Samsung kembali menunjukkan ambisinya dalam inovasi ponsel dengan paten terbaru yang mengusung desain layar geser atau sliding. Berbeda dari ponsel geser biasa, paten ini memperlihatkan kamera yang ikut bergerak bersama layar saat digeser, bukan tetap berada di bodi utama. Ini bukan sekadar gimmick, tapi upaya nyata Samsung untuk menciptakan ponsel dengan profil lebih ramping tanpa mengorbankan kualitas kamera.
- Layar geser yang meluncur ke kiri dengan kamera yang ikut bergeser.
- Kamera ditempatkan di bagian layar geser, bukan di bodi tetap.
- Desain ini memungkinkan ponsel lebih tipis dari model rollable lain.
- Paten awal diajukan sejak Juni 2023 dan terungkap pada 2026.
Desain Sliding dengan Kamera Bergerak
Paten yang diajukan Samsung mengungkap bahwa kamera belakang tidak lagi menempel di bodi utama. Kamera akan menempel pada bagian layar yang bisa digeser ke samping. Ini memungkinkan ponsel memiliki bagian kamera yang tidak menonjol dan tetap ramping saat layar dalam posisi tertutup. Namun, tantangan nyata ada pada mekanisme geser yang harus kuat dan presisi agar kamera tetap stabil saat digunakan.
Perbandingan dengan Ponsel Rollable dan Flip Lain
Konsep ini berbeda dari LG Rollable yang menempatkan kamera vertikal di sisi bodi tetap. Samsung memilih agar kamera bergerak bersama layar, sehingga desain menjadi lebih seamless. Sementara itu, paten sebelumnya dari Samsung juga menunjukkan ponsel geser bergaya Galaxy Z Flip, tapi dengan mekanisme geser, bukan lipat. Ini menandakan Samsung masih eksplorasi berbagai bentuk desain layar geser.
Sisi Gelap dan Skeptisisme
Walau paten ini menarik, ada keraguan soal implementasinya. Mekanisme sliding yang membawa kamera harus sangat presisi untuk menghindari kerusakan modul kamera. Selain itu, ketahanan dan keawetan kamera saat sering digeser jadi pertanyaan. Samsung memang rajin paten, tapi tidak semua paten berakhir jadi produk jadi. Jadi, jangan terlalu berharap ponsel ini akan dirilis dalam waktu dekat.
Jadi, Layakkah Konsep Ini Ditunggu?
Ini bukan sekadar ide unik, tapi juga solusi cerdas untuk masalah ketebalan ponsel dengan kamera besar. Jika Samsung berhasil mengatasi tantangan teknis, ponsel geser dengan kamera bergerak bisa jadi tren baru. Namun, bagi yang mencari ponsel praktis dan sudah matang, masih ada pilihan lain yang lebih teruji di pasaran.
Harga & Verdict
Karena ini masih berupa konsep dan paten, belum ada informasi harga resmi. Jika jadi diproduksi, ponsel geser dengan kamera unik ini kemungkinan akan dibanderol di segmen premium, di atas Rp15 juta. Ambil ponsel ini jika Anda suka teknologi terbaru dan tidak keberatan jadi early adopter yang siap menghadapi kemungkinan masalah teknis. Skip jika menginginkan perangkat yang sudah terbukti stabil dan siap pakai sehari-hari.
(Via)







