aktivitas pengumpulan data ini mencakup pencatatan khusus untuk suara hewan peliharaan menggonggong dan tangisan bayi yang dikelompokkan dalam parameter EV201/SOUNDSENSOR_ON.

Analisis Telemetri dan Fitur Perawatan Pintar

Samsung sendiri sebenarnya secara terbuka memasarkan fitur Pet Care dan Family Care pada lini Vision AI TV terbaru mereka. Fitur ini memanfaatkan kecerdasan buatan berbasis on-device untuk mengenali suara gonggongan anjing atau tangisan bayi, lalu mengirimkan peringatan langsung melalui aplikasi SmartThings ke ponsel pengguna.

Namun, catatan dari peneliti keamanan tersebut menunjukkan adanya aspek transparansi yang luput dari perhatian konsumen. Telemetri perangkat ternyata mencatat penghitungan jumlah kejadian tersebut dan mengirimkannya kembali ke server cloud milik Samsung dalam bentuk pasangan key-value. Selain itu, terdapat pula pencatatan untuk sensor cahaya sekitar, status kamera, hingga durasi streaming kamera.

Kontroversi Penggunaan Mikrofon Eksternal dan Perangkat Lain

Salah satu temuan paling mengejutkan dari investigasi ini berkaitan dengan model televisi yang tidak dilengkapi mikrofon internal secara fisik. Peneliti mengklaim bahwa unit tersebut akan mencoba mencari perangkat terhubung yang memiliki mikrofon aktif, seperti soundbar atau speaker Bluetooth, untuk mendengarkan kondisi sekitar.

Meskipun demikian, catatan dari peneliti sendiri mengakui bahwa data hitungan tersebut belum tentu membuktikan adanya peringatan yang benar-benar ditampilkan ke layar, karena siklus hidup data tersebut masih belum sepenuhnya terlacak. Di sisi lain, seorang pengguna bernama ngxson sempat mengamati sebuah unit Tizen TV yang telah di-root membuka akses mikrofon selama lima detik sebelum kembali hening, meski perilaku pada unit standar pabrik bisa saja berbeda.

Pelacakan Jaringan dan Aktivitas Aplikasi Regional

Selain masalah audio, investigasi ini juga menemukan bahwa sistem memuat jaringan saraf tiruan khusus wilayah yang memantau interaksi pengguna di dalam berbagai aplikasi populer seperti YouTube, termasuk melacak iklan mana saja yang dilewati. Praktik pengumpulan data ini rupanya tidak hanya terjadi pada satu produsen saja. Sebelumnya pada bulan September, investigasi serupa oleh Gamers Nexus juga menemukan bahwa Smart TV buatan LG melakukan pemetaan perangkat di jaringan rumah dan merekam audio mikrofon saat mode siaga. Hingga berita ini diturunkan, pihak raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut masih belum memberikan tanggapan resmi.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Samsung TV 2025 Dikritik Peneliti Keamanan, Diduga Pantau Suara dan Aktivitas Lewat Soundbar

Q1Data apa saja yang dikumpulkan oleh Samsung TV 2025 menurut peneliti?
Peneliti menemukan pencatatan telemetri untuk suara hewan peliharaan menggonggong, tangisan bayi, status sensor cahaya, durasi streaming kamera, serta interaksi dalam aplikasi seperti YouTube.
Q2Bagaimana fitur Pet Care pada TV Samsung bekerja?
Fitur tersebut menggunakan AI on-device untuk mendeteksi suara gonggongan atau tangisan saat TV dimatikan, lalu mengirimkan peringatan melalui aplikasi SmartThings.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Samsung

Semua #Samsung
D
SENIOR TECH & MOBILE HARDWARE EDITOR

Dimas Aryasuta

Jurnalis teknologi yang mendalami pengujian perangkat seluler, arsitektur chipset, dan teknologi sensor kamera. Berpengalaman lebih dari 8 tahun mengulas gawai secara empiris untuk pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH DIMAS ARYASUTA →

TERKAIT