Casio secara resmi menghadirkan jajaran jam tangan tangguh terbarunya dari lini G-Shock, yaitu seri Casio G-Shock GMC2500 untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa. Mengambil inspirasi dari warisan desain ikonik DW5000C, arloji ini memadukan konstruksi bezel metal octagonal dengan tata letak sub-dial berkonsep dua mata atau two-eye.
Peluncuran ini mengonfirmasi bocoran halaman situs resmi Casio yang sempat beredar pada awal 2026. Lini GMC2500 hadir dalam beberapa pilihan material tali serta kombinasi warna dial untuk melengkapi rotasi koleksi harian. Arloji ini dirancang tahan guncangan. Konstruksinya mantap untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Desain Bezel Metal Octagonal dan Sub-Dial Two-Eye
Secara arsitektur, jam tangan analog Casio G-Shock GMC2500 mengadopsi elemen estetika seri klasik dw5000c namun mendapat sentuhan modern berkat balutan bezel metal octagonal. Tampilan muka jam mengandalkan dua jarum utama sebagai penunjuk jam dan menit secara presisi.
Detail paling menonjol terletak pada kehadiran dua sub-dial berkonsep desain two-eye di atas permukaan dial. Sub-dial pertama berfungsi menampilkan jarum detik sekaligus berperan sebagai stopwatch ketepatan 1 detik. Sementara itu, indikator sub-dial kedua berfungsi khusus untuk menampilkan tanggal hari dalam sebulan. Ketangguhan fisiknya teruji lewat fitur ketahanan air 200m dan sertifikasi tahan guncangan. Perangkat ini tangguh di segala kondisi.
Varian Model dan Ketersediaan Harga Resmi
Casio menghadirkan lima varian model GMC2500 yang terbagi berdasarkan opsi tali resin dan rantai baja tahan karat (stainless steel). Untuk varian tali resin hitam, model GMC2500-1A8 mengusung dial berwarna perak dan dibanderol seharga Rp5 jutaan ($280) di Amerika Serikat atau sekitar Rp5,1 jutaan (€249) di Eropa. Varian GMC2500-1A dengan dial hitam dipasarkan pada harga yang sama, meski persediaannya tercatat habis di toko resmi Amerika Serikat.
Bagi penyuka aksen kemewahan, model GMC2500G-9A menawarkan bezel serta dial bernuansa emas yang dipadukan dengan tali resin hitam. Seri ini dijual seharga Rp5,3 jutaan ($300) di Amerika Serikat dan Rp5,5 jutaan (€269) di kawasan Eropa. Desainnya mencolok di pergelangan tangan.
Opsi Rantai Baja Stainless untuk Tampilan Elegan
Selain versi tali resin, Casio juga meluncurkan versi rantai logam penuh untuk tampilan yang lebih formal. Seri GMC2500D-1A hadir membawa dial hitam dengan strap steel bernuansa perak. Jam tangan ini ditawarkan seharga Rp6,2 jutaan ($350) di Amerika Serikat dan Rp6,5 jutaan (€319) di Eropa.
Sementara itu, varian GMC2500D-1A2 hadir memikat lewat perpaduan rantai perak dan dial berwarna biru. Model ini dijual dengan kisaran harga Rp6,2 jutaan ($350) di AS dan Rp6,5 jutaan (€319) di Eropa, meski status ketersediaannya di kawasan Eropa saat ini masih tercatat sebagai produk yang segera hadir (coming soon).
Menimbang Seri Casio G-Shock GMC2500 untuk Rotasi Harian
Kehadiran jam tangan tangguh Casio G-Shock GMC2500 melengkapi pilihan arloji analog berkualitas tinggi di pasar global. Kombinasi two-eye berpadu bezel metal octagonal memberikan estetika premium tanpa mengorbankan durabilitas khas G-Shock. Fitur ketahanan air 200m dan konstruksi tahan benturan memastikan keandalan jangka panjang.
Pilihan varian yang luas memudahkan calon pembeli menyesuaikan gaya personal, baik untuk kebutuhan aktivitas kasual luar ruangan maupun penampilan semi-formal sehari-hari. Persediaan produk masih bertahap.



