Ubisoft dan Taruhan Besar AI di Far Cry 7, Layak Dinanti?

Anif Sirsaeba

Ubisoft investasi AI generatif di Far Cry 7 untuk NPC dinamis dan QA bot

Ubisoft tengah menjajal teknologi AI generatif di pengembangan Far Cry 7, meski kondisi keuangan mereka saat ini tengah berat. Tahun fiskal 2025-26 mencatat kerugian operasional €1,3 miliar atau sekitar Rp21 triliun, dengan berbagai proyek game dibatalkan dan penurunan pendapatan yang signifikan.

  • Far Cry 7 jadi tempat riset AI generatif Ubisoft
  • Proyek “Teammates” fokus NPC yang ingat interaksi pemain
  • Investasi AI naik walau pendapatan dan saham anjlok
  • Risiko besar karena teknologi ini belum matang

Far Cry 7 Jadi Ladang Eksperimen AI Ubisoft

Far Cry 7 belum diumumkan secara resmi, tapi sudah dipakai untuk menguji AI generatif. Teknologi ini dimaksudkan untuk menciptakan NPC yang bisa berinteraksi lebih natural dan dinamis, seperti proyek “Teammates” yang memungkinkan NPC mengingat dan merespons pemain secara real-time.

Skeptisisme muncul karena AI yang dikembangkan masih jauh dari sempurna. Seorang insider sempat menyebut hasil awal AI ini “kurang memuaskan” sebelum menghapus postingannya. Jadi, jangan berharap AI ini sudah siap pakai di versi final game.

Risiko Besar di Tengah Kondisi Keuangan yang Runtuh

Ubisoft mengalami tahun terburuk dalam sejarahnya dengan penurunan pendapatan sebesar 17 persen, pembatalan tujuh proyek game, penundaan enam lainnya, dan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 1.200 karyawan. Investasi besar pada AI jadi taruhan berisiko di tengah kondisi ini.

Meski mendapat suntikan dana segar sebesar €1,16 miliar dari transaksi Tencent, Ubisoft memperingatkan investor bahwa tahun depan bakal jadi masa sulit untuk arus kas bebas mereka sebelum ada pemulihan. Jadi, fokus pada AI bisa jadi pedang bermata dua.

Proyek “Teammates” dan Kolaborasi AI Ubisoft

Proyek utama AI Ubisoft dibangun di atas platform Google Gemini dan berkolaborasi dengan Nvidia serta Inworld AI. Tujuannya adalah mengembangkan NPC yang lebih manusiawi dan mampu menjalankan tugas quality assurance secara otomatis.

Tapi pengalaman masa lalu Ubisoft dengan teknologi kontroversial seperti NFT Quartz yang gagal, jadi pengingat bahwa langkah ini mudah menuai kritik dan gagal kalau tidak matang.

Jadi, Pilih yang Mana?

Bagi penggemar game Ubisoft, perkembangan AI ini menarik untuk diikuti, tapi harus diimbangi ekspektasi realistis. AI generatif memang menjanjikan NPC yang lebih hidup, tapi risiko teknologi yang belum matang dan kondisi keuangan Ubisoft yang berat menimbulkan tanda tanya besar.

Kalau Anda fans berat Far Cry, pantau terus kabar terbaru. Namun, jika berharap pengalaman mulus dan AI sempurna di game ini, sebaiknya bersiap kecewa dulu. Ubisoft tampak masih dalam tahap belajar dan bereksperimen.

Harga dan Verdict

Far Cry 7 belum diumumkan harga resmi, tapi dengan kondisi Ubisoft saat ini, pengembangan game dan fitur AI tentu berdampak pada biaya produksi. Jika Anda mencari game dengan NPC yang benar-benar dinamis dan interaktif, mungkin harus menunggu versi final yang sudah matang.

Ambil Far Cry 7 jika Anda suka eksplorasi teknologi terbaru meski ada risiko bug dan fitur belum optimal. Skip jika Anda butuh pengalaman gaming yang stabil dan bebas masalah.

(Via)

Hot Nows ionicons-v5-c