Galaxy Z Fold 8 Wide: Lipat Tipis dan Ringan Bersaing dengan iPhone Ultra

Anif Sirsaeba

Galaxy Z Fold 8 Wide dengan desain lipat tipis dan ringan sebagai pesaing iPhone Ultra foldable

Samsung kembali memanaskan pasar smartphone lipat dengan Galaxy Z Fold 8 Wide yang dikabarkan hadir dengan desain super tipis dan ringan. Ukuran lipatan yang hanya 9.8mm membuatnya lebih tipis dibanding banyak pesaing, termasuk Huawei Pura X Max yang mencapai 11.2mm. Bobotnya juga turun menjadi 210 gram, lebih ringan dari Galaxy Z Fold 7 yang bertenaga 215 gram.

  • Ketebalan lipatan 9.8mm, lebih tipis dari Huawei Pura X Max 11.2mm
  • Bobot 210 gram, lebih ringan dari Galaxy Z Fold 7
  • Layar dalam dengan rasio 4:3, mendekati bentuk tablet
  • Desain dibuat untuk menantang foldable iPhone Ultra

Desain yang Menyatukan Tipis dan Ringan

Galaxy Z Fold 8 Wide didesain untuk menawarkan portabilitas terbaik di kelasnya. Ketebalan saat dilipat dipangkas hingga 9.8mm, jauh lebih tipis dibanding Fold 7 yang 8.9mm saat dilipat. Meski begitu, desain ini harus diimbangi dengan kekuatan engsel dan bahan, yang biasanya menjadi kompromi utama. Samsung tampaknya yakin bisa menjaga ketahanan tanpa menambah bobot berlebihan.

Sisi skeptisnya, ketipisan ini kadang membuat perangkat terasa kurang solid dan rentan gores. Jadi, tipis dan ringan memang menarik, tapi harus dicek daya tahan jangka panjangnya.

Layar Dalam Rasio 4:3 yang Nyaman ala Tablet

Samsung memilih rasio layar dalam 4:3 yang hampir kotak, memberikan pengalaman seperti tablet mini. Ini cocok untuk multitasking dan konsumsi konten lebih nyaman daripada layar lipat biasa yang biasanya lebih panjang dan sempit.

Tapi, layar dengan rasio ini juga bisa membuat beberapa aplikasi belum optimal tampilnya, apalagi aplikasi yang belum mendukung format layar lipat secara penuh.

Bobot yang Lebih Ringan dari Pendahulu

Bobot 210 gram memang terasa lebih ringan dari generasi sebelumnya, yang lumayan membantu jika dibandingkan dengan smartphone lipat lain yang cenderung berat. Pengurangan bobot ini memungkinkan pengguna lebih nyaman membawa dan menggunakan perangkat sehari-hari.

Namun, pengurangan bobot harus dilihat dari sisi material dan baterai. Kalau baterai dipangkas supaya ringan, itu bisa berdampak pada daya tahan pemakaian.

Menjawab Tantangan iPhone Ultra Lipat

Samsung nampaknya sudah menyiapkan Galaxy Z Fold 8 Wide sebagai jawaban atas rumor foldable iPhone Ultra yang juga akan hadir dengan desain mirip. Fokus pada ketipisan dan bobot ringan ini menegaskan Samsung ingin mendominasi segmen smartphone lipat premium dengan pengalaman tablet yang mudah dibawa.

Meski demikian, iPhone kemungkinan masih akan unggul di ekosistem dan optimasi software. Jadi, Galaxy Z Fold 8 Wide harus benar-benar tampil konsisten agar tidak kalah bersaing.

Jadi, Pilih yang Mana?

Kalau mencari smartphone lipat dengan desain super tipis dan nyaman dibawa, Galaxy Z Fold 8 Wide layak jadi pertimbangan. Rasio layar 4:3 juga memberikan pengalaman baru yang berbeda dari lipatan biasa. Namun, jika Anda khawatir soal ketahanan dan dukungan aplikasi, mungkin perlu menunggu ulasan lengkapnya.

Samsung tetap jadi pilihan kuat untuk yang ingin teknologi lipat mutakhir dengan bobot ringan. Sementara penggemar iPhone mungkin akan menunggu foldable dari Apple yang kemungkinan membawa keunggulan lain.

Harga & Verdict

Belum ada harga resmi Galaxy Z Fold 8 Wide. Namun, mengingat seri Fold sebelumnya dibanderol sekitar Rp30 juta ke atas, kemungkinan harga Fold 8 Wide juga akan menyentuh kisaran tersebut atau sedikit lebih tinggi karena desain dan fitur baru. Ambil Galaxy Z Fold 8 Wide jika Anda butuh smartphone lipat yang mudah dibawa dengan layar seperti tablet. Skip jika Anda mengutamakan daya tahan dan kompatibilitas aplikasi yang sudah teruji.

(Via)

Hot Nows ionicons-v5-c