GADGET / LIPUTAN KHUSUS

Huawei Router X2 dan X2 Pro Usung Desain Buku dan Chipset Lingxiao 760

/ Huawei resmi merilis Router X2 dan X2 Pro berbekal teknologi Wi-Fi 7+, chipset Lingxiao 760, serta port Ethernet 2.5G dengan harga mulai Rp1,3 jutaan.

DIMAS ARYASUTA •
Huawei Router X2 Pro berdesain buku elegan di atas meja
Huawei Router X2 Pro tampil bersih tanpa antena eksternal yang menonjol.
FOTO: Dok. Huawei

Huawei resmi memperluas portofolio perangkat jaringan rumah mereka di pasar Tiongkok dengan meluncurkan Huawei Router X2 dan Huawei Router X2 Pro. Kedua lini router Wi-Fi terbaru ini mengusung standar Wi-Fi 7+ yang dikombinasikan dengan estetika eksterior berbentuk menyerupai buku. Pendekatan rancang bangun ini berhasil menyembunyikan seluruh antena internal secara sempurna tanpa mengurangi performa pancaran sinyal.

Model standar hadir dengan balutan warna putih yang bersih. Sementara versi Huawei Router X2 Pro menawarkan opsi panel magnetik yang bisa dilepas-pasang dengan pilihan warna Earth Brown, Oak White, serta Stone Gray. Huawei bahkan menyediakan berkas cetak 3D khusus bagi pengguna varian Pro yang ingin mencetak casing pelindung custom sendiri. Ukuran fisik keduanya berada di angka 191,7 mm x 51,1 mm x 141,1 mm dengan bobot 440 gram untuk tipe reguler dan 475 gram untuk varian Pro.

Performa Sinyal Berkat Chipset Lingxiao 760 dan Empat Penguat Sinyal

Dua unit Huawei Router X2 berwarna putih berdiri di atas meja kayu
Pasangan Huawei Router X2 standar dalam balutan warna putih. (Foto: Huawei)

Dapur pacu utama kedua perangkat ini mengandalkan chipset Lingxiao 760 yang dirancang untuk berintegrasi secara optimal dengan ekosistem smartphone maupun tablet Huawei. Pemrosesan data diperkuat oleh empat penguat sinyal independen dan sistem antena pintar yang dikendalikan oleh algoritma penentuan jalur sinyal terbaik. Huawei mengklaim kombinasi ini sanggup meningkatkan kecepatan transmisi data hingga 100 persen di area sinyal lemah serta memangkas latensi hingga 80 persen.

Kinerjanya tergolong tinggi. Kedua router Wi-Fi ini mendukung transmisi dual-band Wi-Fi 7+ dengan kecepatan teoritis maksimum hingga 688 Mbps pada frekuensi 2,4 GHz dan 2.882 Mbps pada frekuensi 5 GHz. Bila digabungkan, total throughput teoretis mencapai 3.570 Mbps. Perangkat ini tidak dibekali dukungan pita frekuensi 6 GHz. Kebutuhan koneksi kabel ditopang oleh satu port Ethernet 2.5G dan tiga port Gigabit Ethernet yang mendukung fitur beralih fungsi otomatis WAN/LAN.

Navigasi AI Mesh dan Fitur Akselerasi Game StarFlash

Huawei Router X2 Pro varian Spruce Green
Huawei Router X2 Pro dalam opsi warna Spruce Green. (Foto: Huawei)

Untuk jangkauan area tempat tinggal, sebuah router tunggal dirancang mampu mencakup unit hunian hingga seluas 90 meter persegi. Sementara paket penjualan ganda (dual-pack) sanggup menjangkau area antara 90 hingga 150 meter persegi. Pengguna dapat mengunggah denah rumah melalui aplikasi Huawei Smart Life agar sistem AI memberikan rekomendasi titik penempatan router paling presisi.

Koneksinya makin stabil. Integrasi teknologi StarFlash atau NearLink memungkinkan fitur akselerasi game khusus pada perangkat Huawei melalui tiga saluran paralel dengan klaim peningkatan kelancaran hingga 50 persen. Kedua router juga berfungsi sebagai gateway smart home yang mendukung konektivitas StarFlash, Bluetooth, serta Wi-Fi. Fitur pengawasan orang tua turut hadir untuk membatasi durasi akses, pembatasan transaksi pembayaran, hingga manajemen aplikasi.

Penawaran Harga dan Opsi Paket Penjualan

Casing magnetik kustom 3D printer untuk Huawei Router X2 Pro
Varian Pro mendukung casing magnetik kustom berbasis pencetakan 3D. (Foto: Huawei)

Sektor keamanan jaringan diperkuat oleh arsitektur HomeSec yang melindungi perangkat dari serangan brute-force, disamping enkripsi WPA2 dan WPA3. Huawei juga telah menguji ketahanan perangkat ini melalui pengujian lingkungan ekstrem selama lebih dari 48.000 jam pada rentang suhu -20°C hingga 65°C. Konsumsi daya operasionalnya dipastikan efisien karena berada di bawah angka 18 Watt.

Harganya terhitung menarik. Huawei Router X2 versi standar dijual seharga Rp1,3 jutaan (478 yuan / $71), sementara paket dual-pack dibanderol Rp2,3 jutaan (888 yuan / $132). Bagi konsumen yang menginginkan varian Huawei Router X2 Pro dengan cangkang magnetik, unit tunggal dilepas seharga Rp1,5 jutaan (588 yuan / $87) dan paket dual-pack dijual Rp2,9 jutaan (1.108 yuan / $164). Banderol rilis awal lini produk Pilihan Router 2026 ini tercatat lebih terjangkau dibanding generasi sebelumnya seperti router AX6 Pro yang dahulu meluncur di angka Rp1,9 jutaan (699 yuan).

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Huawei Router X2 dan X2 Pro Usung Desain Buku dan Chipset Lingxiao 760

Q1Berapa kecepatan maksimal yang didukung Huawei Router X2 Series?
Kecepatan teoritis maksimumnya mencapai 3.570 Mbps, gabungan dari 688 Mbps pada pita 2,4 GHz dan 2.882 Mbps pada pita 5 GHz.
Q2Apakah Huawei Router X2 Pro memiliki perbedaan performa dibanding versi standar?
Spesifikasi hardware Wi-Fi 7+ dan chipset Lingxiao 760 keduanya sama persis. Perbedaannya terletak pada varian warna eksterior, dukungan cangkang magnetik yang dapat dilepas, serta dukungan desain kustom cetak 3D pada varian Pro.
Q3Apakah router ini mendukung pita frekuensi 6 GHz?
Tidak, baik Huawei Router X2 maupun Router X2 Pro hanya mendukung dual-band pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Huawei

Semua #Huawei
Sumber: Gizmochina
D
SENIOR TECH & MOBILE HARDWARE EDITOR

Dimas Aryasuta

Jurnalis teknologi yang mendalami pengujian perangkat seluler, arsitektur chipset, dan teknologi sensor kamera. Berpengalaman lebih dari 8 tahun mengulas gawai secara empiris untuk pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH DIMAS ARYASUTA →

TERKAIT