Samsung resmi memperkenalkan perangkat pelacak terbarunya, Galaxy SmartTag 3, sebagai penerus dari generasi sebelumnya. Namun, kehadiran perangkat ini di pasar internasional menemui jadwal yang cukup panjang, di mana pihak Samsung India mengonfirmasi bahwa pelacak pintar ini baru akan dipasarkan di wilayah tersebut pada Januari 2027.
Sebagai perangkat penjejak generasi baru, Samsung mendesain ulang perangkat ini agar lebih praktis untuk penggunaan harian. Daill Kim selaku Head of Tablet, Note PC and Wearable Samsung India mengonfirmasi jadwal peluncuran tersebut melalui sebuah unggahan profesional, meski belum merinci tanggal pastinya.
Rancang Bangun Lebih Ringkas dan Pilihan Warna
Peningkatan fisik langsung terlihat pada dimensi perangkat. Galaxy SmartTag 3 hadir dengan volume 35 persen lebih kecil dan bobot 33 persen lebih ringan dibanding Galaxy SmartTag 2. Bentuknya kini dibuat lebih membulat dengan sentuhan tombol fisik berbasis aluminium serta mengantongi sertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Samsung menyediakan dua pilihan warna dasar yaitu hitam dan putih. Selain itu, perusahaan juga menjual aksesori tambahan secara terpisah berupa Silicone Case dan Loop Case untuk memudahkan pengguna mengaitkan pelacak ini pada berbagai barang bawaan seperti kunci, tas, atau hewan peliharaan.
Kompatibilitas Lintas Platform dan Teknologi Pelacakan
Pembaruan paling signifikan terletak pada aspek ekosistem. Jika pelacak Samsung sebelumnya hanya eksklusif untuk ponsel Galaxy, Galaxy SmartTag 3 kini mendukung perangkat iOS melalui jaringan SmartThings Find. Rumah tangga yang menggunakan kombinasi perangkat Android dan iPhone kini bisa melacak barang yang sama secara bersamaan.
Untuk pencarian jarak dekat, perangkat ini mengandalkan teknologi Bluetooth 6.0 Channel Sounding. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat jarak serta arah menuju tag dari radius hingga 60 meter atau sekitar tiga kali lipat jangkauan seri pendahulunya. Ketika posisi sudah semakin dekat, sistem beralih ke ultra-wideband untuk akurasi presisi tinggi.
Fitur Keamanan dan Estimasi Harga Global
Apabila tag berada di luar jangkauan Bluetooth langsung, perangkat memanfaatkan Galaxy Find Network yang didukung oleh perangkat Samsung lain di sekitarnya. Pengguna juga dapat mengatur berbagai notifikasi seperti Place Notifications saat tag masuk atau keluar area tertentu, movement detection, hingga Left Behind alerts ketika sambungan Bluetooth terputus.
Tombol fisik pada pelacak ini turut berfungsi sebagai pengendali perangkat rumah pintar berbasis SmartThings. Jika pengguna lain menemukan tag yang hilang, mereka bisa memindainya via NFC untuk melihat informasi kontak pemilik yang terdaftar.
Di pasar global, Samsung membanderol Galaxy SmartTag 3 seharga Rp531 ribuan ($29.99) untuk satu unit atau sekitar Rp1,8 jutaan ($99.99) untuk paket berisi empat buah. Perangkat ini sudah meluncur di Korea Selatan sejak 7 Oktober, dan dijadwalkan menyusul ke pasar Amerika Serikat pada November mendatang.



