Vidu Claw, Platform AI untuk Iklan Otomatis dalam Hitungan Menit

Senja Arunika

Tampilan antarmuka Vidu Claw platform AI iklan otomatis dari ShengShu Technology

Vidu Claw dari ShengShu Technology muncul sebagai solusi baru untuk pembuatan video iklan yang cepat dan otomatis. Platform ini mampu mengubah sebuah teks sederhana menjadi video iklan siap pakai dalam hitungan menit, tanpa perlu menggunakan beberapa aplikasi atau tim produksi terpisah. Fitur ini tentu menarik bagi pelaku bisnis yang ingin menghemat waktu dan biaya dalam membuat konten iklan, terutama untuk media sosial.

Alur kerja otomatis pembuatan iklan di platform Vidu Claw
Vidu Claw mengubah teks menjadi video iklan secara otomatis.

Vidu Claw, AI CMO yang Lengkap dan Otomatis

Vidu Claw diperkenalkan di Singapura pada 8 Mei 2026 sebagai platform yang dijuluki “AI CMO” atau Chief Marketing Officer berbasis AI. Ini berarti Vidu Claw bukan sekadar alat pembuat video, tapi juga berfungsi seperti marketing strategist yang mengatur seluruh proses pembuatan iklan secara otomatis. Mulai dari konsep kreatif, penulisan naskah, pembuatan storyboard, visual, hingga pengisi suara dan musik latar, semua ditangani dalam satu platform.

Bagi pengguna di Indonesia, ini bisa jadi alternatif kalau nanti tersedia resmi dan didukung integrasi dengan sistem pemasaran lokal. Namun, perlu diperhatikan bahwa saat ini Vidu Claw masih baru dan belum ada informasi soal dukungan bahasa Indonesia atau harga lokal. Baca juga: Redmi Turbo 5 Siap Meluncur di India dengan Fitur Lengkap.

Sistem langganan Video Plan di Vidu Claw untuk biaya iklan lebih terprediksi
Vidu Claw menawarkan sistem berlangganan untuk pengelolaan biaya iklan.

Menyederhanakan Proses dan Mengurangi Biaya Tak Terduga

Masalah utama di industri video AI saat ini adalah proses yang terpecah-pecah dan biaya yang tidak jelas. Banyak platform pakai model kredit yang bisa membuat biaya membengkak jika banyak revisi atau gagal output. Vidu Claw menawarkan sistem langganan “Video Plan” yang membebankan biaya per video jadi, bukan per proses pembuatan. Ini bisa membantu bisnis mengatur anggaran lebih pasti tanpa risiko biaya tak terduga.

Bagi pemilik usaha kecil atau startup yang ingin coba buat iklan digital, model biaya ini cukup menarik. Namun, sebelum membeli, pastikan cek apakah platform ini sudah mendukung kebutuhan konten yang sesuai target pasar dan bahasa yang digunakan. Untuk informasi lebih lengkap, simak juga Realme 16T 5G Meluncur Bersama Buds Air 8 Pro dan Watch S5.

Teknologi dan Keunggulan Vidu Claw

Vidu Claw menggunakan model video Vidu Q3 yang dikembangkan sendiri oleh ShengShu, dibangun di atas framework OpenClaw. Ini membuat setiap frame video dihasilkan secara langsung oleh platform tanpa bergantung pada mesin AI pihak ketiga. Keuntungannya adalah hasil visual lebih konsisten, proses rendering lebih cepat, dan biaya operasional bisa ditekan.

Untuk pengguna sehari-hari, artinya video yang dihasilkan akan lebih stabil kualitasnya dan proses pembuatan bisa lebih cepat selesai. Namun, tetap perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut soal ketersediaan bahasa dan dukungan lokal.

Visi ShengShu untuk Masa Depan Pemasaran Otomatis

ShengShu melihat masa depan pemasaran adalah infrastruktur yang sepenuhnya otomatis, bukan hanya alat pengeditan cepat. Vidu Claw tidak hanya membuat video, tapi juga bisa membantu analisa tren, menulis salinan iklan, membuat laporan, dan melacak performa kampanye.

Kalau teknologi ini masuk ke pasar Indonesia, pengguna bisa lebih mudah menjalankan kampanye digital secara mandiri dengan biaya lebih rendah. Namun, perusahaan dan pengembang juga bisa mengintegrasikan Vidu Claw ke sistem pemasaran mereka lewat ekosistem “Vidu Skills” yang tersedia.

Meski menjanjikan, platform seperti Vidu Claw ini masih perlu pengujian dan adaptasi lokal supaya benar-benar efektif dan sesuai kebutuhan pasar Indonesia. Jadi, sebaiknya tunggu informasi resmi soal ketersediaan dan fitur bahasa sebelum memutuskan pakai.

(Source)

Hot Nows ionicons-v5-c