iPhone 18 Pro dan Foldable Ultra Siap Ubah Cara Terhubung

Anif Sirsaeba

iPhone 18 Pro dan foldable iPhone Ultra dengan koneksi satelit 5G

Koneksi sinyal yang tiba-tiba hilang bisa bikin frustrasi. Apple tampaknya sadar betul masalah ini. Rumor terbaru menyebut iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan foldable iPhone Ultra bakal bawa teknologi koneksi satelit 5G yang lebih lancar dan otomatis. Ini bukan sekadar fitur darurat seperti yang ada sekarang, tapi koneksi satelit yang bisa dipakai sehari-hari.

  • Modem “C2” baru dari Apple mendukung 5G Non-Terrestrial Networks (5G NR-NTN).
  • Koneksi satelit bakal otomatis aktif saat sinyal seluler melemah.
  • Fitur ini bisa dipakai di dalam saku, mobil, atau ruangan tertutup.
  • Rilis diperkirakan September 2026 bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan foldable Ultra.

iPhone 18 Pro dengan Modem C2 yang Bertenaga

Apple mengembangkan modem “C2” yang diklaim mendukung koneksi 5G melalui satelit. Ini artinya, iPhone 18 Pro dan versi Pro Max bisa terhubung ke jaringan satelit tanpa harus mengarahkan ponsel ke langit seperti pada teknologi lama. Praktis untuk pengguna yang sering berada di area dengan sinyal seluler buruk.

Tapi jangan terlalu berharap semuanya mulus. Teknologi baru ini masih perlu pembuktian soal kestabilan dan konsumsi baterai. Modem yang lebih kompleks biasanya butuh energi lebih besar, yang bisa jadi tantangan bagi daya tahan baterai iPhone 18 Pro.

Foldable iPhone Ultra: Lipatan Masa Depan dengan Koneksi Andalan

Foldable iPhone Ultra menghadirkan layar lipat yang fleksibel, dipadukan dengan teknologi modem C2 yang sama. Ini memberi pengguna kebebasan lebih saat beraktivitas tanpa khawatir sinyal putus, baik saat ponsel dilipat atau terbuka.

Namun, desain foldable terkenal rentan masalah mekanik dan harga yang cenderung tinggi. Apple harus memastikan kualitas bodi dan performa koneksi satelit berjalan beriringan tanpa kompromi.

Koneksi Satelit yang Otomatis dan Praktis

Pembaruan paling menarik adalah kemampuan iPhone ini otomatis beralih ke jaringan satelit saat sinyal seluler menurun drastis. Pengguna tak perlu repot mengarahkan ponsel ke satelit seperti fitur SOS satelit sebelumnya. Ini jadi langkah besar dari Apple untuk menjadikan koneksi satelit sebagai solusi sehari-hari, bukan sekadar fitur darurat.

Meski demikian, cakupan jaringan satelit dan kecepatan koneksi masih harus dipantau. Pengalaman di lapangan bisa berbeda, terutama di wilayah yang sangat terpencil atau saat cuaca buruk.

Jadi, Pilih yang Mana?

Jika Anda menginginkan koneksi paling stabil dan siap dengan teknologi terbaru, iPhone 18 Pro dengan modem C2 adalah pilihan tepat. Untuk yang suka inovasi dan layar fleksibel, foldable iPhone Ultra menarik, meski harganya pasti lebih tinggi dan ada risiko mekanik lipatan.

Kedua model ini menjanjikan revolusi koneksi satelit yang lebih mudah dan lancar. Tapi, bila Anda pengguna biasa yang jarang bermasalah sinyal, menunggu versi standar atau penerus berikutnya mungkin lebih bijak.

Harga & Verdict

Belum ada harga resmi, tapi perkiraan iPhone 18 Pro mulai di kisaran Rp18 juta sampai Rp22 juta, sementara foldable iPhone Ultra kemungkinan melewati Rp30 juta. Ambil iPhone 18 Pro jika Anda butuh koneksi lebih handal tanpa kompromi desain klasik. Skip jika Anda bukan pengguna yang sering menghadapi masalah sinyal atau ingin opsi harga lebih terjangkau.

Foldable iPhone Ultra cocok untuk pencinta teknologi dan yang siap investasi lebih demi layar fleksibel dan konektivitas canggih. Namun, waspadai harga dan potensi masalah mekanis yang biasa muncul pada perangkat lipat.

(Via)

Hot Nows ionicons-v5-c