Produsen baterai raksasa CATL resmi meluncurkan Tener+ ESS, sistem penyimpanan energi atau Energy Storage System (ESS) generasi terbaru berbasis baterai lithium yang dirancang tahan hingga 25 tahun. Perangkat skala besar ini diperkenalkan dalam pameran All Energy Australia 2026 di Melbourne. Fokus utamanya menyasar proyek jaringan listrik jangka panjang.
Satu kontainer CATL Tener+ ESS mampu menyerap daya dengan kapasitas 9 MWh. Angka ini memangkas jumlah unit kontainer proyek hingga 40 persen dibandingkan solusi konvensional. Lahan proyek hemat secara drastis. Pengurangan jumlah kotak penyimpanan berarti penghematan area tanah, pemangkasan instalasi kabel, serta simplifikasi proses instalasi pada skala proyek GWh.
Proporsi Kerapatan Tinggi dan Ketahanan Fisik 25 Tahun
Ketahanan usia pakai menjadi nilai jual paling krusial pada CATL Tener+ ESS. Sistem Grid-Scale ESS ini dirancang memiliki masa pakai 25 tahun tanpa penurunan efisiensi secara drastis. Sel baterai eksklusif buatan produsen dirancang khusus untuk memperlambat proses degradasi kimiawi.
Produsen menyediakan beberapa varian konfigurasi sel yang disesuaikan dengan area pengoperasian. Pengembang proyek dapat memilih sel yang dioptimalkan untuk suhu gurun yang sangat panas. Tersedia pula opsi garansi bebas degradasi selama tiga tahun pertama pada varian tertentu. Opsi garansi ini sangat menarik. Namun, opsi tanpa degradasi ini tidak disematkan di semua varian konfigurasi Tener+.
Manajemen Termal Tingkat Lanjut untuk Cuaca Ekstrem
Pengoperasian di wilayah bersuhu tinggi seperti area gurun sering kali menurunkan kinerja sistem konversi daya. Suhu panas ekstrem dapat teratasi. CATL mengatasi tantangan tersebut dengan merancang sistem pembuangan udara panas ke bagian atas. Saluran pembuangan atas meniupkan hawa panas ke atas dan menjauhi unit kontainer tetangga. Hasilnya, peralatan konversi daya tetap bekerja sesuai kapasitas output pabrikan meskipun berada di tengah terik musim panas.
Sistem manajemen termal cerdas juga disematkan untuk mendongkrak efisiensi daya bolak-balik (round-trip efficiency). Penggunaan listrik untuk kipas dan pendingin pendukung dapat ditekan secara nyata. Instalasi unit berjalan cepat. Proses aktivasi awal (commissioning) beberapa kontainer sekaligus kini dapat dilakukan hanya dengan satu kali klik dari konsol kontrol.
Langkah peluncuran Tener+ ini melanjutkan rekam jejak inovasi lini penyimpanan energi CATL. Sebelumnya, perusahaan merilis varian Tener berkapasitas 6,25 MWh pada April 2024 dan Tener Stack berkapasitas 9 MWh pada Mei 2025. Perkembangan teknologi baterai lithium untuk penyimpanan daya skala besar kini semakin matang.
Teknologi Tener Sodium dan Penguasaan Pasar Global
Selain memperkenalkan Tener+, pameran di Australia juga menjadi tempat penampilan perdana Tener Sodium. Perangkat penyimpanan energi ini mengusung kimia baterai natrium-ion dengan kapasitas skala jaringan mencapai lebih dari 30 MWh. Tener Sodium dirancang sanggup beroperasi stabil pada suhu lingkungan yang sangat panas hingga 55 derajat Celsius.
Kiprah bisnis CATL di Australia terus menguat dengan total kapasitas terpasang proyek penyimpanan energi melebihi 17 GWh. Di tingkat global, produsen asal Tiongkok ini memimpin pasar ESS dengan menguasai pangsa sebesar 27 persen. Posisi teratas ini memperlebar jarak kompetisi dengan rival utamanya seperti BYD.
Menimbang Posisi CATL Tener+ ESS untuk Jaringan Listrik Masa Depan
Kehadiran sistem Tener+ memberikan kepastian investasi bagi pengembang infrastruktur energi terbarukan. Kebutuhan lahan yang lebih ringkas dan jaminan masa pakai hingga seperempat abad menjadi nilai tambah yang sangat rasional. Proyek skala besar kini memiliki efisiensi teknis yang jauh lebih optimal dalam jangka panjang.