Peringkat Flagship Android Mei 2026, Red Magic 11S Pro+ Jadi Pemuncak

Anif Sirsaeba

Peringkat Flagship Android Mei 2026 versi AnTuTu

Peringkat flagship Android versi AnTuTu untuk Mei 2026 memperlihatkan dinamika menarik di tengah kenaikan harga penyimpanan dan berkurangnya peluncuran ponsel baru. Alih-alih stagnan, persaingan performa justru makin ketat dengan beberapa perubahan signifikan dalam daftar sepuluh besar.

  • Red Magic 11S Pro+ menempati posisi pertama dengan skor AnTuTu tertinggi 4.171.821 poin.
  • iQOO 15 Ultra dan Vivo X300 Ultra Satellite Communication Edition melengkapi tiga besar.
  • Vivo dan sub-brand iQOO mendominasi dengan empat model di daftar tersebut.
  • Sembilan dari sepuluh ponsel menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen5.

Dominasi Red Magic 11S Pro+ dan Persaingan Ketat

Red Magic 11S Pro+ berhasil mengungguli pesaingnya dengan skor benchmark 4.171.821, mencetak rekor tertinggi untuk flagship Android bulan ini. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh iQOO 15 Ultra dengan 4.144.802 poin serta Vivo X300 Ultra Satellite Communication Edition yang meraih 4.103.004 poin. Ketiganya menunjukkan fokus kuat pada performa tinggi yang menjadi daya tarik utama pengguna flagship.

Vivo dan iQOO Kuasai Peringkat

Vivo menjadi pemenang terbesar Mei 2026 dengan empat model yang masuk dalam daftar, termasuk tiga dari sub-brand iQOO. Red Magic dan Honor masing-masing mengisi dua slot, sementara Oppo dan Realme hanya satu model. Ini mengindikasikan strategi agresif Vivo dalam mempertahankan posisi di pasar flagship.

Snapdragon 8 Elite Gen5 Jadi Pilihan Utama

Fakta mencolok lain adalah dominasi chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen5 yang digunakan oleh sembilan dari sepuluh ponsel teratas. Hanya Realme GT8 Pro yang mengandalkan MediaTek Dimensity 9500. Kinerja superior Snapdragon 8 Elite Gen5 tampak jelas dalam skor benchmark, menegaskan kepercayaan produsen flagship pada platform ini untuk menghadirkan performa terbaik.

Ketiadaan Xiaomi dan Implikasinya

Mengejutkan, Xiaomi yang sebelumnya sering muncul dalam daftar tidak berhasil menempatkan model apapun di sepuluh besar Mei ini. Hal ini bisa jadi mencerminkan tantangan yang dihadapi Xiaomi dalam mempertahankan daya saing di segmen flagship yang semakin ketat dan bergantung pada chipset premium Qualcomm.

Perubahan signifikan dalam peringkat flagship ini menegaskan bahwa meskipun harga komponen seperti penyimpanan meningkat, persaingan performa tetap menjadi fokus utama produsen. Bagaimana perkembangan ini akan memengaruhi pilihan konsumen dan strategi perusahaan teknologi di masa depan patut untuk terus diamati.

Via: Gizmochina

Hot Nows ionicons-v5-c