Dua Fitur Ini Dulu Absen, Kini Jadi Senjata Andalan Ayaneo Pocket Micro 2

21 Jun, 2026 3 min read
Bukan sekadar update kecil. Ayaneo Pocket Micro 2 akhirnya membawa port USB-C dengan output video dan jack audio, memperbaiki dua kekurangan besar pendahulunya.
Dua Fitur Ini Dulu Absen, Kini Jadi Senjata Andalan Ayaneo Pocket Micro 2

Bayangkan lagi asyik main game retro di genggaman, lalu sadar perangkat mungil kesayangan Anda tidak bisa disambungkan ke TV atau speaker favorit. Rasanya seperti ada yang kurang. Ayaneo sepertinya mendengar keluhan itu, dan bersiap merilis jawabannya.

  • Tanggal Peluncuran: 26 Juni, kurang dari seminggu dari sekarang.
  • Fitur Baru Kunci: Port USB-C dengan output video dan jack audio 3.5mm.
  • Jeroan Lebih Ngebut: Prosesor Snapdragon baru gantikan Helio G99.
  • Daya Tahan: Baterai lebih besar berkapasitas 3.950mAh.

Tanggal Pasti dan Kejutan Kecil yang Dinanti

Ayaneo mengonfirmasi bahwa Ayaneo Pocket Micro 2 akan meluncur pada 26 Juni mendatang. Kepastian ini hadir lewat unggahan resmi mereka, meski belum jelas apakah tanggal itu menandakan pembukaan pre-order atau langsung bisa dibeli. Yang pasti, jaraknya sudah sangat dekat.

Ini adalah penerus dari Pocket Micro, handheld Android terkecil mereka. Jika kita kilas balik, pendahulunya memang hadir dengan desain super ringkas dan nostalgia. Namun, ada beberapa kompromi yang cukup terasa, terutama saat ingin menikmati permainan di layar lebar atau menggunakan earphone kabel. Di situlah pembaruan ini terasa paling signifikan.

Output Video dan Audio Jadi Pembeda Utama

Ayaneo menyebut port USB-C di Pocket Micro 2 kini berstatus "full-featured". Artinya, selain untuk mengisi daya dan transfer data, port ini mendukung output video. Ini adalah loncatan fungsional yang besar. Sebelumnya, Pocket Micro hanya mengandalkan layar bawaannya dan tidak bisa menampilkan gambar ke monitor eksternal, berbeda dengan perangkat seperti Retroid Pocket 6.

Tak hanya urusan visual, absennya jack audio di model pertama juga akhirnya terjawab. Pocket Micro 2 akan membawa lubang audio 3.5mm dan mikrofon bawaan. Berdasarkan gambar yang beredar, kedua komponen ini akan mengapit port USB-C di bagian bawah perangkat. Fungsionalitas ini mungkin terdengar sepele, tapi bagi penggemar game retro, latensi audio nirkabel bisa jadi masalah serius. Kehadiran jack ini memastikan kompatibilitas tanpa kompromi.

Dalam praktiknya, kombinasi output video dan jack audio ini membuat Pocket Micro 2 lebih layak dijadikan konsol rumah dadakan. Anda bisa menyambungkannya ke TV saat di rumah, dan mencabutnya untuk melanjutkan sesi nostalgia di perjalanan. Ini bukan sekadar upgrade teknis, melainkan peleburan dua fungsi yang seringkali dibutuhkan oleh komunitas emulator.

Performa dan Kenyamanan yang Direvisi Total

Selain konektivitas, dapur pacunya juga mendapat revisi. Ayaneo mengonfirmasi penggunaan prosesor Snapdragon anyar. Meski tipe spesifiknya masih dirahasiakan, perubahan dari MediaTek Helio G99 ini menjanjikan lonjakan performa. Bagi yang sering menjalankan emulator lebih berat seperti PS2 atau GameCube, upgrade chipset ini krusial agar permainan lebih mulus dan minim lag.

Dimensi mungil seringkali mengorbankan kenyamanan. Menanggapi itu, Ayaneo juga mendesain ulang ergonomi bodi Pocket Micro 2. Kontrol disebut lebih nyaman dengan genggaman yang direvisi. Kapasitas baterai pun naik ke 3.950mAh. Angka ini lumayan besar untuk ukuran handheld sekecil ini, memberikan ruang bernapas lebih lega sebelum harus mencari colokan listrik.

Kendati begitu, perlu diingat bahwa penambahan port dan chip yang lebih bertenaga kerap berdampak pada manajemen panas dan bobot. Kita masih perlu menunggu bagaimana Ayaneo mengelola termal di bodi sekecil ini. Selain itu, fitur baru ini hampir pasti menaikkan banderol harga dari posisi Pocket Micro sebelumnya yang sekitar Rp3,7 jutaan.

Sumber: Notebookcheck