Berita Terbaru - Halaman 4
Xiaomi 17T Hadirkan Performa Kuat, Google Pixel 10a Tawarkan Keunggulan Software
Pasar smartphone premium kelas menengah kini punya dua pesaing menarik, Xiaomi 17T dan Google Pixel 10a. Masing-masing membawa pendekatan berbeda yang mencuri perhatian pengguna gadget di Indonesia. Xiaomi fokus pada hardware bertenaga, pengisian daya cepat, dan sistem kamera serbaguna. Sementara Google menonjolkan pengalaman software bersih, pembaruan jangka panjang, dan fitur AI cerdas yang memudahkan pemakaian sehari-hari.Xiaomi 17T menawarkan layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi tajam dan kecerahan hingga 3.500 nits.Google Pixel 10a hadir dengan desain premium aluminium dan layar P-OLED 6,3 inci ber-refresh rate 120Hz.Performa Xiaomi didukung MediaTek Dimensity 8500 Ultra, RAM 12GB, dan penyimpanan UFS 4.1 yang cepat.Pixel 10a mengandalkan chipset Google Tensor G4, RAM 8GB, dengan dukungan pengisian nirkabel 10W.Kamera Xiaomi 17T memiliki lensa periskop 5x zoom dan selfie 32MP, sementara Pixel 10a unggul di pemrosesan foto berbasis AI.Dua Filosofi Desain dan Layar yang BerbedaXiaomi 17T tampil dengan bodi kaca depan dan belakang plastik serat kaca yang kokoh, sementara Pixel 10a mengusung bingkai aluminium dengan kaca Gorilla Glass 7i di depan, memberi kesan lebih premium saat digenggam. Kedua ponsel sudah mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu.Dari sisi layar, Xiaomi 17T memimpin dengan panel AMOLED 6,59 inci, resolusi 1268 x 2756 piksel, dukungan Dolby Vision dan HDR10+, serta kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Ini membuat pengalaman menonton video dan bermain game terasa lebih imersif, terutama di luar ruangan. Pixel 10a memiliki layar P-OLED 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 3.000 nits yang halus dan responsif, cocok bagi pengguna yang menyukai tampilan natural dan hemat energi.Performa dan Daya Tahan Baterai untuk Aktivitas PadatPerforma Xiaomi 17T didukung chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra, ditambah RAM 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 yang mempercepat loading aplikasi serta multitasking. Pixel 10a menggunakan chipset Google Tensor G4 dengan RAM 8GB dan penyimpanan UFS 3.1, tetap lancar untuk kebutuhan harian walaupun kalah tipis dalam performa gaming dan multitasking berat.Dalam hal baterai, Xiaomi unggul dengan kapasitas 6.500mAh dan pengisian cepat 67W. Pixel 10a membawa baterai 5.100mAh dengan pengisian kabel 30W dan pengisian nirkabel 10W yang praktis. Pengguna yang aktif seharian kemungkinan besar akan merasa lebih nyaman dengan Xiaomi 17T berkat daya tahan dan kecepatan isi ulangnya.Kamera: Fleksibilitas Xiaomi vs Pemrosesan AI GoogleSistem kamera Xiaomi 17T terdiri dari tiga lensa: 50MP utama, 50MP periskop dengan zoom optik 5x, dan 12MP ultrawide. Kerjasama dengan Leica memberikan tuning gambar yang khas dan lebih kaya opsi fotografi. Pixel 10a mengandalkan kamera utama 48MP dan ultrawide 13MP dengan keunggulan pemrosesan foto berbasis AI Google yang menghasilkan warna natural dan dynamic range baik.Untuk selfie, Xiaomi membawa kamera 32MP yang tajam dan mendukung perekaman video 4K HDR10+. Pixel 10a memiliki kamera ultrawide 13MP yang juga merekam video 4K. Xiaomi lebih unggul dalam detail, sementara Google menonjolkan rona kulit yang natural.Harga dan Pilihan Sesuai PrioritasXiaomi 17T dibanderol sekitar Rp9.000.000 untuk pasar China, sedangkan Google Pixel 10a sekitar Rp7.500.000. Perbedaan harga ini mencerminkan fokus berbeda: Xiaomi menawarkan paket hardware lebih lengkap dan fitur flagship, sedangkan Google mengutamakan pengalaman software mulus dan dukungan pembaruan panjang hingga tujuh tahun.Bagi pengguna yang mengutamakan fitur dan performa di atas kertas, Xiaomi 17T menjadi pilihan yang lebih menarik. Namun, bagi mereka yang ingin ponsel dengan Android bersih, fitur AI pintar, dan masa pakai perangkat lebih lama, Pixel 10a menawarkan nilai yang kuat.Potensi Rilis di Indonesia dan ImplikasinyaKedua perangkat ini belum resmi dirilis di Indonesia, namun potensinya cukup besar mengingat tren konsumen yang mencari smartphone midrange dengan fitur premium. Xiaomi sudah dikenal kuat di pasar lokal dan kemungkinan besar 17T akan hadir dengan harga kompetitif. Google Pixel 10a, dengan keunggulan software dan update, bisa menjadi magnet bagi pengguna yang mengutamakan kestabilan dan keamanan sistem operasi.Dengan perbedaan fokus yang jelas, pilihan antara Xiaomi 17T dan Google Pixel 10a akan sangat bergantung pada kebutuhan spesifik pengguna di Indonesia, apakah lebih mengutamakan hardware mumpuni atau kemudahan dan keandalan software.Disclaimer: Harga dan fitur dapat berubah tergantung wilayah dan waktu peluncuran resmi. Pastikan memeriksa spesifikasi dan harga terbaru sebelum membeli.Referensi: Xiaomi | GizmoChina
- 13 Jun, 2026
- •
- Anif Sirsaeba
Berita Windows 11 Aktifkan Fitur Shared Audio Kirim Suara ke Dua Headset Sekaligus
Siapkan dua perangkat audio Bluetooth yang kompatibel dan hubungkan ke PC Windows 11 Anda.Buka menu Pengaturan lalu masuk ke bagian Bluetooth & perangkat untuk memastikan kedua headset terhubung aktif.Dari taskbar, klik ikon speaker dan pilih opsi Shared Audio untuk mengatur siaran audio ke kedua headset.Atur volume masing-masing headset secara mandiri lewat pengaturan yang tersedia, sehingga setiap pendengar bisa nyaman dengan level suara favoritnya.Perlu diingat, saat fitur ini aktif mikrofon headset Bluetooth akan nonaktif dan Windows akan menggunakan mikrofon bawaan laptop untuk panggilan suara.Persyaratan Perangkat dan Sistem untuk Fitur Shared AudioFitur ini memanfaatkan teknologi Bluetooth Low Energy Audio terbaru, sehingga hanya tersedia pada Windows 11 build 26100.8522 ke atas dan perangkat keras tertentu. Laptop dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X Elite atau X Plus seperti Microsoft Surface Laptop 7, Surface Pro 11, Samsung Galaxy Book4 Edge, serta Dell XPS 13 9345 dan perangkat berbasis Intel Core Ultra Series 200 sudah mendukung.Sementara untuk perangkat audio yang bisa menerima siaran, termasuk model Samsung Galaxy Buds2 Pro, Galaxy Buds3, Galaxy Buds3 Pro, Sony LinkBuds S, dan alat bantu dengar modern dari ReSound dan Beltone yang mendukung LE Audio.Bagaimana Cara Mengaktifkan dan Menggunakan Shared AudioSetelah kedua headset tersambung, klik ikon speaker di taskbar dan pilih Shared Audio. Sistem akan menampilkan daftar perangkat yang terhubung, tinggal centang kedua headset yang ingin menerima suara. Klik Share dan audio PC langsung dipancarkan secara serentak ke kedua perangkat tersebut.Ikon status baru akan muncul di taskbar sebagai tanda siaran aktif dan shortcut untuk mengubah pengaturan. Volume headset bisa disetel secara independen melalui menu atau tombol fisik di headset masing-masing.Catatan Penting dan Keterbatasan FiturFitur Shared Audio masih dalam tahap Controlled Feature Rollout, jadi belum semua pengguna dengan perangkat kompatibel langsung mendapat akses. Microsoft mengaktifkannya secara bertahap melalui server mereka. Jadi, jika opsi ini belum muncul, bisa jadi masih menunggu giliran aktivasi dari Microsoft.Selain itu, penggunaan mikrofon headset Bluetooth saat Shared Audio aktif tidak didukung, sehingga untuk panggilan suara Windows akan otomatis menggunakan mikrofon internal laptop atau perangkat lain yang tersedia.Potensi Hadirnya Fitur Shared Audio di IndonesiaDengan semakin populernya perangkat Bluetooth berkualitas di Indonesia dan kebutuhan menikmati konten bersama tanpa gangguan kabel, fitur ini berpotensi menjadi favorit pengguna Windows 11 di Tanah Air. Asalkan laptop dan headset yang digunakan memenuhi spesifikasi, pengguna bisa lebih leluasa berbagi audio tanpa repot sambil tetap menjaga kenyamanan masing-masing.Fitur ini juga membuka peluang baru bagi ekosistem audio nirkabel di Indonesia, terutama bagi yang sering menikmati hiburan digital bersama keluarga atau teman.Referensi: Microsoft | notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Blackview PV1000 Max Hadirkan Proyektor Pintar dengan Fokus Otomatis dan Audio Dolby
Proyektor kini bukan sekadar alat untuk menampilkan gambar besar, tapi sudah bertransformasi menjadi perangkat hiburan lengkap yang mudah digunakan di berbagai situasi. Blackview PV1000 Max menjawab kebutuhan ini dengan menggabungkan teknologi canggih seperti fokus otomatis dan audio Dolby dalam satu perangkat proyektor pintar.Proyektor dengan kecerahan 1000 ANSI lumens dan dukungan 4K@60fps serta HDR10/HLG.Fitur auto focus, auto keystone correction, dan sistem penghindar rintangan berbasis TOF 6-in-1.Platform VIDAA OS dengan akses lebih dari 1.800 aplikasi streaming populer.Speaker stereo Dolby Audio 6 W ganda bawaan untuk pengalaman suara yang imersif.Proyeksi fleksibel mulai dari 40 hingga 150 inci, cocok untuk berbagai ruang dan kondisi.Proyektor Cerdas dengan Kualitas Visual dan Audio MumpuniBlackview PV1000 Max menawarkan kecerahan 1000 ANSI lumens yang cukup terang untuk penggunaan dalam ruangan maupun luar ruangan. Resolusi yang didukung hingga 4K pada 60 frame per detik serta dukungan HDR10 dan HLG memastikan kualitas gambar yang tajam dan kaya warna. Dengan rasio kontras 1500:1, detail gelap dan terang dapat terlihat jelas, meningkatkan pengalaman menonton film atau bermain game.Fleksibilitas Proyeksi Berkat Teknologi CanggihSalah satu keunggulan utama PV1000 Max adalah integrasi gimbal berputar 360 derajat yang dipadukan dengan sistem penglihatan TOF 6-in-1. Sistem ini memungkinkan proyektor melakukan fokus otomatis, koreksi keystone otomatis, penghindaran rintangan, dan penyelarasan layar secara otomatis. Dengan kata lain, pengguna dapat memproyeksikan gambar ke dinding, langit-langit, atau permukaan lain tanpa repot mengatur manual.Platform VIDAA OS dengan Ribuan Aplikasi StreamingBerbasis sistem operasi VIDAA yang ringan dan responsif, PV1000 Max memberikan akses ke lebih dari 1.800 aplikasi streaming populer termasuk Netflix, YouTube, Prime Video, dan Disney+. Navigasi yang cepat dan lancar membuat pengguna dapat dengan mudah mencari dan menonton konten favorit tanpa hambatan.Suara Imersif dari Speaker Dolby Audio TerintegrasiUntuk melengkapi pengalaman menonton, proyektor ini dibekali dua speaker stereo 6 watt yang bersertifikat Dolby Audio. Suara yang dihasilkan kaya dan jelas, sehingga tidak perlu lagi perangkat audio tambahan untuk menikmati film, olahraga, musik, atau permainan video.Konektivitas dan Fitur Pendukung LainnyaDidukung prosesor MediaTek MT9660, PV1000 Max memiliki berbagai opsi konektivitas seperti HDMI 2.0, dual USB 2.0, jack audio 3,5 mm, Wi-Fi 5 dual-band, Bluetooth 5.1, serta dukungan AirPlay 2, Miracast, dan DLNA. Proyektor ini juga dirancang dengan mesin optik tertutup yang membantu mengurangi debu dan menjaga performa jangka panjang.Potensi Kehadiran di Pasar IndonesiaDengan fitur lengkap dan harga yang kompetitif, Blackview PV1000 Max memiliki potensi untuk menjadi pilihan menarik bagi konsumen Indonesia yang menginginkan solusi hiburan all-in-one. Fleksibilitas proyeksi dan kemudahan penggunaan menjadi nilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan gaya hidup urban dan keluarga.Referensi: Blackview | notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Linux Developer Manfaatkan GitHub Copilot untuk Pelihara AMD Radeon HD 2000 hingga 6000
Tak banyak yang menyangka, GPU lawas AMD Radeon HD 2000 hingga HD 6000 yang meluncur antara 2007 hingga 2010 masih mendapat perhatian khusus dari komunitas Linux. Di balik layar, para pengembang driver Linux kini menggunakan bantuan AI, tepatnya GitHub Copilot, untuk menjaga performa dan kompatibilitas kartu grafis tua ini tetap hidup dan relevan. Pengembang Linux pakai GitHub Copilot untuk refaktor kode driver AMD R600 Gallium3D. 59 commit difokuskan pada perbaikan shader compiler untuk GPU Radeon HD 2000 hingga 6000. Metode “vibe coding” dengan AI mempercepat dan mempermudah pekerjaan pemeliharaan kode lama. Pengembang tetap bertanggung jawab penuh atas pengujian dan integrasi kode. Praktik ini sejalan dengan kebijakan baru Linux kernel yang mendukung penggunaan AI dengan aturan jelas. Vibe Coding dengan AI: Cara Baru Merawat GPU LawasGert Wollny, salah satu pengembang utama, mengungkapkan bagaimana GitHub Copilot membantu memudahkan refaktor kode shader compiler pada driver AMD R600 Gallium3D yang melayani GPU Radeon HD seri 2000 hingga 6000. Dengan 59 commit khusus yang fokus pada pembersihan dan stabilisasi kode, Copilot berperan sebagai asisten cerdas yang menyarankan penyusunan ulang kode secara otomatis (auto mode).Metode ini dikenal dengan istilah “vibe coding,” di mana AI membantu dalam proses pemrograman bukan dengan menulis kode dari nol, melainkan dengan memperbaiki dan menyusun ulang kode yang sudah ada agar lebih bersih dan efisien. Pendekatan ini sangat membantu dalam proyek open-source yang seringkali kekurangan sumber daya manusia untuk merawat kode lama.Komitmen Komunitas untuk GPU yang Hampir Dua DekadeGPU Radeon HD 2000 hingga 6000 yang kini dianggap usang, tetap digunakan oleh gamer retro dan pembangun PC klasik. AMD sendiri sudah tidak lagi memberikan dukungan resmi untuk GPU ini, sehingga perbaikan dan pembaruan driver sangat bergantung pada kerja keras komunitas dan sukarelawan.Wollny dan timnya telah menambahkan dukungan backend NIR, meningkatkan kemampuan komputasi, serta fitur modern Mesa lainnya yang memperpanjang usia guna GPU ini. Dengan bantuan AI, proses pemeliharaan yang rumit menjadi lebih terjangkau dan efisien, memungkinkan pengembang tunggal menyelesaikan pekerjaan besar yang sebelumnya sulit dilakukan sendiri.AI dan Kebijakan Transparansi di Linux KernelSejalan dengan ini, proyek Linux kernel mengeluarkan kebijakan baru yang mengizinkan dan bahkan mendorong penggunaan AI dalam pengembangan kode. Namun, ada aturan ketat: hanya manusia yang boleh menandatangani kode dengan “Signed-off-by” dan bertanggung jawab atas sertifikasi Developer Certificate of Origin.Selain itu, setiap kontribusi yang dibantu AI wajib mencantumkan tag “Assisted-by” yang menyebutkan alat dan model AI yang digunakan. Ini menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengembangan, memastikan bahwa meski AI membantu, keputusan akhir dan tanggung jawab tetap di tangan manusia.Potensi Dampak untuk Komunitas Pengguna di IndonesiaBagi pengguna Linux di Indonesia yang masih mengandalkan perangkat lama, langkah ini berarti dukungan driver yang lebih stabil dan berkelanjutan meski perangkat kerasnya sudah berumur puluhan tahun. Dengan metode coding yang memanfaatkan AI, proyek open-source dapat bertahan lebih lama dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik tanpa harus mengganti perangkat keras secara cepat.Ini menjadi contoh bagaimana teknologi AI bukan hanya untuk gadget terbaru, tapi juga bisa memperpanjang usia teknologi lama yang masih banyak dipakai di berbagai kalangan pengguna.Referensi: notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Scorchlands Tawarkan Sensasi Bangun Kota Tanpa Tekanan dengan Harga Terjangkau
Bayangkan sebuah game strategi membangun kota yang tidak membuat Anda terburu-buru, memberikan ruang untuk berpikir dan merancang dengan teliti. Itulah yang ditawarkan oleh Scorchlands, game yang dirilis pada Juli 2024 oleh Ringlab dan Star Drifters. Dengan diskon besar-besaran, game ini kini bisa didapatkan dengan harga kurang dari Rp45.000 di Steam, menjadikannya pilihan menarik bagi penggemar genre ini yang ingin menikmati permainan santai namun menantang.Game strategi membangun kota di bulan vulkanik Helia dengan fokus pada optimasi rantai produksi.Diskon 76% di Steam, harga kini sekitar Rp42.000, harga terendah sejak peluncuran.Gameplay tanpa tekanan waktu dan krisis konstan, memungkinkan pemain mengatur tempo sendiri.Kompatibilitas dengan Steam Deck masih “Tidak Diketahui”, namun komunitas melaporkan bisa dimainkan.Ulasan positif mencapai 90%, menyoroti konsep orisinil dan pengalaman bermain yang santai.Scorchlands: Bangun Koloni di Bulan Vulkanik HeliaDalam Scorchlands, pemain diajak untuk membangun koloni baru di Helia, sebuah bulan vulkanik yang menantang. Anda memimpin suku Giwi, makhluk berbentuk burung, untuk mengembangkan pemukiman dengan mengelola sumber daya yang ada. Game ini menekankan pada penggalian, pengolahan, dan pengangkutan bahan mentah antar pemukiman, yang membutuhkan perencanaan matang dan strategi efisien.Fokus pada Rantai Produksi dan Manajemen Sumber DayaBerbeda dari game membangun kota klasik seperti Anno, Scorchlands menawarkan pengalaman tanpa tekanan waktu atau krisis yang mengganggu. Ini memberikan kesempatan bagi pemain untuk fokus mengoptimalkan rantai produksi mereka dengan tenang. Elemen pertempuran ada, namun lebih pada aspek taktis dibandingkan aksi cepat yang melelahkan, sehingga cocok bagi yang menyukai strategi mendalam tanpa stres.Diskon Menarik dan Kompatibilitas Steam DeckHarga asli Scorchlands adalah sekitar Rp180.000 (11,99 USD), namun saat ini game ini sedang didiskon 76% di Steam, sehingga hanya sekitar Rp42.000 (2,87 USD). Ini merupakan kesempatan langka yang belum pernah terjadi sejak Oktober 2025, menawarkan nilai yang sangat baik untuk penggemar game strategi. Meskipun Steam mencantumkan kompatibilitas dengan Steam Deck sebagai “Tidak Diketahui”, komunitas melaporkan game ini dapat dimainkan dengan lancar di perangkat tersebut.Ulasan Positif dan Kritik MinorScorchlands mendapatkan 90% ulasan positif dari sekitar 130 review di Steam. Pemain memuji konsep orisinil yang menggabungkan pengelolaan sumber daya, terraforming, dan teka-teki berbasis hex. Namun, beberapa mengeluhkan kompleksitas sumber daya yang meningkat seiring permainan dan kurangnya konten akhir yang membuat motivasi bermain jangka panjang terbatas. Meski begitu, dengan harga diskon saat ini, game ini tetap menjadi pilihan menarik untuk dicoba.Potensi Rilis dan Harga di IndonesiaGame ini sudah tersedia secara global melalui Steam dan dapat diakses oleh pemain di Indonesia dengan harga yang sangat terjangkau setelah diskon. Bagi pecinta game strategi yang ingin merasakan sensasi membangun kota tanpa tekanan waktu, Scorchlands menghadirkan alternatif segar yang layak dicoba, terutama di harga yang sangat ramah kantong ini.Referensi: Ringlab dan Star Drifters | Notebookcheck
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Pico Project Swan Mengusung Dual Chip dan Layar 4K Micro OLED untuk Pengalaman Mixed Reality
Pernah membayangkan headset mixed reality yang menggabungkan teknologi layar super tajam dengan performa chip ganda yang kuat? Pico Project Swan hadir dengan desain dan fitur yang menjanjikan pengalaman imersif baru yang menarik untuk konsumen teknologi masa depan.Headset Project Swan mengadopsi layar dual 4K Micro-OLED dengan kepadatan piksel mendekati 4.000 ppiDitenagai oleh dual-chip architecture, termasuk prosesor “Pico Silicon” khusus dan SoC flagship yang performanya dua kali lipat dari Qualcomm XR2 Gen 2Pico OS 6 hadir dengan Spatial Engine yang memungkinkan aplikasi Android berjalan langsung dalam ruang imersif 360 derajatFitur kontrol utama melalui tombol sisi, gesture tangan, dan pelacakan kepala yang responsifPerkiraan peluncuran global pada akhir 2026 dengan demo langsung di GDC 2026Desain Inovatif yang Mengambil Inspirasi dari Pemain BesarVisual bocoran yang tersebar memperlihatkan desain Project Swan yang mengingatkan pada headset mixed reality populer seperti Apple Vision Pro dan Samsung Galaxy XR. Pengontrol utama berupa tombol sisi yang terletak di tengah memudahkan navigasi sistem, sementara interaksi banyak mengandalkan gesture tangan dan pelacakan kepala yang halus.Selain headset, terdapat baterai eksternal dengan indikator LED, port USB Type-C untuk pengisian daya, dan sambungan yang dapat dilepas ke headset. Speaker samping, headband yang dapat dilepas, serta kamera pelacak posisi menambah kenyamanan dan fungsi perangkat ini. Tidak ketinggalan, motion controller yang mendukung interaksi lebih natural.Teknologi Layar dan Chip yang Memacu PerformaProject Swan membawa layar dual 4K Micro-OLED dengan resolusi tinggi dan kepadatan piksel mencapai 4.000 ppi. Hal ini memungkinkan tampilan visual sangat tajam dengan hingga 40 piksel per derajat, bahkan mencapai 45 piksel per derajat di pusat pandangan.Dari sisi performa, perangkat ini mengusung dual-chip architecture. Prosesor “Pico Silicon” dirancang khusus untuk pengolahan sensor, komputasi spasial, dan pemrosesan gambar. Sementara itu, SoC flagship yang digunakan mampu menawarkan kinerja CPU dan GPU lebih dari dua kali lipat dibandingkan platform Qualcomm XR2 Gen 2, menjanjikan pengalaman mixed reality yang mulus dan responsif dengan latensi hanya 12 milidetik.Pico OS 6 dan Spatial Engine: Mengintegrasikan Aplikasi Android di Dunia VRTak hanya perangkat keras, Pico juga memperkenalkan Pico OS 6 yang menghadirkan Spatial Engine. Fitur ini memungkinkan aplikasi Android standar dijalankan langsung dalam lingkungan imersif, menciptakan workspace 360 derajat dengan beberapa jendela aplikasi yang dapat ditempatkan sesuai keinginan pengguna.Pengguna dapat mengendalikan aplikasi tersebut menggunakan gesture tangan, motion controller, keyboard, atau mouse, sehingga fleksibilitas dan kenyamanan dalam bekerja dan bermain semakin maksimal.Potensi Rilis dan Demonstrasi di IndonesiaProject Swan dijadwalkan meluncur secara global pada akhir 2026. Pico akan memberikan demo langsung pada sesi pengembang GDC 2026 yang akan datang, menandai langkah penting menuju ketersediaan perangkat ini di berbagai pasar, termasuk Indonesia. Dengan fitur dan inovasi yang ditawarkan, headset ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi penggemar dan profesional yang menginginkan teknologi mixed reality canggih.Referensi: Pico | notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Insta360 Go Ultra Hello Kitty Edition Hadir Dengan Daya Tahan Baterai 200 Menit
Kamera aksi kini bukan hanya soal performa dan fitur, tapi juga soal gaya dan karakter. Insta360 Go Ultra Hello Kitty Edition membuktikan hal itu lewat kolaborasinya dengan Sanrio yang menghadirkan sentuhan unik pada kamera aksi standar. Dengan desain khusus dan fitur eksklusif, kamera ini siap menarik perhatian penggemar Hello Kitty dan pecinta gadget ringan yang ingin tampil beda.Desain dua nada sakura-pink dengan ikon Hello Kitty di bodi kameraFitur eksklusif aplikasi seperti animasi khusus dan watermark bertema Hello KittyKamera 5 Nm AI chip dan sensor 50 MP yang mampu merekam video 4K 60 fpsDaya tahan baterai hingga 200 menit dengan tambahan Action PodPerlengkapan lengkap dalam paket khusus Hello Kitty dengan aksesoris tematikKolaborasi Hello Kitty Membawa Nuansa Baru di Kamera AksiInsta360 tidak sekadar merilis kamera aksi biasa. Melalui edisi terbatas Hello Kitty, mereka menggabungkan teknologi dan budaya pop yang sangat populer. Desain dua warna sakura-pink yang cerah serta gambar karakter Hello Kitty di bagian depan kamera memberikan kesan ceria dan personal. Tombol shutter di Action Pod juga dihiasi pita polkadot khas Hello Kitty, sementara layar sentuh menampilkan karya seni karakter yang memanjakan mata.Spesifikasi Tetap Andal dengan Sentuhan EksklusifMeski tampil dengan tema khusus, kamera ini tidak kehilangan performa. Ditenagai oleh chip AI 5 Nm dan sensor kamera 1/1.28 inci yang mampu mengambil gambar hingga 50 MP, Go Ultra Hello Kitty dapat merekam video 4K pada 60 frame per detik. Beratnya yang hanya 53 gram membuatnya sangat ringan dan nyaman dibawa kemana saja, cocok untuk pengguna aktif yang ingin mengabadikan momen tanpa beban.Baterai Tahan Lama untuk Petualangan Lebih PanjangSalah satu keunggulan utama adalah daya tahan baterai. Kamera bisa bertahan hingga 70 menit dengan baterai internal 500 mAh. Namun, ketika dipadukan dengan Action Pod yang memiliki baterai tambahan 1.450 mAh, total waktu penggunaan bisa mencapai 200 menit. Ini ideal untuk pengguna yang ingin merekam lebih lama tanpa sering mengisi ulang.Fitur Aplikasi Eksklusif Hello Kitty Bikin Konten Makin SeruInsta360 juga menghadirkan beberapa fitur aplikasi khusus untuk edisi Hello Kitty ini. Pengguna dapat menikmati animasi khusus saat menghubungkan kamera ke aplikasi pendamping. Selain itu, terdapat empat watermark bertema Hello Kitty yang bisa dipilih sebagai default saat mengekspor video. Pilihan filter film klasik dan vintage seperti CC Film dan NC Film juga menambah warna pada hasil rekaman.Paket Lengkap dengan Aksesoris TematikPaket penjualan Go Ultra Hello Kitty Edition hadir dalam kotak hadiah khusus seharga Rp8.900.000 (setara $569,99). Di dalamnya terdapat kamera dengan tema Hello Kitty, tali leher yang dapat dipakai, tripod mini 2-in-1 versi 2.0, kabel USB-C berwarna pink, klip magnetik mudah pakai, tali pengaman quick-release, serta tas khusus Hello Kitty untuk membawa kamera dan aksesoris secara praktis dan stylish.Harga dan Ketersediaan di IndonesiaGo Ultra Hello Kitty Edition sudah tersedia secara global, termasuk di situs resmi Insta360, Amazon, dan beberapa retailer resmi. Dengan harga sekitar Rp8.900.000, kamera ini menawarkan kombinasi unik antara teknologi canggih dan desain yang menggemaskan. Konsumen di Indonesia yang ingin menambah koleksi gadget bertema Hello Kitty atau mencari kamera aksi ringan dengan fitur lengkap bisa mempertimbangkan pilihan ini.Referensi: Insta360 | notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Apple iPhone Hadirkan Mode Baru Perbaiki Masalah Software Otomatis di iOS 27
Apple membawa perubahan menarik untuk pengguna iPhone dan iPad dengan kehadiran fitur recovery mode terbaru di iOS 27 dan iPadOS 27. Fitur ini dirancang untuk memudahkan perbaikan masalah software tanpa perlu bantuan komputer seperti sebelumnya.iOS 27 hadirkan recovery mode mandiri tanpa perlu PC atau MaciPhone otomatis terhubung ke Wi-Fi dan tampilkan baterai saat recovery mode aktifFitur “Recovery Assistant” coba perbaiki masalah software yang dikenal secara otomatisPilihan instal update, hapus data, atau akses diagnostik jarak jauh dari Apple SupportMode ini aktif dengan menekan tombol power saat booting dan tahan setelah logo Apple munculTransformasi Recovery Mode yang Lebih MandiriSelama ini, ketika iPhone atau iPad mengalami masalah software serius yang membuat perangkat tidak bisa menyala, pengguna harus menghubungkan perangkat ke komputer menggunakan aplikasi Finder di macOS atau Apple Devices di Windows. Namun, dengan iOS 27 dan iPadOS 27, Apple mengubah cara ini dengan menghadirkan recovery mode yang bisa dijalankan langsung dari perangkat tanpa perlu PC.Mode baru ini menampilkan menu interaktif yang memungkinkan pengguna memilih beberapa opsi perbaikan. Salah satu keunggulannya adalah perangkat otomatis terhubung ke jaringan Wi-Fi yang dikenal, sehingga proses perbaikan atau update software bisa berjalan lancar tanpa kendala konektivitas.Fitur Recovery Assistant yang CerdasYang menarik, fitur “Recovery Assistant” di mode ini dirancang untuk mengenali masalah software yang umum dan mencoba memperbaikinya secara otomatis. Hal ini tentu sangat membantu pengguna yang kurang familiar dengan proses teknis pemulihan perangkat.Selain itu, pengguna juga bisa memilih untuk menginstal pembaruan software, menghapus semua data jika diperlukan, atau mengaktifkan mode recovery lama yang masih mendukung koneksi dengan PC. Ada juga opsi untuk memulai diagnostik jarak jauh, di mana Apple Support dapat mengakses perangkat untuk membantu memecahkan masalah.Proses Pengaktifan Recovery Mode BaruUntuk mengaktifkan mode ini, pengguna harus menyalakan iPhone dengan menekan tombol power. Namun, berbeda dari biasanya, tombol tersebut harus terus ditekan saat logo Apple muncul, bukan dilepas. Cara ini memicu perangkat masuk ke recovery mode baru yang lebih mandiri dan interaktif.Harga dan Ketersediaan di IndonesiaFitur ini akan tersedia di iOS 27 dan iPadOS 27 yang diperkirakan dirilis pada musim gugur tahun ini. Pengguna iPhone 17 yang dijual sekitar Rp11.700.000 di pasar global, termasuk Indonesia, dapat menikmati fitur ini tanpa tambahan biaya. Ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengguna iPhone yang ingin solusi perbaikan software lebih mudah dan cepat tanpa harus bergantung pada komputer.Referensi: Apple | notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Nvidia GeForce RTX 50 Super Hadirkan VRAM Tinggi dan Performa Meningkat
Nvidia kembali menjadi sorotan dengan bocoran seri GeForce RTX 50 Super yang disebut-sebut akan hadir dengan peningkatan kapasitas VRAM dan performa yang lebih baik. Setelah rumor yang sempat meredup, kini informasi detail mengenai RTX 5080 Super, RTX 5070 Ti Super, RTX 5070 Super, dan RTX 5060 Super mulai beredar kembali, membuka harapan baru bagi para gamer yang mengincar kartu grafis bertenaga tinggi.RTX 5080 Super menawarkan 24 GB VRAM GDDR7 dan TDP 415 W, naik dari 360 W pada versi standar.RTX 5070 Ti Super hadir dengan 24 GB VRAM dan TDP 350 W, lebih tinggi dari 300 W pada model biasa.RTX 5070 Super membawa 18 GB VRAM serta kenaikan 4% jumlah CUDA cores dibandingkan varian standar.RTX 5060 Super diprediksi memiliki 12 GB VRAM dengan jumlah CUDA cores sama seperti versi 6 GB.Peningkatan performa diperkirakan berkisar 5-14% dengan harga yang kompetitif di pasar global.VRAM Lebih Besar dan TDP Naik, Apa Artinya untuk Gamer?Seri RTX 50 Super tampaknya fokus pada penambahan VRAM yang signifikan, sebuah langkah yang sangat menarik untuk kebutuhan gaming modern dan aplikasi berat lainnya. Sebagai contoh, RTX 5080 Super membawa 24 GB VRAM GDDR7 dengan kecepatan 32 Gbps, lebih besar dari versi standar yang hanya 16 GB. Peningkatan ini memungkinkan pemrosesan grafis yang lebih mulus dan dukungan lebih baik untuk game serta konten beresolusi tinggi.Kendati demikian, peningkatan VRAM ini disertai dengan konsumsi daya (TDP) yang juga naik, seperti RTX 5080 Super yang memiliki TDP 415 W dibandingkan 360 W pada model biasa. Ini berarti pengguna perlu mempertimbangkan daya listrik dan sistem pendinginan yang memadai agar performa GPU optimal.Performa yang Ditingkatkan, Tapi Tidak DrastisBocoran performa menunjukkan bahwa RTX 50 Super membawa peningkatan performa antara 5 hingga 14 persen dibandingkan seri RTX 50 standar. Misalnya, RTX 5080 Super diperkirakan memiliki kecepatan 7 hingga 14 persen lebih tinggi, sementara RTX 5070 Ti Super dan RTX 5070 Super masing-masing mendapatkan peningkatan 5-10 persen dan 8-12 persen.Peningkatan ini berasal dari bandwidth VRAM yang lebih besar dan clock speed yang didongkrak, sehingga memberikan pengalaman gaming lebih lancar tanpa perlu upgrade total sistem. Namun, peningkatan performa ini bukan lompatan besar, melainkan penyempurnaan yang cukup terasa untuk gamer yang menginginkan lebih dari GPU mereka.Harga dan Ketersediaan: Apakah Terjangkau di Indonesia?Bocoran harga untuk pasar global menunjukkan RTX 5080 Super akan dipasarkan di kisaran Rp16.800.000 hingga Rp20.200.000, RTX 5070 Ti Super di rentang Rp12.600.000 hingga Rp13.500.000, dan RTX 5070 Super sekitar Rp9.200.000 hingga Rp10.000.000. Harga ini cukup menarik mengingat peningkatan kapasitas VRAM dan performa yang ditawarkan.Namun, ketersediaan di Indonesia masih belum jelas. Seperti biasa, faktor distribusi dan kebijakan Nvidia akan mempengaruhi seberapa cepat dan luas GPU ini bisa didapatkan oleh konsumen lokal. Pengguna juga perlu bersiap menghadapi potensi kenaikan harga akibat pajak dan biaya impor.Dengan mempertimbangkan semua aspek, seri RTX 50 Super membawa opsi menarik bagi para gamer yang mengutamakan kapasitas VRAM dan peningkatan performa tanpa harus beralih ke generasi GPU yang benar-benar baru.Referensi: notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Trump T1 Phone Bongkar Rahasia Komponen Asli China Meski Klaim Nilai Amerika
Smartphone Trump T1 yang diumumkan pada Juni 2025 membawa janji besar soal produksi “dengan nilai-nilai Amerika”. Namun, setelah hampir setahun dan kontroversi data, pengiriman yang dikabarkan segera terjadi justru membuka fakta mengejutkan lewat pembongkaran pertama perangkat ini.Trump T1 ternyata sangat mirip dengan HTC U24 Pro tahun 2024, bahkan bisa menggunakan mainboard HTC tanpa kendala.Perbedaan utama ada di RAM Micron 12 GB, memori flash 512 GB, dan baterai kapasitas 19,35 Wh yang lebih besar tapi pengisian hanya 30 watt.Meski diklaim perakitan di AS, komponen utama tetap berasal dari China, dengan rating perbaikan rendah 3 dari 10.Alternatif smartphone buatan AS yang benar-benar ada seperti Purism Liberty Phone dengan harga jauh lebih tinggi.Trump T1 dan HTC U24 Pro: Kembar Tapi Tak SamaKetika iFixit membongkar Trump T1, mereka menemukan sesuatu yang tak terduga. Secara fisik, perangkat ini sangat mirip dengan HTC U24 Pro yang dirilis tahun 2024. Bahkan, mainboard dari HTC U24 Pro bisa langsung dipasang dan membuat Trump T1 berfungsi tanpa masalah. Ini menimbulkan pertanyaan besar soal klaim orisinalitas desain dan produksi Trump Mobile.Perbedaan Komponen yang Membuat BedanyaMeski mirip, ada beberapa perbedaan komponen penting. Trump T1 menggunakan RAM LPDDR5 12 GB dan memori flash 512 GB dari Micron, menggantikan SK Hynix yang dipakai HTC. Kapasitas baterainya juga lebih besar, 19,35 Wh, sekitar 12 persen lebih banyak dari baterai HTC U24 Pro. Namun, kecepatan pengisian baterai Trump T1 hanya 30 watt, setengah dari HTC yang 60 watt.Asal Komponen dan Perakitan: Amerika atau China?Trump Mobile awalnya mengklaim perangkat ini dibuat di Amerika Serikat. Namun, pembongkaran mengungkap bahwa sebagian besar komponen utama berasal dari China. Hal ini membuat klaim “diproduksi dengan nilai-nilai Amerika” menjadi abu-abu. Selain itu, rating perbaikan perangkat ini hanya 3 dari 10, menandakan sulit untuk diperbaiki jika terjadi kerusakan.Alternatif Smartphone Buatan AS yang Lebih AutentikBagi konsumen yang benar-benar menginginkan smartphone buatan Amerika, ada opsi seperti Purism Liberty Phone. Namun, perangkat ini hadir dengan harga jauh lebih tinggi, sekitar Rp29 juta (1.999 dolar AS). Ini menunjukkan bahwa komitmen produksi lokal yang sesungguhnya masih sulit dicapai untuk smartphone dengan harga kompetitif.Potensi Rilis dan Ketersediaan di IndonesiaSaat ini belum ada informasi resmi tentang ketersediaan Trump T1 di pasar Indonesia. Dengan fakta komponen utama berasal dari China dan desain yang sangat mirip dengan HTC U24 Pro, konsumen Indonesia perlu mempertimbangkan baik-baik sebelum memilih smartphone ini. Alternatif lain dengan dukungan purna jual dan garansi yang jelas mungkin lebih menguntungkan bagi pengguna di sini.Referensi: notebookcheck.net
- 12 Jun, 2026
- •
- Senja Arunika
Berita Baseus EnerGeek GP12 Menghadirkan Power Bank 145W Dengan Baterai 20.800mAh
Power bank kini semakin canggih dengan kapasitas besar dan pengisian cepat yang mendukung berbagai perangkat sekaligus. Baseus merilis EnerGeek GP12, sebuah power bank dengan kapasitas 20.800mAh yang bisa mengeluarkan daya hingga 145 watt melalui empat port sekaligus. Perangkat ini cocok untuk pengguna yang butuh sumber daya portable untuk laptop, smartphone, dan tablet saat bepergian tanpa akses ke stop kontak.Kapasitas 20.800mAh dengan kemampuan mengisi iPhone 16 Pro hingga 3,6 kali penuh.Dua port USB-C dan dua port USB-A dengan total output hingga 145 watt.Pengisian cepat 100 watt untuk satu perangkat, mampu mengisi MacBook Pro 14 inci hingga 55% dalam 30 menit.Layar digital menampilkan status baterai, kecepatan pengisian, dan estimasi waktu pengisian.Memiliki sertifikasi FCC, UL, TÜV, dan RoHS serta aman dibawa di pesawat dengan kapasitas 77Wh.Energi Besar untuk Segala Perangkat AndaBaseus EnerGeek GP12 menawarkan kapasitas besar 20.800mAh yang bisa memberikan energi cukup untuk mengisi ulang perangkat Anda berulang kali. Misalnya, iPhone 16 Pro dapat diisi penuh sekitar 3,6 kali sebelum power bank ini perlu diisi ulang. Dengan kapasitas 77Wh, power bank ini juga memenuhi batas aman untuk dibawa dalam kabin pesawat komersial, sehingga praktis untuk dibawa saat perjalanan jauh.Pengisian Cepat dan Fleksibel dengan Empat PortFitur unggulan dari EnerGeek GP12 adalah kemampuan output hingga 145 watt yang bisa dibagi secara otomatis saat dua perangkat atau lebih terhubung sekaligus. Dua port USB-C mendukung pengisian hingga 100 watt untuk satu perangkat, memungkinkan pengisian laptop seperti MacBook Pro 14 inci hingga 55% dalam waktu 30 menit. Selain itu, dua port USB-A juga tersedia untuk perangkat lain seperti smartphone atau tablet.Layar Digital untuk Informasi Real-TimeSebuah layar digital pada power bank ini memberikan informasi penting seperti level baterai saat digunakan maupun saat diisi ulang, kecepatan pengisian, dan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk pengisian penuh. Fitur ini membantu pengguna mengatur pemakaian dan pengisian perangkat dengan mudah tanpa perlu menebak-nebak status baterai.Sertifikasi Lengkap dan Keamanan TerjaminBaseus EnerGeek GP12 membawa sertifikasi internasional seperti FCC, UL, TÜV, dan RoHS yang menjamin standar keamanan dan kualitas produk. Dengan kapasitas yang sesuai standar 77Wh, power bank ini aman dibawa di kabin pesawat komersial, memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna yang sering bepergian.Potensi Ketersediaan dan Harga di IndonesiaEnerGeek GP12 saat ini sudah tersedia di Amazon dengan harga sekitar Rp1.600.000 (setara $99,99) untuk pasar internasional. Baseus sendiri dikenal menjual produknya di lebih dari 180 negara. Meski belum ada konfirmasi resmi untuk pasar Indonesia, produk ini memiliki potensi besar untuk hadir di pasar lokal mengingat kebutuhan pengisian daya portable yang tinggi di kalangan pengguna gadget di Tanah Air.Referensi: Baseus | gizmochina.com
- 12 Jun, 2026
- •
- Anif Sirsaeba
Space Iklan Tersedia
Jangkau ribuan pembaca setia portal gadget dan teknologi kami.
Pasang Iklan Anda →