Semua yang Perlu Anda Tahu Soal NAS Pertama Xiaomi, Harganya Mulai Rp5 Jutaan

24 Jun, 2026 3 min read
Xiaomi resmi mengumumkan NAS pertamanya dengan harga crowdfunding mulai CNY 2.299. Ketahui detail varian, desain minimalis, kompatibilitas OS, dan jadwal peluncurannya.
Semua yang Perlu Anda Tahu Soal NAS Pertama Xiaomi, Harganya Mulai Rp5 Jutaan

Setelah cukup lama hanya berseliweran sebagai rumor, Xiaomi akhirnya mengonfirmasi kehadiran perangkat NAS pertamanya. Ini langkah debut mereka masuk ke segmen penyimpanan jaringan yang biasanya identik dengan merek-merek spesialis. Konfirmasi ini mematahkan penantian panjang para penggemar ekosistem Xiaomi yang mendambakan solusi penyimpanan terpusat buatan sendiri.

Yang bikin penasaran, banderol yang diusung cukup ramah di kantong. Xiaomi tampaknya ingin mendobrak anggapan bahwa NAS harus mahal, membuka jalan bagi lebih banyak pengguna rumahan dan pekerja kreatif untuk memiliki server pribadi, bukan cuma kalangan profesional.

Harga dan Pilihan Konfigurasi Xiaomi NAS

Teaser foto NAS pertama Xiaomi dengan desain minimalis dan ringkas
Teaser foto NAS pertama Xiaomi. (Photo: Xiaomi)

Xiaomi membuka penawaran perdananya lewat skema crowdfunding di China dengan opsi yang lumayan bervariasi. Untuk Anda yang butuh kapasitas standar, konfigurasi 4TB dibanderol CNY 2.299, atau kalau dikonversi sekitar Rp5,4 jutaan (sekitar $338).

Kalau dirasa kurang lega, ada dua pilihan lebih tinggi: varian 8TB di harga CNY 2.899 (sekitar Rp6,8 jutaan, $427) dan varian 16TB yang menyentuh CNY 4.699 (sekitar Rp11 jutaan, $692). Semua harga tersebut adalah harga crowdfunding, jadi bisa jadi nantinya ada penyesuaian saat masuk ke ritel reguler. Yang pasti, opsi 4TB menjadi titik masuk paling ringan untuk mencicipi NAS buatan Xiaomi.

Desain Minimalis dan Kompatibilitas Luas

Dari foto teaser awal yang dibagikan, Xiaomi memperlihatkan pendekatan desain yang bersih dan minimalis. Sasisnya dibuat ringkas, tidak banyak ornamen, cocok ditaruh di meja kerja atau sudut ruang tamu tanpa mengganggu pemandangan. Ukurannya juga terlihat relatif mungil, tidak seperti kotak server kebanyakan.

Yang lebih penting, berdasarkan bocoran sebelumnya, sistem operasi NAS ini disebut bisa akur dengan ponsel Android dan iOS. Dukungan untuk sistem desktop seperti Windows, Linux, dan macOS juga diharapkan hadir, membuat perangkat ini fleksibel untuk berbagai perangkat yang Anda pakai sehari-hari.

Soal penyimpanan, leaker terkemuka Smart Pikachu sempat menyebut perangkat ini bisa menampung drive SATA 3,5 inci dan 2,5 inci. Menariknya, meski mendukung media mekanis, konfigurasi awal yang dijual sepertinya mengusung penyimpanan flash sepenuhnya. Port konektivitas juga dikabarkan cukup lengkap, meski detail jenis dan jumlahnya belum dibeberkan resmi.

Jadwal Crowdfunding dan Detail Selanjutnya

Xiaomi mematok tanggal 1 Juli 2026 sebagai hari pembukaan crowdfunding di China. Ini artinya Anda yang berada di luar China masih harus sedikit bersabar, karena biasanya produk baru Xiaomi merambah pasar global secara bertahap setelah masa awal ini.

Menjelang tanggal tersebut, Xiaomi diyakini bakal membuka lebih banyak detail teknis yang saat ini masih disimpan rapat.Mulai dari prosesor yang digunakan, kapasitas RAM, jumlah slot drive, hingga fitur perangkat lunak unggulannya. Jadi, meski pengumuman ini masih berupa teaser, sinyal yang dikirim cukup jelas: Xiaomi serius merambah penyimpanan jaringan konsumen.

Masih banyak teka-teki yang belum terjawab dari NAS pertama ini. Tapi dengan harga pembuka yang kompetitif dan dukungan ekosistem yang sudah terbukti luas, langkah Xiaomi ini layak diikuti oleh siapa pun yang selama ini merasa NAS terlalu rumit atau mahal untuk dimiliki.

Sumber: Notebookcheck