Cybertruck Terjebak di Danau, Wade Mode Bukan Jaminan Aman

Anif Sirsaeba

Tesla Cybertruck terendam air di danau saat uji Wade Mode

Tesla Cybertruck kembali bikin heboh, tapi kali ini bukan soal penjualan. Di Texas, seorang pengemudi coba fitur “Wade Mode” dengan membawa Cybertruck ke perairan danau Grapevine. Sayangnya, percobaan ini berakhir gagal. Mobil listrik ini terendam air, tidak bisa bergerak, dan harus diselamatkan petugas.

  • Wade Mode memungkinkan Cybertruck melewati air setinggi sekitar 32 inci
  • Pengemudi diduga melewati batas kedalaman yang dianjurkan
  • Air masuk ke port pengisian daya, diduga menyebabkan kegagalan kemudi
  • Pengemudi sekarang menghadapi sanksi hukum dari polisi setempat

Tesla Cybertruck dan Wade Mode: Janji vs Realita

Wade Mode memang dirancang Tesla sebagai fitur untuk berkendara di air dangkal dengan suspensi dinaikkan. Namun, kasus ini mengingatkan bahwa batas kemampuan teknis tidak bisa dianggap main-main. Pengemudi sepertinya terlalu percaya diri dan melewati kedalaman maksimal yang disarankan. Akibatnya, air masuk ke bagian penting kendaraan, berujung fungsi kemudi gagal.

Ini menjadi bukti bahwa fitur-fitur futuristik seperti Wade Mode punya keterbatasan signifikan. Kegagalan ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal risiko penggunanya yang terlalu nekat.

Tanggapan Pengguna dan Kritik di Media Sosial

Setelah kejadian, banyak komentar skeptis beredar di media sosial. Sebagian pengguna menilai Wade Mode lebih sebagai gimmick pemasaran daripada fitur yang benar-benar praktis. Kritik lain menyoroti soal keamanan dan keandalan mobil listrik saat digunakan di kondisi ekstrem seperti air dalam.

Bahkan ada yang menyebut bahwa fitur ini bisa menyesatkan konsumen agar mencoba hal yang berbahaya.

Resiko Legal dan Sanksi Pengemudi

Selain kerugian teknis, pengemudi juga menghadapi masalah hukum. Polisi Grapevine langsung menindak dan menangkapnya karena melanggar aturan penggunaan kendaraan di area danau yang dibatasi dan peraturan keselamatan air. Ini mengingatkan bahwa teknologi saja tidak cukup tanpa kesadaran pengguna akan batasan dan aturan yang berlaku.

Jadi, Pilih yang Mana?

Kejadian ini jadi pelajaran penting bagi pengguna kendaraan listrik atau siapa pun yang tergoda mencoba fitur-fitur unik. Cybertruck memang punya potensi luar biasa, tapi jangan sampai kepercayaan berlebihan malah berujung bencana. Gunakan fitur seperti Wade Mode sesuai panduan dan jangan coba-coba melanggar batas kemampuan.

Kalau butuh mobil yang bisa diajak melewati genangan air, pastikan juga kamu paham risiko dan kondisi nyata lapangan. Jangan cuma tergiur teknologi tanpa sikap waspada.

Harga dan Verdict

Cybertruck yang diuji ini sendiri diperkirakan dijual mulai dari sekitar USD 50.000 atau setara Rp 780 juta-an. Harga yang cukup tinggi untuk truk listrik dengan fitur unik. Jika kamu mencari kendaraan listrik yang tahan air, fitur Wade Mode ini menarik, tapi jangan berharap bisa melewati air dalam seenak jidat. Ambil Cybertruck jika kamu paham batasan dan siap bertanggung jawab atas risikonya.

Skip jika kamu butuh kendaraan yang benar-benar tahan banting tanpa kompromi di medan basah. Ingat, teknologi pintar tetap harus dibarengi sikap pintar juga.

(Via)

Hot Nows ionicons-v5-c