Baseus EnerFill FH22 adalah charger USB-C 100W yang mengemas daya tinggi dalam ukuran sangat kecil dan praktis. Dengan berat hanya sekitar 104,5 gram dan dimensi 36,5×36,5×48 mm, charger ini lebih ringkas sekitar 65% dibanding adaptor laptop standar 96W. Ini berarti lebih mudah dibawa tanpa bikin tas penuh sesak atau kabel kusut.
- Daya hingga 100W dari port USB-C tunggal
- Teknologi Gallium Nitride (GaN) generasi keenam
- Fitur manajemen panas dengan lapisan tembaga dan aerogel
- Proteksi overvoltage dan short-circuit untuk keamanan

Desain Kompak yang Memudahkan Mobilitas
Baseus memilih desain bulat dengan kombinasi finishing matte dan glossy yang nyaman digenggam. Kaki colokan dapat dilipat, meningkatkan keamanan dan kemudahan saat memasukkan charger ke tas atau saku. Meski kecil, kualitas build terasa solid. Namun, ukuran kecil tetap punya tantangan, terutama soal pembuangan panas yang harus diatur dengan baik agar tidak cepat panas.

Teknologi GaN dan Kecepatan Pengisian
Teknologi GaN generasi keenam memungkinkan charger ini mengalirkan daya hingga 100W lewat satu port USB-C. Ini kompatibel dengan standar fast charging populer seperti PD 3.0, QC 5.0, PPS, dan UFCS. Artinya, charger ini bisa diandalkan untuk mengisi daya laptop, smartphone Apple, Samsung, Xiaomi, dan OnePlus secara cepat dan efisien. Namun, hanya ada satu port, jadi pengguna yang butuh multi-port harus mencari alternatif lain.
Manajemen Panas dan Keamanan yang Terjaga
Baseus memadukan lapisan tembaga dan isolasi aerogel untuk mengendalikan suhu perangkat saat pengisian. Charger juga punya sensor suhu dan mode pengisian trickle saat baterai perangkat mencapai 80%. Ini membantu menjaga umur baterai lebih lama. Fitur proteksi seperti overvoltage dan short-circuit juga hadir sehingga risiko kerusakan minimal. Meski demikian, suhu charger tetap harus diwaspadai jika digunakan dalam suhu lingkungan panas.
Keterbatasan untuk Pengguna Global
Satu catatan penting, charger ini hanya mendukung input listrik 200-240V. Jadi, charger ini cocok untuk wilayah Asia dan Eropa, tapi tidak bisa dipakai di Amerika Utara yang memakai tegangan 110V. Ini jadi kelemahan jika pengguna ingin membawa charger ini secara internasional tanpa adaptor tambahan.
Jadi, Pilih yang Mana?
Baseus EnerFill FH22 cocok untuk pengguna yang butuh charger 100W ringkas, portabel, dan mendukung berbagai perangkat USB-C. Cocok untuk perjalanan atau penggunaan harian tanpa perlu bawa adaptor besar. Tapi jika butuh multi-port atau penggunaan di Amerika Utara, charger ini bukan pilihan tepat.
Harga dan Verdict
Charger ini dijual sekitar 89 yuan atau setara Rp 190 ribuan, membuatnya cukup terjangkau untuk charger GaN 100W. Ambil Baseus EnerFill FH22 jika butuh charger kecil dan cepat untuk laptop dan ponsel. Skip jika membutuhkan port lebih banyak atau penggunaan di wilayah dengan voltase berbeda. Secara keseluruhan, ini pilihan menarik buat yang mengutamakan mobilitas dan kecepatan pengisian dalam satu perangkat kecil.
(Via)







