Layanan asisten berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Copilot dapat diakses secara cuma-cuma tanpa perlu merogoh kocek berlangganan. Kendati demikian, pengguna tetap harus membayar dengan bentuk lain, mulai dari kemunculan iklan, pemanfaatan riwayat obrolan sebagai bahan pelatihan model, hingga pembatasan fitur dan spesifikasi model yang lebih kecil. Panduan ini mengupas tuntas apa saja yang ditawarkan oleh paket gratis masing-masing platform serta pengaturan apa saja yang wajib diperiksa sebelum memulai obrolan berikutnya.
Berdasarkan penelusuran pada awal Oktober 2026, keempat platform besar tersebut menyematkan ketentuan privasi dan pengaturan default yang berbeda-beda. Mengetahui celah privasi ini sangat krusial agar data pribadi atau dokumen sensitif tidak serta-merta menjadi konsumsi publik atau bahan latih sistem mesin.
ChatGPT: Iklan dan Pelatihan Model Aktif Secara Default
Berdasarkan halaman resmi OpenAI, ChatGPT versi gratis mencakup obrolan teks tanpa batas dengan model GPT-5.6 Luna, serta keterbatasan unggahan, pembuatan gambar, obrolan suara, riset mendalam, dan fitur memori. Model terbaru GPT-6 Luna sejauh ini hanya tersedia untuk pengguna gratis melalui aplikasi desktop. Kapasitas konteks yang disediakan mencapai 27.000 token, setara dengan separuh dari kapasitas versi Go dan Plus atau sekitar 12 halaman teks.
Pertukaran pertama yang harus dihadapi pengguna adalah kehadiran iklan. Sejak akhir Agustus, ChatGPT mulai menampilkan iklan di wilayah Jerman untuk paket Gratis dan Go. Pengguna di Wilayah Ekonomi Eropa dan Swiss mendapati iklan tersebut belum dipersonalisasi, sementara akun di bawah usia 18 tahun dipastikan bebas dari iklan. Pengguna dapat memilih opsi bebas iklan di menu Pengaturan dan Kontrol Iklan dengan mengaktifkan opsi "Kurangi batas pesan". Konsekuensinya, jumlah pesan harian menjadi lebih sedikit tanpa akses ke alat seperti pembuatan gambar atau riset mendalam.
Selain iklan, riwayat obrolan secara otomatis digunakan untuk pelatihan sistem secara default. Tombol "Tingkatkan model untuk semua orang" aktif di bawah menu Pengaturan dan Kontrol Data. Pengguna yang ingin menghindari hal ini dapat memanfaatkan fitur obrolan sementara untuk pertanyaan individual. OpenAI menyatakan bahwa obrolan sementara tidak dipakai untuk pelatihan, meskipun salinannya tetap disimpan hingga 30 hari demi alasan keamanan.
Gemini: Model Gratis Tangguh dengan Retensi Data Panjang
Google menawarkan paket gratis yang tergolong paling royal. Layanan ini membekali pengguna dengan model Gemini 3.6 Flash, akses terbatas ke Gemini 3.1 Pro, fitur Riset Mendalam, pembuatan gambar, Gemini Live, Canvas, dan Gems. Sementara itu, Google AI Plus dibanderol seharga sekitar Rp88 ribuan ($4.99) per bulan untuk menggandakan batas penggunaan, dan versi AI Pro seharga sekitar Rp354 ribuan ($19.99).
Sebagai gantinya, Google menerapkan kebijakan pengelolaan data yang ketat. Fitur Simpan Aktivitas aktif secara default bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas. Sejumlah obrolan bahkan dibaca oleh peninjau manusia, termasuk pihak ketiga dari penyedia layanan luar. Obrolan yang ditinjau disimpan hingga jangka waktu tiga tahun, bahkan setelah aktivitas dihapus. Google secara tegas meminta pengguna agar tidak memasukkan informasi bersifat rahasia. Ketika fitur Simpan Aktivitas dimatikan, Google tetap menyimpan obrolan baru selama 72 jam, serupa dengan sistem obrolan sementara.
Claude: Model Baru dan Pengaturan Pelatihan yang Perlu Dicek
Anthropic baru saja memperbarui paket gratis mereka. Mulai 28 September, pengguna gratis dapat memanfaatkan model Claude Sonnet 5.5, bersanding dengan Haiku 4.5. Model teratas mereka, Opus 5.5, tetap dikhususkan bagi pelanggan berbayar. Fitur memori lintas percakapan, artifacts, dan integrasi aplikasi terhubung juga menjadi bagian dari paket gratis ini. Versi Pro dipatok seharga sekitar Rp354 ribuan ($20) per bulan atau sekitar Rp301 ribuan ($17) per bulan jika ditagih secara tahunan.
Terkait pemanfaatan obrolan untuk pelatihan, hal tersebut diatur melalui tombol "Bantu tingkatkan model AI kami" di bawah menu Pengaturan dan Privasi. Karena halaman bantuan Anthropic tidak merinci status default-nya, pengguna sangat disarankan untuk memeriksa langsung akun masing-masing. Setelah tombol dimatikan, Anthropic berhenti menggunakan obrolan baru untuk pelatihan, sementara data yang telanjur masuk ke dalam proses pelatihan tetap berjalan. Obrolan yang ditandai oleh filter keamanan masih dapat digunakan untuk keperluan deteksi penyalahgunaan.
Copilot: Fitur Terbatas dan Iklan Berbasis Riwayat Obrolan
Microsoft mengambil langkah berbeda dengan memangkas fitur pada Copilot versi gratis alih-alih memperluasnya. Fitur Riset Mendalam resmi ditiadakan dari aplikasi konsumen sejak 18 Agustus, dan penerusnya kini mewajibkan langganan. Berdasarkan FAQ privasi Microsoft, percakapan disimpan selama 18 bulan secara default.
Iklan menjadi sorotan utama pada platform ini. Kebijakan privasi Microsoft menyebutkan bahwa iklan personalisasi di Copilot dapat memanfaatkan riwayat obrolan serta memori yang tersimpan. Pengguna dapat menonaktifkan fitur tersebut melalui menu Pengaturan, Personalisasi, dan opsi "Izinkan personalisasi iklan". Dasbor privasi Microsoft juga menyediakan tombol terpisah untuk mematikan pelacakan di seluruh layanan Microsoft sekaligus. Pengguna di bawah usia 18 tahun dipastikan tidak akan menerima iklan personalisasi di Copilot.
Luangkan Waktu Lima Menit untuk Meninjau Pengaturan
Keempat platform AI gratis tersebut sudah lebih dari cukup untuk menjawab pertanyaan kasual sehari-hari. Namun sebelum memasukkan informasi sensitif seperti pertanyaan medis, kontrak kerja, atau detail perusahaan, menyisihkan waktu lima menit untuk memeriksa menu pengaturan adalah langkah bijak. ChatGPT dan Gemini mengaktifkan fitur pengumpulan data secara default, sementara iklan di Copilot mampu membaca riwayat obrolan Anda. Dengan memahami celah privasi ini, pengguna dapat memilah platform mana yang aman untuk data pribadi dan mana yang cukup dipakai untuk tugas ringan.
