Biasanya, kalau Anda mencari HP dengan desain super tipis, ada satu kompromi yang hampir selalu muncul: baterai kecil. Masuk akal sih, bodi yang ringkas tidak menyisakan banyak ruang untuk sel baterai berkapasitas besar. Logika ini sudah bertahun-tahun jadi pegangan banyak orang saat memilih ponsel.
Tecno tampaknya tidak ingin mengikuti pakem lama itu. Mereka baru saja meluncurkan Camon Slim secara global, sebuah smartphone entry-level yang ketebalannya hanya 6,39 mm. Angka ini bahkan lebih tipis dibandingkan flagship Motorola Signature yang berada di 6,99 mm. Yang bikin menarik, di balik bodi setipis itu, Tecno berhasil menyelipkan baterai 5.600 mAh.
Desain Tipis yang Melampaui Flagship
Camon Slim hadir dengan ketebalan 6,39 mm, menjadikannya salah satu ponsel paling ramping di pasaran saat ini. Sebagai perbandingan, flagship sekelas Motorola Signature saja masih lebih tebal di angka 6,99 mm. Capaian ini cukup mengejutkan mengingat Camon Slim diposisikan sebagai perangkat entry-level, bukan model premium yang biasanya lebih leluasa dalam eksperimen desain.
Bicara soal pilihan warna, Tecno menyediakan cukup banyak opsi: Mondrian, prism black, jungle green, Van Gogh blue, dan burgundy red. Jadi soal tampilan, Anda tidak terbatas pada warna-warna aman yang membosankan.
Layar AMOLED Melengkung dan Performa Harian
Untuk sektor panel, Camon Slim mengandalkan layar AMOLED melengkung 6,78 inci dengan resolusi 2720 x 1224 piksel. Angka refresh rate-nya mencapai 144 Hz, lebih tinggi dari rata-rata ponsel di kelas harga yang sama. Buat Anda yang sensitif terhadap kehalusan animasi saat scrolling atau bermain game ringan, spesifikasi ini bisa jadi nilai tambah tersendiri.
Di bagian dapur pacu, ponsel ini ditenagai prosesor MediaTek Helio G200 Ultimate yang dipadukan dengan RAM 8 GB. Pilihan penyimpanan internalnya ada dua: 128 GB atau 256 GB, plus slot microSD yang mendukung ekspansi hingga 2 TB. Sistem operasi yang dijalankan adalah Android 16 dengan antarmuka HiOS 16.2 langsung dari kotak pembelian. Sayangnya, belum ada informasi soal berapa lama dukungan pembaruan perangkat lunak yang akan diberikan Tecno untuk model ini.
Panel LED Sekunder yang Unik di Modul Kamera
Satu elemen desain yang membedakan Camon Slim dari kebanyakan ponsel lain adalah panel LED sekunder yang tertanam di modul kamera belakang. Panel ini terdiri dari 354 mini-LED dan sudah diatur dengan 55 efek pencahayaan berbeda untuk notifikasi dan interaksi lainnya. Jadi, alih-alih hanya mengandalkan layar utama atau lampu notifikasi kecil, bagian belakang ponsel Anda bisa ikut berkedip dengan pola tertentu saat ada panggilan atau pesan masuk.
Untuk kebutuhan fotografi, kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYT-600 50 MP dengan ukuran 1/1,56 inci, ditemani sensor flicker tambahan. Di bagian depan, ada kamera 32 MP untuk selfie dan panggilan video.
Fitur Pelengkap dan Ketahanan
Camon Slim tidak hanya mengandalkan desain tipis sebagai daya tarik. Ponsel ini juga dibekali dual speaker dengan tuning Dolby Atmos, infrared blaster, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 dan IP69. Dua rating terakhir ini tergolong tinggi dan biasanya hanya ditemukan di perangkat yang lebih mahal atau ponsel rugged. Dengan IP68 dan IP69, Anda tidak perlu khawatir jika ponsel terkena cipratan air atau debu saat beraktivitas di luar ruangan.
Dari sisi pengisian daya, baterai 5.600 mAh-nya didukung pengisian kabel 60 W. Sebagai gambaran, charger Anker Nano USB-C 65 W yang kompatibel saat ini dijual seharga sekitar $19,99 di Amazon. Tidak disebutkan apakah charger tersebut termasuk dalam kotak pembelian Camon Slim atau perlu dibeli terpisah.
Satu hal yang masih menjadi tanda tanya hingga artikel ini ditulis adalah harga dan ketersediaannya. Tecno belum mengumumkan berapa banderol resmi Camon Slim maupun negara mana saja yang akan kebagian lebih dulu. Jadi, buat Anda yang penasaran dan mulai tertarik, masih harus sedikit bersabar menunggu informasi lanjutan.
Sumber: Notebookcheck


