Framework Laptop 13 Pro Tunda Rilis Karena Masalah Touchpad dan Layar

Senja Arunika

Framework Laptop 13 Pro dengan desain modular dan layar premium

Framework Laptop 13 Pro yang semula dijadwalkan mulai dikirimkan pada Juni mengalami penundaan hingga akhir Juli atau awal Agustus. Kabar ini mengejutkan karena bukan disebabkan oleh krisis DRAM yang tengah melanda industri, melainkan masalah teknis pada dua komponen utama: touchpad haptic dan layar.

  • Pengiriman batch pertama Framework Laptop 13 Pro mundur sekitar satu bulan dari jadwal awal.
  • Masalah grounding pada papan sirkuit touchpad menyebabkan reset status saat klik berulang kali.
  • Panel layar mengalami kendala yang sudah diatasi lewat pembaruan firmware dari pemasok CSOT.
  • Pelanggan bisa membatalkan pesanan dan mendapatkan pengembalian dana jika tidak ingin menunggu.

Ketika Detail Kecil Berpengaruh Besar pada Pengalaman Pengguna

Framework Laptop 13 Pro tampak samping dengan desain modular

Framework Laptop 13 Pro hadir sebagai jawaban bagi pengguna yang mencari laptop modular dan dapat diupgrade dengan mudah, bersaing dengan produk kelas atas seperti Apple MacBook Pro. Namun, menjelang produksi massal, Framework menemukan masalah pada touchpad haptic yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna.

Masalah grounding pada papan sirkuit utama touchpad menyebabkan perangkat dapat mereset status jika tombol diklik berulang kali. Ini tentu akan mengganggu pengalaman mengetik atau navigasi. Framework pun mengambil langkah cepat untuk memperbaiki desain touchpad agar masalah ini tidak terjadi pada produk final.

Solusi Firmware untuk Masalah Layar dari Pemasok CSOT

Selain touchpad, layar laptop juga mengalami kendala yang ditemukan sebelum produksi besar-besaran. Framework bekerja sama dengan pemasok panel CSOT untuk mengeluarkan pembaruan firmware yang mengatasi masalah tersebut. Proses produksi panel baru dengan firmware yang diperbaiki sedang berjalan agar kualitas layar memenuhi standar yang dijanjikan.

Pengiriman Tertunda dan Pilihan untuk Konsumen

Akibat penyesuaian ini, pengiriman batch pertama Framework Laptop 13 Pro diperkirakan mundur hingga akhir Juli atau awal Agustus. Pesanan yang dilakukan sekarang diperkirakan sampai antara Agustus hingga Oktober, tergantung konfigurasi yang dipilih.

Bagi konsumen yang tidak ingin menunggu, Framework membuka opsi pembatalan pesanan dengan pengembalian dana penuh. Ini menunjukkan komitmen Framework dalam menjaga kepuasan pelanggan dan transparansi dalam proses produksi.

Potensi Rilis Framework Laptop 13 Pro di Pasar Indonesia

Walaupun belum ada pengumuman resmi mengenai kehadiran Framework Laptop 13 Pro di Indonesia, produk ini menarik perhatian pengguna yang menginginkan laptop dengan desain modular dan mudah diupgrade. Dengan penundaan ini, konsumen Indonesia yang menantikan kehadirannya mungkin harus bersabar lebih lama.

Framework dikenal sebagai merek yang mengutamakan keberlanjutan dan kemudahan perbaikan, nilai yang mulai mendapat tempat di kalangan pengguna gadget cerdas dan sadar teknologi di Indonesia. Jika masuk pasar, produk ini bisa menjadi alternatif menarik di segmen laptop premium yang fungsional dan ramah pengguna.

Referensi: Framework | notebookcheck.net

Hot Nows ionicons-v5-c