Topik Artikel

Power bank

Baseus EnerGeek GP12 Menghadirkan Power Bank 145W Dengan Baterai 20.800mAh Berita

Baseus EnerGeek GP12 Menghadirkan Power Bank 145W Dengan Baterai 20.800mAh

Power bank kini semakin canggih dengan kapasitas besar dan pengisian cepat yang mendukung berbagai perangkat sekaligus. Baseus merilis EnerGeek GP12, sebuah power bank dengan kapasitas 20.800mAh yang bisa mengeluarkan daya hingga 145 watt melalui empat port sekaligus. Perangkat ini cocok untuk pengguna yang butuh sumber daya portable untuk laptop, smartphone, dan tablet saat bepergian tanpa akses ke stop kontak.Kapasitas 20.800mAh dengan kemampuan mengisi iPhone 16 Pro hingga 3,6 kali penuh.Dua port USB-C dan dua port USB-A dengan total output hingga 145 watt.Pengisian cepat 100 watt untuk satu perangkat, mampu mengisi MacBook Pro 14 inci hingga 55% dalam 30 menit.Layar digital menampilkan status baterai, kecepatan pengisian, dan estimasi waktu pengisian.Memiliki sertifikasi FCC, UL, TÜV, dan RoHS serta aman dibawa di pesawat dengan kapasitas 77Wh.Energi Besar untuk Segala Perangkat AndaBaseus EnerGeek GP12 menawarkan kapasitas besar 20.800mAh yang bisa memberikan energi cukup untuk mengisi ulang perangkat Anda berulang kali. Misalnya, iPhone 16 Pro dapat diisi penuh sekitar 3,6 kali sebelum power bank ini perlu diisi ulang. Dengan kapasitas 77Wh, power bank ini juga memenuhi batas aman untuk dibawa dalam kabin pesawat komersial, sehingga praktis untuk dibawa saat perjalanan jauh.Pengisian Cepat dan Fleksibel dengan Empat PortFitur unggulan dari EnerGeek GP12 adalah kemampuan output hingga 145 watt yang bisa dibagi secara otomatis saat dua perangkat atau lebih terhubung sekaligus. Dua port USB-C mendukung pengisian hingga 100 watt untuk satu perangkat, memungkinkan pengisian laptop seperti MacBook Pro 14 inci hingga 55% dalam waktu 30 menit. Selain itu, dua port USB-A juga tersedia untuk perangkat lain seperti smartphone atau tablet.Layar Digital untuk Informasi Real-TimeSebuah layar digital pada power bank ini memberikan informasi penting seperti level baterai saat digunakan maupun saat diisi ulang, kecepatan pengisian, dan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk pengisian penuh. Fitur ini membantu pengguna mengatur pemakaian dan pengisian perangkat dengan mudah tanpa perlu menebak-nebak status baterai.Sertifikasi Lengkap dan Keamanan TerjaminBaseus EnerGeek GP12 membawa sertifikasi internasional seperti FCC, UL, TÜV, dan RoHS yang menjamin standar keamanan dan kualitas produk. Dengan kapasitas yang sesuai standar 77Wh, power bank ini aman dibawa di kabin pesawat komersial, memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna yang sering bepergian.Potensi Ketersediaan dan Harga di IndonesiaEnerGeek GP12 saat ini sudah tersedia di Amazon dengan harga sekitar Rp1.600.000 (setara $99,99) untuk pasar internasional. Baseus sendiri dikenal menjual produknya di lebih dari 180 negara. Meski belum ada konfirmasi resmi untuk pasar Indonesia, produk ini memiliki potensi besar untuk hadir di pasar lokal mengingat kebutuhan pengisian daya portable yang tinggi di kalangan pengguna gadget di Tanah Air.Referensi: Baseus | gizmochina.com

  • 12 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Anker CEO Prediksi Power Bank Bakal Lenyap dalam Beberapa Tahun Berita

Anker CEO Prediksi Power Bank Bakal Lenyap dalam Beberapa Tahun

Power bank sudah menjadi teman setia bagi banyak pengguna gadget modern. Namun, pendiri sekaligus CEO Anker, Meng Yang, memberikan pandangan yang cukup mengejutkan. Ia memprediksi bahwa produk power bank mungkin akan “lenyap dalam beberapa tahun ke depan.” Pernyataan ini mengingatkan kita pada nasib produk elektronik konsumen lain yang dulu populer seperti pemutar MP3, kaset, dan CD yang akhirnya tergantikan oleh teknologi baru.Meng Yang membandingkan siklus hidup power bank dengan gadget elektronik konsumen yang cepat tergantikan.Anker yang dikenal sebagai raja power bank kini mengembangkan produk ke aksesori pengisian daya dan perangkat pintar lainnya.Perusahaan mengakui terlalu banyak model power bank yang beredar dan kesulitan menjaga kualitas.Meski pendapatan Anker dari produk pengisi daya dan penyimpanan energi mencapai 15,4 miliar yuan, power bank tradisional tidak lagi menjadi motor utama bisnis mereka.Power Bank: Sahabat Gadget yang Mungkin Akan PensiunMeng Yang mengingatkan bahwa produk elektronik konsumen biasanya memiliki siklus hidup yang tidak panjang. Ia mencontohkan MP3 player, kaset, dan CD player yang hanya bertahan sekitar 10 tahun sebelum akhirnya tergantikan teknologi baru. Dengan perkembangan teknologi baterai internal dan pengisian cepat yang semakin canggih, kebutuhan akan power bank portabel diperkirakan akan menurun.Anker dan Evolusi BisnisnyaMeski Anker terkenal sebagai produsen power bank, kini perusahaan ini telah memperluas lini produknya. Data keuangan publik menunjukkan pada 2025 Anker berhasil meraih pendapatan 30,5 miliar yuan, meningkat 23,49 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, produk pengisian daya dan penyimpanan energi menyumbang sekitar 15,4 miliar yuan, setengah dari total pendapatan.Namun, power bank tradisional bukan lagi penyumbang pendapatan utama. Anker mulai fokus pada aksesori pengisian daya yang lebih beragam, perangkat pintar, hingga solusi penyimpanan energi yang inovatif.Terlalu Banyak Model, Kualitas Jadi TaruhanDi tahun 2024, Anker sempat menjual sekitar 100 model power bank berbeda. Hal ini ternyata menimbulkan tantangan dalam pengendalian kualitas produk. Anker pun mengakui bahwa memiliki terlalu banyak model tidak realistis untuk menjaga standar kualitas yang konsisten.Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa perusahaan akan melakukan penyederhanaan lini produk agar tetap kompetitif dan fokus pada inovasi yang benar-benar dibutuhkan konsumen.Bagaimana Dengan Konsumen di Indonesia?Meski prediksi Anker cukup tegas, kebutuhan akan power bank masih terasa nyata di Indonesia. Banyak pengguna smartphone dan gadget harian yang mengandalkan power bank untuk aktivitas mobile mereka. Namun, dengan kemajuan teknologi baterai dan pengisian cepat, serta munculnya perangkat smart home dan ekosistem digital, kemungkinan besar power bank akan bertransformasi atau digantikan oleh solusi pengisian baru di masa depan.Perubahan ini membuka peluang bagi produsen untuk menghadirkan produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan gaya hidup digital konsumen Indonesia.Referensi: Anker | Gizmochina

  • 12 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Portronics Titan 35 Menghadirkan Power Bank 20.000mAh dengan Kabel Terintegrasi Berita

Portronics Titan 35 Menghadirkan Power Bank 20.000mAh dengan Kabel Terintegrasi

Dalam lanskap power bank yang semakin padat, Portronics meluncurkan Titan 35, power bank berkapasitas besar 20.000mAh yang membidik pengguna dengan kebutuhan pengisian cepat dan praktis. Tidak sekadar menawarkan kapasitas besar, Titan 35 membedakan diri lewat integrasi kabel pengisian yang langsung menyatu dalam perangkat, sebuah fitur yang membawa kenyamanan sekaligus menimbulkan pertanyaan soal dominasi desain dan standar pengisian di industri ini. Power bank 20.000mAh dengan pengisian cepat 35W dan teknologi PPS yang adaptif Kabel Type-C dan Lightning terintegrasi berfungsi juga sebagai tali pembawa Fokus pada kemudahan membawa tanpa perlu kabel tambahan Harga peluncuran Rp309.000, jauh di bawah MRP resmi Rp753.000 Target pasar pengguna Android dan Apple dengan perangkat campuran Inovasi Kabel Terintegrasi, Solusi atau Pengunci Ekosistem?Portronics Titan 35 menawarkan sebuah pendekatan hardware yang cukup jarang ditemui: kabel pengisian Type-C dan Lightning yang tertanam dalam bodi matte hitam tahan api. Kabel ini tidak hanya fungsional, tetapi juga berperan sebagai tali pembawa saat diselipkan pada bodi power bank. Ini menandakan fokus pada kemudahan mobilitas dan pengurangan beban bawaan. Namun, di balik solusi praktis ini, muncul pertanyaan tentang bagaimana desain semacam ini bisa memperkuat ketergantungan pengguna pada standar kabel tertentu, mempersempit pilihan aksesori, dan menambah kompleksitas ketika kabel rusak atau hilang.35W Fast Charging dan Teknologi PPS: Menjaga Keseimbangan Daya dan KeamananDengan dukungan output 35W Power Delivery lewat port Type-C, Titan 35 mampu menjadi sumber daya cadangan untuk perangkat seperti MacBook Air, meski tenaga ini masih tergolong rendah untuk pengisian laptop secara optimal. Teknologi PPS (Programmable Power Supply) memungkinkan power bank menyesuaikan voltase dan arus secara dinamis, meningkatkan efisiensi pengisian dan mengurangi risiko kerusakan perangkat. Fitur keselamatan lain termasuk chip pintar yang mengatur voltase dan perlindungan terhadap overcharge, korsleting, dan panas berlebih, memperlihatkan perhatian Portronics terhadap standar keamanan yang esensial di tengah maraknya produk serupa dengan kualitas beragam.Port dan Fitur Tambahan: Keseimbangan Antara Modern dan LegacySelain kabel terintegrasi, Titan 35 juga menyediakan port Type-C yang dapat digunakan untuk input dan output, serta port USB-A 18W untuk perangkat lama atau aksesoris kecil seperti earbuds dan smartwatch. Tampilan LED digital yang menunjukkan persentase baterai secara tepat menambah kemudahan pengguna dalam memantau daya yang tersisa. Kombinasi ini menunjukkan upaya Portronics untuk menjangkau berbagai segmen perangkat, namun juga menyoroti kompleksitas dalam memenuhi kebutuhan pengguna yang heterogen di era perangkat campuran Android-Apple.Harga Peluncuran dan Implikasi PasarDengan harga peluncuran Rp309.000 yang jauh di bawah MRP resmi Rp753.000, Titan 35 menempatkan dirinya sebagai opsi terjangkau dengan fitur premium di pasar India. Strategi harga ini bisa memicu persaingan ketat, namun juga menimbulkan pertanyaan tentang margin keuntungan dan kualitas jangka panjang produk. Penjualan melalui kanal resmi seperti website Portronics, Amazon India, Flipkart, dan toko ritel offline memberikan akses luas, namun juga menuntut konsistensi layanan purna jual di segmen yang sangat sensitif terhadap harga dan kualitas.Potensi Rilis dan Dampak di Pasar IndonesiaMeski saat ini Titan 35 baru hadir di India, kemiripan kebutuhan pengguna Indonesia terhadap power bank dengan kapasitas besar dan pengisian cepat membuka peluang besar bagi Portronics untuk memasuki pasar ini. Integrasi kabel yang praktis sangat relevan di pasar Indonesia yang dinamis, namun perusahaan harus bersiap menghadapi persaingan ketat dari merek lokal dan global yang juga agresif mengembangkan fitur inovatif. Regulasi dan standar keamanan lokal juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan agar produk dapat diterima secara luas tanpa mengorbankan kualitas dan kepercayaan konsumen.Referensi: Portronics | GizmoChina

  • 10 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Belkin UltraCharge Pro Power Bank 25K Mengubah Cara Charge Laptop dengan Output 140W Berita

Belkin UltraCharge Pro Power Bank 25K Mengubah Cara Charge Laptop dengan Output 140W

Belkin meluncurkan UltraCharge Pro Laptop Power Bank 25K, sebuah gebrakan dalam dunia power bank dengan kapasitas besar dan fitur built-in kabel USB-C yang mendukung output daya tinggi. Produk ini resmi hadir di pasar China dengan harga 850 ribu Rupiah, menandai langkah Belkin memasuki segmen power bank untuk laptop yang semakin kompetitif dan menuntut performa tinggi.Power bank berkapasitas 25.000mAh dengan desain kompak dan bobot 581 gram.Fitur kabel USB-C bawaan yang telah diuji ketahanan hingga 3.500 kali bengkok dan 10.000 siklus colok.Dukungan output hingga 140W untuk pengisian cepat laptop kelas atas.Memiliki tiga port pengisian: kabel USB-C bawaan, satu port USB-C tambahan, dan satu port USB-A.Teknologi manajemen daya dinamis dengan protokol AVS dan PPS untuk efisiensi dan keamanan pengisian.Membedah Konflik Utama: Kebutuhan Daya Tinggi vs PortabilitasDi tengah tren laptop yang semakin bertenaga dan haus daya, kebutuhan akan power bank yang mampu mengimbangi jadi sangat krusial. Namun, tantangan utama adalah bagaimana mengemas kapasitas besar dan output tinggi dalam perangkat portabel yang tetap ringan dan aman dibawa. Belkin mencoba menjawab ini dengan UltraCharge Pro 25K yang menawarkan 140W output, sebuah angka yang selama ini hanya bisa dicapai oleh charger kabel konvensional berukuran besar.Kepentingan Bisnis dan Konteks Industri Power Bank LaptopBelkin menyasar segmen profesional dan pengguna laptop high-end yang membutuhkan pengisian cepat di luar ruang tanpa tergantung pada stop kontak. Dengan integrasi kabel USB-C bawaan, mereka mengurangi kerepotan membawa kabel tambahan, sekaligus meningkatkan daya tahan perangkat melalui pengujian ketat kabel tersebut. Ini juga menjadi strategi bisnis untuk membedakan produk mereka dari kompetitor yang hanya menawarkan power bank standar.Implikasi Jangka Panjang: Pengaruh Terhadap Pengguna dan IndustriUltraCharge Pro 25K bukan sekadar perangkat pengisi daya, tapi juga simbol pergeseran kebutuhan konsumen yang menginginkan kemudahan sekaligus performa maksimal. Namun, ada trade-off yang perlu diperhatikan, seperti potensi peningkatan konsumsi listrik dan dampak lingkungan dari penggunaan baterai besar. Selain itu, dominasi produk dengan output tinggi ini bisa memaksa regulasi dan standar keamanan pengisian baterai untuk terus diperketat demi melindungi konsumen.Potensi Rilis dan Harga di IndonesiaBelum ada konfirmasi resmi soal peluncuran UltraCharge Pro 25K di pasar Indonesia. Namun, melihat tren kebutuhan laptop dan perangkat mobile yang terus meningkat, produk ini memiliki potensi besar untuk diterima. Jika masuk, harga bisa berkisar mulai dari 850 ribu Rupiah, mengingat harga peluncuran di China setara nominal tersebut. Pasar Indonesia yang sedang berkembang juga menjadi kesempatan bagi Belkin untuk mengukuhkan posisi di segmen power bank premium.Referensi: GizmoChina

  • 09 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Cuktech CP25 Power Bank Ini Menghadirkan Portabilitas Tinggi dengan Kabel Ganda dan Daya 55W Berita

Cuktech CP25 Power Bank Ini Menghadirkan Portabilitas Tinggi dengan Kabel Ganda dan Daya 55W

Power bank menjadi aksesori wajib bagi pengguna perangkat digital di era sekarang, terutama untuk mereka yang aktif dan sering berpindah tempat. Namun, tidak semua power bank mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan optimal. Cuktech baru-baru ini meluncurkan CP25 Power Bank versi Dual USB-C Cables Edition di pasar China, menawarkan kapasitas besar dan fitur pengisian cepat yang menjanjikan kenyamanan sekaligus efisiensi.Power bank Cuktech CP25 dibanderol sekitar Rp430.000 di pasar China.Memiliki kapasitas baterai 20.000mAh dengan output efektif 12.000mAh.Mendukung pengisian cepat hingga 55 watt melalui port USB-C dan kabel bawaan.Dilengkapi protokol fast charging populer untuk kompatibilitas luas perangkat.Portabilitas dan Desain yang Memudahkan Pengguna AktifCuktech CP25 hadir dengan konfigurasi 3C + 1A, yang berarti terdapat satu port USB-C reguler, satu port USB-A, dan dua kabel USB-C built-in yang terintegrasi pada bagian atas casing. Kabel ini memiliki panjang sekitar 13 cm dengan desain anyaman yang kuat dan tahan lama. Keunikan utamanya terletak pada kemampuan dua arah kabel tersebut, memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat sekaligus mengisi ulang power bank secara langsung melalui kabel yang sama.Dimensi fisik CP25 cukup ringkas di kelasnya, dengan ukuran 126,8 x 73,7 x 34 mm dan berat 385 gram. Casing plastik dengan tekstur di sisi-sisinya memberikan pegangan yang nyaman dan mencegah tergelincir saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.Kapasitas dan Kecepatan Pengisian yang Sesuai Kebutuhan ModernDitenagai baterai berkapasitas 20.000mAh dengan rating daya 74Wh, CP25 tetap memenuhi aturan batas maksimal 100Wh untuk dibawa di dalam pesawat. Output daya maksimum yang dapat dihasilkan oleh port USB-C dan kabel bawaan mencapai 55 watt, sementara port USB-A menyediakan daya hingga 33 watt. Menariknya, power bank ini dapat mengisi hingga empat perangkat sekaligus, menjadikannya solusi praktis untuk pengguna dengan banyak perangkat sekaligus.Untuk mengisi ulang daya power bank, CP25 menerima input hingga 45 watt, mempercepat proses pengisian ulang tanpa harus menunggu lama. Fitur ini sangat penting untuk pengguna yang membutuhkan pengisian cepat di waktu terbatas.Dukungan Beragam Protokol Fast Charging untuk Kompatibilitas LuasCuktech CP25 mendukung berbagai protokol fast charging standar seperti PD, PPS, MiPPS, UFCS, SCP, serta ADC adaptive fast charging. Hal ini memastikan kompatibilitas dengan perangkat dari merek besar seperti Apple, Samsung, Xiaomi, dan Huawei. Tidak hanya itu, terdapat mode arus rendah khusus untuk mengisi daya perangkat kecil seperti smartwatch dan earbud nirkabel, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang memiliki berbagai jenis gadget.Fitur Keamanan dan Informasi yang LengkapPower bank ini dilengkapi dengan sembilan lapisan perlindungan listrik yang mencakup pencegahan korsleting, overcharge, overvoltage, dan sistem pemantauan suhu untuk menjaga kestabilan saat penggunaan. Hal ini penting untuk mencegah risiko kerusakan dan memastikan keamanan pengguna.Di bagian depan terdapat layar LED yang menampilkan persentase baterai tersisa dan kecepatan pengisian dalam satuan watt, memberikan informasi real-time yang membantu pengguna mengelola penggunaan daya secara efisien.Potensi Masuk ke Pasar Indonesia dan ImplikasinyaMeski saat ini CP25 baru tersedia di China dengan harga sekitar Rp430.000, produk ini memiliki potensi menarik untuk pasar Indonesia mengingat kebutuhan akan power bank berkualitas dan berkapasitas besar terus meningkat. Dengan dukungan pengisian cepat dan fitur lengkap, CP25 dapat menjadi pilihan alternatif bagi konsumen yang mencari perangkat pengisi daya portabel yang andal dan praktis.Namun, konsumen juga perlu mempertimbangkan trade-off antara kapasitas besar dan bobot perangkat serta kompatibilitas protokol fast charging dengan gadget yang dimiliki. Keberhasilan produk ini di pasar Indonesia akan sangat bergantung pada strategi distribusi dan penyesuaian harga di dalam negeri.Referensi: Cuktech | GizmoChina

  • 07 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Xiaomi Power Bank 10000 Pocket Edition 2026 Tawarkan Fitur Canggih dengan Harga Terjangkau Berita

Xiaomi Power Bank 10000 Pocket Edition 2026 Tawarkan Fitur Canggih dengan Harga Terjangkau

Power bank menjadi kebutuhan utama di era perangkat mobile saat ini, namun tidak semua produk menawarkan keamanan dan fitur lengkap yang memadai. Xiaomi mencoba menjawab tantangan ini dengan meluncurkan Xiaomi Power Bank 10000 Pocket Edition 2026 di pasar China dengan harga awal Rp210 ribuan, memberikan tawaran menarik bagi pengguna yang mengutamakan keamanan dan kemudahan penggunaan.Power bank Xiaomi 10000mAh hadir dengan kabel USB-C bawaan dan dua port tambahan.Dukungan pengisian cepat hingga 22,5W dan kompatibilitas protokol pengisian populer.Sistem manajemen baterai terintegrasi untuk monitoring kesehatan baterai secara detail.Memenuhi standar keselamatan baru China GB 47372-2026 dengan perlindungan berlapis.Inovasi Port dan Kecepatan Pengisian yang FleksibelXiaomi Power Bank 10000 Pocket Edition 2026 mengusung konfigurasi port 2C+1A yang terdiri dari kabel USB-C terintegrasi, satu port USB-C tambahan, dan satu port USB-A standar. Kabel bawaan ini sangat praktis untuk pengguna yang tidak ingin membawa kabel terpisah saat bepergian. Setiap port mendukung output pengisian cepat sampai 22,5W, sehingga mampu mengisi berbagai perangkat dengan efisien.Ketika pengguna mengisi daya dua atau tiga perangkat secara bersamaan, power bank ini menyesuaikan distribusi daya dengan total maksimum 15W. Hal ini menunjukkan Xiaomi mengutamakan keseimbangan antara kecepatan pengisian dan keamanan perangkat yang diisi.Monitoring Kesehatan Baterai yang TransparanSalah satu fitur menonjol dari power bank ini adalah sistem manajemen baterai yang memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat ke komputer melalui port USB-C data. Dengan koneksi ini, pengguna dapat melihat data spesifik seperti jumlah siklus pengisian, suhu baterai, riwayat pengisian, dan kondisi umum baterai. Langkah ini mengedepankan transparansi dan memberi kontrol lebih bagi konsumen terhadap kondisi baterai mereka.Standar Keamanan Tinggi untuk Perlindungan MaksimalXiaomi memastikan produk ini memenuhi standar keselamatan terbaru China GB 47372-2026. Baterai telah melewati pengujian ketat seperti penetrasi jarum, tekanan tinggi 12kN, dan paparan panas 135 derajat Celsius selama satu jam. Selain itu, power bank dilengkapi 16 lapis proteksi listrik untuk menghindari risiko overvoltage, korsleting, dan pengelolaan suhu berlebih.Dengan kapasitas 10.000mAh atau setara 37Wh, perangkat ini juga aman dibawa dalam penerbangan komersial sebagai barang bawaan kabin, menambah nilai praktis bagi pengguna yang sering bepergian.Desain dan Varian Warna yang MenarikPower bank ini memiliki bodi berbahan plastik PC+ABS dengan desain membulat yang nyaman digenggam. Xiaomi menawarkan dua pilihan warna yaitu Gray Blue dan Light Coffee, memberi opsi gaya yang sesuai preferensi pengguna.Selain model 10.000mAh, Xiaomi juga menghadirkan varian 20.000mAh dengan fitur serupa yang melengkapi portofolio power bank mereka di pasar.Via: Gizmochina

  • 05 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Xiaomi Power Bank 20000mAh Harga Rp320 Ribuan Hadir Dengan Kabel Terintegrasi dan Pengisian Cepat Berita

Xiaomi Power Bank 20000mAh Harga Rp320 Ribuan Hadir Dengan Kabel Terintegrasi dan Pengisian Cepat

Xiaomi baru saja meluncurkan power bank berkapasitas 20.000mAh di pasar China dengan harga Rp320 ribuan. Produk ini menambah pilihan aksesori pengisian daya portabel dari Xiaomi yang terus berkembang, dan kini tersedia melalui platform Xiaomi Youpin.Power bank Xiaomi menawarkan kapasitas besar 20.000mAh dengan berat sekitar 343 gram.Mengusung desain sederhana dengan pilihan warna abu-abu terang dan gelap serta tepi membulat.Dilengkapi kabel USB-C terintegrasi plus port USB-C dan USB-A, mendukung pengisian cepat hingga 22,5 watt.Mendukung pengisian dua arah 22,5 watt, memungkinkan isi ulang power bank dengan kecepatan yang sama saat mengisi perangkat.Desain dan Fitur Pengisian PraktisPower bank Xiaomi ini tampil dengan desain minimalis yang fungsional. Pilihan warna abu-abu terang dan gelap dikombinasikan dengan tepi membulat yang nyaman digenggam. Beratnya sekitar 343 gram, tergolong ringan untuk kapasitas 20.000mAh.Salah satu fitur andalan adalah kabel USB-C yang sudah terintegrasi langsung di perangkat. Ini mengurangi kebutuhan membawa kabel tambahan saat bepergian, sebuah kemudahan yang makin populer di kalangan pengguna gadget.Kemampuan Pengisian Cepat dan Kapasitas BesarSelain kabel terintegrasi, power bank ini menyediakan dua port tambahan, yaitu USB-C dan USB-A, yang sama-sama mendukung pengisian cepat hingga 22,5 watt. Meskipun standar ini bukan yang tertinggi di tahun 2026, namun sudah cukup untuk mengisi daya perangkat kecil seperti earbud dan smartwatch dengan efisien.Pengisian dua arah 22,5 watt memungkinkan power bank tersebut mengisi ulang dirinya sendiri dengan kecepatan yang sama saat mengisi perangkat lain. Xiaomi menyatakan, power bank ini dapat mengisi baterai Xiaomi 17 hingga sekitar 25 persen dalam 30 menit, dan iPhone 17 sampai 46 persen dalam waktu yang sama.Kapasitas dan Keamanan yang Disesuaikan dengan RegulasiDua baterai berkapasitas 10.000mAh digabungkan untuk mencapai total 20.000mAh dengan energi sebesar 74Wh. Ini memastikan power bank masih berada di bawah batas 100Wh yang biasanya ditetapkan oleh maskapai penerbangan untuk baterai yang boleh dibawa di kabin.Selain itu, power bank ini dilengkapi berbagai perlindungan keamanan seperti pengamanan terhadap pengisian berlebih, panas berlebih, dan korsleting. Pengguna juga dapat mengisi beberapa perangkat sekaligus tanpa khawatir akan risiko keamanan.Ketersediaan dan Implikasi PasarSampai saat ini, belum ada informasi mengenai peluncuran global untuk power bank ini. Namun Xiaomi dikenal sering membawa aksesori seperti ini ke pasar internasional, sehingga kemungkinan besar produk ini akan tersedia di luar China dalam waktu dekat.Dengan harga yang terjangkau dan fitur praktis seperti kabel terintegrasi serta pengisian cepat, power bank ini tampak menjadi pilihan menarik bagi para pengguna yang membutuhkan solusi pengisian daya portabel yang handal dan mudah dibawa, terutama untuk kebutuhan sehari-hari maupun saat bepergian.Via: Gizmochina

  • 04 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba