Topik Artikel

Wearable

Huawei HarmonyOS 7 Bawa Desain 3D dan AI Canggih yang Memudahkan Interaksi Berita

Huawei HarmonyOS 7 Bawa Desain 3D dan AI Canggih yang Memudahkan Interaksi

Huawei memperkenalkan HarmonyOS 7 dengan desain antarmuka tiga dimensi yang lebih hidup dan integrasi AI yang semakin dalam. Pembaruan ini menjanjikan pengalaman pengguna yang lebih natural dan intuitif pada perangkat seperti smartphone, tablet, PC, dan wearable.Desain spasial baru dengan efek kedalaman dan pencahayaan yang memperkaya tampilan sistemAI terintegrasi secara menyeluruh, bukan sekadar fitur tambahan, dengan asisten Celia yang lebih cerdasPlatform anti-penipuan yang melindungi dari QR code mencurigakan dan panggilan palsuPeningkatan performa hingga 15 persen dibanding versi sebelumnyaBeta developer HarmonyOS 7 sudah tersedia untuk beberapa perangkat Huawei, dengan rilis stabil akhir tahun iniDesain Antarmuka 3D yang Menghidupkan Pengalaman PenggunaHarmonyOS 7 hadir dengan bahasa desain spasial baru yang memberikan kesan kedalaman pada antarmuka. Huawei menggunakan teknik rendering berbasis perangkat lunak untuk menciptakan efek tiga dimensi di seluruh sistem. Misalnya, layar kunci kini berinteraksi lebih alami dengan wallpaper, sementara elemen seperti tombol dan slider menampilkan efek pencahayaan yang dinamis dan bergerak.AI Terintegrasi Menjadi Otak SistemBerbeda dengan versi sebelumnya yang hanya menambahkan fitur AI, HarmonyOS 7 dibangun dengan arsitektur AI menyeluruh. Asisten Celia kini berperan sebagai pusat intelijen sistem yang mampu memahami maksud pengguna, menjalankan perintah berlapis, dan berinteraksi lebih dalam dengan aplikasi dan layanan. Framework Intelligent Agent 2.0 meningkatkan tingkat penyelesaian tugas kompleks hingga lebih dari 90 persen.Selain itu, fitur AI baru juga mendukung pengeditan foto yang lebih pintar, generasi konten otomatis, serta bantuan sistem yang lebih responsif terhadap perintah bahasa alami.Keamanan Komunikasi yang Lebih Kuat dengan Platform Anti-PenipuanHarmonyOS 7 memperkenalkan platform anti-penipuan yang melindungi pengguna dari berbagai modus penipuan digital. Sistem dapat mendeteksi QR code mencurigakan, memblokir halaman web palsu, mengenali aplikasi tiruan, serta mengidentifikasi nomor telepon palsu dari luar negeri. Selain itu, ada deteksi suara panggilan penipuan berbasis AI untuk meningkatkan keamanan komunikasi.Performa Lebih Baik dengan Pengelolaan Sistem OptimalHuawei mengklaim HarmonyOS 7 memberikan peningkatan performa hingga 15 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Pembaruan ini juga menjaga pertumbuhan beban sistem dalam jangka panjang agar tetap terkendali, sehingga perangkat tetap responsif dan lancar digunakan sehari-hari.Beta Developer dan Rencana Rilis di IndonesiaProgram beta developer HarmonyOS 7 sudah dimulai untuk perangkat seperti Huawei Mate 80 Pro, Mate X7, dan nova 15 Pro. Versi stabil akan meluncur akhir tahun ini, bersamaan dengan peluncuran seri Mate 90 di China sebagai perangkat pertama yang sudah menggunakan HarmonyOS 7 secara bawaan.Meski belum ada pengumuman resmi terkait ketersediaan HarmonyOS 7 di Indonesia, kehadiran update ini tentu menarik untuk diikuti, terutama bagi pengguna perangkat Huawei yang ingin merasakan inovasi AI dan desain antarmuka terkini.Referensi: Huawei | Gizmochina

  • 13 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Galaxy A27 Samsung Tambah Warna Baru untuk Pilihan Fresh Pengguna Berita

Galaxy A27 Samsung Tambah Warna Baru untuk Pilihan Fresh Pengguna

Bosan dengan pilihan warna smartphone yang itu-itu saja? Samsung nampaknya akan menambahkan warna baru ke jajaran Galaxy A27 yang belum lama ini bocor informasinya. Warna baru bernama Awesome Mint ini hadir sebagai pilihan segar berwarna hijau pucat yang cukup berbeda dari warna standar seperti hitam, biru, dan pink muda sebelumnya.Galaxy A27 akan hadir dengan opsi warna Awesome Mint yang unik dan segar.Smartphone ini membawa Snapdragon 6 Gen 3, RAM hingga 8GB, dan penyimpanan hingga 256GB.Layar 6,7 inci FHD+ dan baterai 5.000 mAh mendukung penggunaan harian.Jalankan Android 16 dengan One UI 8.5 untuk pengalaman antarmuka yang lebih baru.Warna Baru yang Bawa Nuansa Segar untuk Galaxy A27Samsung Galaxy A27 sebelumnya sudah dikenal dengan warna hitam, biru, dan pink muda yang cukup populer di kalangan pengguna muda dan pekerja urban. Namun, dengan munculnya warna Awesome Mint, pilihan warna ini memberikan kesan lebih segar dan berbeda, yang cocok untuk mereka yang ingin tampil lebih unik tanpa harus memilih warna mencolok.Warna hijau pucat ini juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan smartphone yang tidak biasa tapi tetap elegan. Warna ini juga mudah dipadankan dengan aksesori dan outfit sehari-hari, terutama bagi keluarga muda dan kreator yang ingin tampil stylish.Spesifikasi yang Menunjang Aktivitas Digital HarianDari sisi performa, Galaxy A27 dibekali Snapdragon 6 Gen 3 yang cukup bertenaga untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan ringan hingga sedang. RAM hingga 8GB dan penyimpanan 256GB juga memberikan ruang lega untuk aplikasi, dokumen, dan file multimedia.Layar 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ memberikan pengalaman visual yang nyaman untuk menonton video, membaca, dan bekerja. Ditambah baterai besar 5.000 mAh yang mampu menemani aktivitas seharian tanpa khawatir sering mengisi daya.Android 16 dan One UI 8.5 untuk Antarmuka yang Lebih LancarGalaxy A27 akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5 terbaru dari Samsung. Ini berarti pengguna bisa menikmati fitur-fitur baru dan perbaikan dari segi kemudahan penggunaan, kustomisasi, dan keamanan data pribadi.Namun, seperti biasa, pengguna perlu memperhatikan kebijakan privasi dan potensi biaya langganan aplikasi atau layanan tambahan yang mungkin muncul seiring waktu. Memahami hal ini dapat membantu menentukan apakah smartphone ini cocok untuk kebutuhan dan budget Anda.Potensi Rilis dan Harga di IndonesiaSamsung belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi Galaxy A27, namun diperkirakan akan hadir pada semester kedua 2026. Dengan fitur dan warna baru yang menarik, Galaxy A27 berpotensi menjadi pilihan menarik di kelas menengah untuk pasar Indonesia.Harga resmi di Indonesia belum diumumkan, tetapi biasanya smartphone dengan spesifikasi serupa berada di kisaran beberapa juta Rupiah, menjadikannya opsi yang layak dipertimbangkan bagi keluarga muda dan pekerja urban yang ingin upgrade perangkat tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.Referensi: Samsung | notebookcheck.net

  • 08 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Casio G-Shock Rainbow Glass Ini Membawa Sentuhan Kolaborasi XG ke Pasar Amerika Berita

Casio G-Shock Rainbow Glass Ini Membawa Sentuhan Kolaborasi XG ke Pasar Amerika

Bayangkan Anda sedang mencari jam tangan yang tak hanya kuat dan fungsional, tetapi juga punya desain unik yang bisa mencuri perhatian di tengah keramaian. Casio baru-baru ini menghadirkan dua model G-Shock kolaborasi dengan grup hip-hop dan R&B XG yang membawa warna dan gaya berbeda ke dunia jam tangan wearable.Harga Casio G-Shock GMAS110XG-4A sekitar Rp3.000.000.Harga Casio G-Shock GMS5600XG-1 sekitar Rp4.200.000.Fitur tahan air hingga 200 meter cocok untuk aktivitas luar ruang dan olahraga.Desain unik dengan logo grup XG serta elemen warna cerah dan kaca rainbow vapor deposition.Warna Cerah dan Fitur Lengkap yang Mendukung Aktivitas HarianGMAS110XG-4A tampil dengan casing dan tali resin berwarna pink cerah yang langsung memikat mata. Jam tangan ini menggabungkan analog dan digital dengan dua jarum analog, dial indikator kecepatan, serta dua layar digital kecil. Fitur seperti world time, stopwatch, timer, dan beberapa alarm membuatnya praktis untuk pengguna yang aktif dan sering berpindah zona waktu.Kaca Rainbow dan Desain Minimalis di GMS5600XG-1Model GMS5600XG-1 menawarkan tampilan lebih minimalis dengan bezel stainless steel berlapis ion hitam dan tali resin matte hitam. Namun, yang jadi daya tarik utama adalah kaca dengan efek pelapisan vapor warna pelangi yang memberi kesan modern dan stylish. Meski digital, jam ini tetap menyediakan fitur dasar seperti stopwatch, timer, dan alarm yang cukup untuk penggunaan sehari-hari.Kolaborasi dengan XG yang Bawa Nuansa Kreatif dan UrbanKolaborasi Casio dengan grup musik XG bukan hanya soal estetika, tapi juga representasi gaya hidup urban yang dinamis. Logo XG yang terpampang di dial masing-masing jam menambah nilai eksklusif dan personal bagi penggemar atau siapa pun yang ingin tampil beda. Ini bukan sekadar jam tangan, tapi juga pernyataan gaya dan identitas.Potensi Rilis dan Ketersediaan di IndonesiaMeski saat ini kedua model ini sudah diumumkan untuk pasar Amerika Serikat dengan harga sekitar Rp3 juta dan Rp4,2 juta, Casio belum mengonfirmasi tanggal rilis resmi di Indonesia. Namun, bagi penggemar G-Shock dan kolektor jam tangan unik, model ini sangat layak dipantau karena menggabungkan fungsi praktis dengan desain yang tak biasa.Referensi: Casio | Notebookcheck

  • 07 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Baseus X1 Pro Ini Menawarkan Kamera Keamanan dengan Panel Surya untuk Rumah Tanpa Langganan Berita

Baseus X1 Pro Ini Menawarkan Kamera Keamanan dengan Panel Surya untuk Rumah Tanpa Langganan

Bayangkan Anda bisa memasang kamera keamanan rumah yang tidak hanya menangkap gambar dengan kualitas tajam, tetapi juga bebas dari biaya langganan bulanan. Baseus X1 Pro hadir sebagai solusi praktis bagi keluarga muda dan pekerja urban yang peduli pada keamanan sekaligus efisiensi biaya.Harga Baseus X1 Pro mulai sekitar Rp1.900.000 untuk paket tanpa kartu SD.Paket dengan kartu SD 512 GB tersedia dengan harga sekitar Rp2.200.000.Kamera mengusung panel surya 3W yang dapat mengisi daya hanya dengan 20 menit sinar matahari untuk operasional 24 jam.Mendukung cakupan hingga 300 derajat dengan dual-camera 3K resolusi.Panel Surya dan Sistem Kamera Ganda yang FleksibelBaseus X1 Pro punya fitur unik berupa panel surya 3 watt yang disertakan dalam paket pembelian. Ini artinya kamera dapat terus menyala tanpa perlu sering diisi ulang secara manual. Cukup letakkan kamera di area yang mendapat sinar matahari selama 20 menit, dan Anda bisa mendapatkan daya cukup untuk penggunaan selama sehari penuh.Selain itu, sistem kamera ganda memungkinkan jangkauan pengawasan hingga 300 derajat. Dua kamera ini bisa menampilkan rekaman secara terpisah atau digabungkan menjadi satu video panorama dengan resolusi 3K, sehingga detail gambar tetap tajam dan luas.Tanpa Biaya Langganan dan Penyimpanan FleksibelSatu keunggulan Baseus X1 Pro adalah tidak memerlukan biaya berlangganan untuk layanan penyimpanan cloud. Anda cukup memasang kartu SD dengan kapasitas hingga 512 GB untuk menyimpan rekaman. Kamera akan merekam klip berdurasi 20 detik saat mendeteksi gerakan, memudahkan Anda memantau aktivitas tanpa harus menonton rekaman panjang.Penawaran Harga dan Potensi Rilis di IndonesiaSaat ini, Baseus menawarkan diskon besar untuk X1 Pro di pasar global, khususnya di Amazon dengan harga $130 untuk paket tanpa kartu SD dan $150 untuk paket dengan kartu SD. Jika dikonversi, harganya sekitar Rp1.900.000 hingga Rp2.200.000, tergantung paket dan promo yang berlaku. Belum ada kepastian kapan produk ini akan resmi masuk pasar Indonesia, namun mengingat tren smart home yang meningkat, peluangnya cukup besar.Referensi: Baseus | Notebookcheck

  • 07 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Amazfit HybridCharge Ini Membantu Pengguna Memahami Waktu Olahraga dan Istirahat Berita

Amazfit HybridCharge Ini Membantu Pengguna Memahami Waktu Olahraga dan Istirahat

Anda pernah merasa bingung kapan harus berolahraga atau istirahat agar tubuh tetap optimal? Fitur baru dari Amazfit bernama HybridCharge hadir untuk membantu mengatasi kebingungan ini dengan cara yang lebih personal dan cerdas.Harga smartwatch Amazfit mulai dari sekitar Rp7.800.000 untuk model T-Rex Ultra 2.Pembaruan fitur HybridCharge akan tersedia untuk sepuluh model smartwatch Amazfit dalam beberapa bulan ke depan.Fitur ini menggabungkan data biometrik dan catatan aktivitas harian untuk memberikan rekomendasi yang lebih akurat.Mengenal HybridCharge, Kombinasi Data untuk Energi OptimalHybridCharge adalah fitur baru yang dikembangkan Amazfit sebagai kelanjutan dari teknologi BioCharge yang sudah populer. BioCharge sendiri memantau tingkat pemulihan dan energi Anda melalui biometrik, seperti detak jantung dan kualitas tidur.Namun, HybridCharge menambahkan dua komponen penting lainnya. Pertama, LifeLoad, yang memungkinkan Anda mencatat faktor-faktor eksternal seperti konsumsi alkohol, perjalanan, dan tingkat stres harian. Kedua, Training Load yang menghitung beban fisik setelah sesi latihan.Dengan menggabungkan ketiga data tersebut, HybridCharge membantu Anda memahami kapan waktu terbaik untuk berolahraga dan kapan saatnya beristirahat demi hasil latihan yang optimal dan kesehatan yang terjaga.Fitur HybridCharge Segera Hadir di Sepuluh Model AmazfitMenurut pengumuman resmi, sepuluh model smartwatch Amazfit akan mendapatkan pembaruan fitur HybridCharge dalam beberapa bulan ke depan. Model-model tersebut antara lain Active 3 Premium, Balance 2, Cheetah 2 Pro, Cheetah 2 Ultra, T-Rex 3, T-Rex 3 Pro, dan T-Rex Ultra 2 yang dijual sekitar Rp7.800.000.Sementara itu, Bip Max akan mendapatkan fitur ini pada Juni atau Juli 2026, dan Active Max menyusul pada Juli atau Agustus 2026. Model Balance generasi pertama juga akan menerima pembaruan ini di akhir 2026.Manfaat HybridCharge bagi Pengguna HarianFitur ini sangat berguna bagi pengguna yang ingin mengoptimalkan rutinitas olahraga tanpa harus menjadi ahli kebugaran. Dengan data yang disediakan, Anda bisa membuat keputusan yang lebih tepat soal kapan harus meningkatkan intensitas latihan atau memilih untuk beristirahat agar tubuh tidak kelelahan.Namun, perlu diingat bahwa penggunaan fitur ini memerlukan pencatatan faktor-faktor seperti stres dan konsumsi alkohol secara jujur agar hasil rekomendasi lebih akurat. Selain itu, pengguna juga harus mempertimbangkan biaya langganan aplikasi Amazfit yang mungkin berlaku untuk fitur lengkap.Peluang Hadirnya HybridCharge di IndonesiaMeski Amazfit belum mengumumkan secara resmi ketersediaan fitur HybridCharge di Indonesia, produk-produk Amazfit sudah cukup populer di pasar lokal. Dengan adanya pembaruan ini, pengguna di Indonesia bisa mendapatkan manfaat yang lebih maksimal dari smartwatch mereka.Untuk Anda yang tertarik, perhatikan pengumuman resmi dari Amazfit Indonesia dan update aplikasi Zepp OS agar tidak ketinggalan fitur terbaru ini.Referensi: Amazfit | notebookcheck.net

  • 07 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Rogbid SR15 Ultra Membawa Layar dan Notifikasi Haptic ke Cincin Pintar Berita

Rogbid SR15 Ultra Membawa Layar dan Notifikasi Haptic ke Cincin Pintar

Rogbid SR15 Ultra hadir sebagai inovasi dalam kategori cincin pintar yang selama ini didominasi oleh desain sederhana berupa cincin logam polos yang hanya merekam data kesehatan secara pasif. Dengan menambahkan layar kecil dan motor getar, perangkat ini menawarkan kemudahan akses informasi kesehatan dan notifikasi tanpa harus membuka smartphone.Harga Rogbid SR15 Ultra sekitar Rp1.600.000 untuk pasar global.Dilengkapi layar digital kecil yang menampilkan waktu, langkah harian, detak jantung, kadar oksigen darah, data tidur, dan status baterai.Material titanium alloy yang ringan dengan pilihan warna hitam, perak, dan emas, tersedia ukuran US 8 sampai 14.Mendukung getaran notifikasi telepon, pesan, media sosial, dan alarm sunyi, serta kontrol gestur tangan untuk interaksi aplikasi.Layar Digital Membawa Kemudahan Akses Data KesehatanPenambahan layar digital pada Rogbid SR15 Ultra menjadi pembeda utama dibandingkan cincin pintar lain yang biasanya hanya mengandalkan aplikasi di smartphone untuk menampilkan data kesehatan. Dengan hanya mengetuk layar di tepi cincin, pengguna bisa langsung melihat metrik penting seperti jumlah langkah, detak jantung real-time, kadar oksigen dalam darah, serta data tidur. Fitur ini menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan akses cepat tanpa harus membuka ponsel mereka.Desain Ringan dan Fungsional dengan Material PremiumRogbid mempertahankan bentuk cincin yang nyaman dipakai dengan menggunakan titanium alloy, bahan yang dikenal kuat namun ringan. Pilihan warna yang tersedia memberi fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih sesuai gaya pribadi. Ukuran cincin yang variatif dari US 8 sampai 14 juga memudahkan penyesuaian pada berbagai bentuk jari.Notifikasi Haptic dan Kontrol Gestur Memperluas Fungsi WearableFitur motor getar yang tertanam memungkinkan cincin ini memberikan notifikasi untuk panggilan masuk, pesan teks, serta pemberitahuan media sosial dengan cara yang lebih personal dan tidak mengganggu. Lebih dari itu, kemampuan kontrol gestur tangan membuka kemungkinan interaksi tanpa sentuhan dengan aplikasi di smartphone, seperti menggulir video pendek, yang merupakan inovasi menarik di segmen wearable kecil.Pelacakan Kesehatan Lengkap Tanpa Biaya BerlanggananSelain memantau detak jantung, kadar oksigen darah, dan variasi detak jantung, Rogbid SR15 Ultra juga mengawasi tahap tidur ringan dan dalam yang penting bagi kualitas istirahat. Data ini tersinkronisasi ke aplikasi pendukung melalui Bluetooth 5.2 dan tersedia untuk pengguna iOS 10.0 ke atas dan Android 9.0 ke atas. Tidak adanya biaya berlangganan membuka akses penuh bagi pengguna terhadap laporan dan riwayat kesehatan mereka.Daya Tahan Air dan Baterai yang Mendukung Aktivitas Sehari-hariCincin ini memiliki sertifikasi IP68 dan 5ATM yang menjamin ketahanannya terhadap air saat mandi, mencuci tangan, atau berenang. Baterainya mampu bertahan hingga lima hari dalam sekali pengisian. Ditambah dengan kotak pengisian nirkabel magnetik yang dapat menyimpan sekitar tujuh kali pengisian ulang, pengguna bisa membawa perangkat ini selama hampir sebulan tanpa harus sering mengisi daya.Peluang Masuk Pasar Indonesia dan HargaSaat ini Rogbid SR15 Ultra sudah tersedia di toko online resmi perusahaan dengan harga sekitar Rp1.600.000. Meski belum ada pengumuman resmi terkait distribusi di Indonesia, potensi pasar wearable dengan fitur unik ini cukup besar mengingat tren peningkatan minat terhadap perangkat kesehatan digital yang praktis dan multifungsi.Referensi: Rogbid | Gizmochina

  • 07 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Apple Alihkan Fokus ke Kacamata Pintar dan Tunda Ekspansi Vision Pro Berita

Apple Alihkan Fokus ke Kacamata Pintar dan Tunda Ekspansi Vision Pro

Apple tampaknya melakukan perubahan besar dalam strategi perangkat mixed reality dan wearable mereka. Analis Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa perusahaan mengalihkan perhatian utama dari pengembangan keluarga Vision Pro ke proyek kacamata pintar yang lebih ringan dan praktis. Perubahan ini terjadi menjelang pergantian pimpinan di Apple pada akhir tahun ini.Apple membatalkan rencana generasi kedua Vision Pro dan model Vision Air yang lebih ringan.Fokus kini pada dua proyek kacamata pintar: satu tanpa layar untuk AI dan satu lagi kacamata augmented reality dengan teknologi optical waveguide.Proyek kacamata AI diperkirakan hadir pada 2027, sementara kacamata AR lebih canggih ditargetkan setelah 2029.Strategi ini mengikuti tren industri yang mengutamakan perangkat wearable ringan dan terjangkau untuk penggunaan sehari-hari.Perubahan Strategi yang Disetujui oleh CEO BaruMenurut laporan, CEO Apple yang akan datang, John Ternus, telah menyetujui perubahan signifikan dalam strategi perangkat wearable perusahaan. Rencana untuk mengembangkan Vision Pro generasi kedua serta model Vision Air yang lebih ringan resmi dibatalkan. Sebagai gantinya, Apple fokus pada dua proyek kacamata pintar yang berbeda fungsi dan teknologi.Kacamata Pintar Tanpa Layar untuk AISalah satu proyek yang sedang dikembangkan adalah kacamata pintar tanpa layar yang berfokus pada kecerdasan buatan. Produk ini dirancang untuk bersaing dengan kacamata pintar seperti Meta Ray-Ban. Dengan desain ringan dan fungsionalitas AI, kacamata ini potensial menjadi perangkat wearable yang lebih praktis dan terjangkau. Diperkirakan akan meluncur pada tahun 2027.Kacamata Augmented Reality dengan Optical WaveguideProyek kedua adalah kacamata augmented reality yang lebih canggih, menggunakan teknologi optical waveguide untuk menampilkan konten digital secara overlay ke dunia nyata. Teknologi ini memungkinkan pengalaman AR yang lebih imersif dan natural. Namun, perangkat ini kemungkinan baru akan tersedia setelah tahun 2029, menunjukkan fokus jangka panjang Apple pada inovasi AR.Penundaan dan Penyesuaian Produk Vision ProBerbeda dengan pendapat Kuo, analis Bloomberg Mark Gurman menyatakan bahwa meskipun beberapa proyek headset terkait Vision Pro dihentikan, Apple masih menguji prototipe Vision Pro 2. Namun, kategori headset Vision secara umum ditunda, dan penerusnya tidak akan hadir sebelum akhir dekade ini. Penundaan ini menunjukkan bahwa Apple menilai pasar headset mixed reality masih perlu waktu untuk berkembang.Implikasi Jangka Panjang bagi Industri WearablePeralihan fokus Apple dari headset berat ke kacamata pintar yang lebih ringan mencerminkan tren industri yang mengutamakan kenyamanan dan penggunaan sepanjang hari. Kacamata pintar yang lebih terjangkau dan praktis berpotensi menarik audiens yang jauh lebih besar dibandingkan perangkat mixed reality kelas atas. Keputusan ini juga mengindikasikan bahwa Apple melihat masa depan wearable lebih pada integrasi AI dan AR dalam bentuk yang mudah diakses.Dengan jadwal yang diperkirakan, Apple akan memperkenalkan kacamata pintar AI pada tahun 2027, diikuti oleh kacamata AR canggih beberapa tahun kemudian. Langkah ini bisa menjadi titik balik dalam evolusi perangkat wearable, mengubah cara pengguna berinteraksi dengan teknologi sehari-hari.Via: Gizmochina

  • 05 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Surface Laptop Ultra Pesaing MacBook Pro Dengan Windows 11 Berita

Surface Laptop Ultra Pesaing MacBook Pro Dengan Windows 11

Bayangkan laptop premium yang menggabungkan kekuatan AI lokal dan desain ramping ala MacBook Pro, tapi menjalankan Windows 11. Microsoft baru saja mengungkap detail lengkap Surface Laptop Ultra yang mengusung platform Nvidia RTX Spark, membawa performa tinggi dengan fitur yang jarang ditemukan di laptop lain.Surface Laptop Ultra mengandalkan Nvidia RTX Spark dengan CPU efisien dan GPU RTX untuk AI lokal hingga 128GB memori terpadu.Layar 15 inci mini-LED PixelSense Ultra dengan kecerahan maksimal 2.000 nits dan rasio 3:2 cocok untuk kreator konten.Desain tipis di bawah 18mm dan bobot kurang dari 2 kg, tersedia warna Platinum dan Nightfall.Fitur unggulan termasuk SSD yang bisa diganti pengguna, trackpad 30 persen lebih besar, dan port lengkap dengan USB-C misterius.Kekuatan Nvidia RTX Spark untuk AI Lokal dan ProduktivitasSurface Laptop Ultra membawa lompatan signifikan dengan platform Nvidia RTX Spark yang menggabungkan CPU hemat energi dan GPU RTX. Ini memungkinkan laptop menangani beban kerja AI lokal yang berat tanpa harus bergantung pada cloud. Dengan dukungan hingga 128GB memori terpadu, pengguna dapat menjalankan model AI besar langsung di perangkat, mengurangi latensi dan meningkatkan responsivitas aplikasi produktivitas dan kreatif.Layar Mini-LED Ultra Cerah dan Desain RinganLayar 15 inci PixelSense Ultra berteknologi mini-LED menawarkan kepadatan 262 ppi dengan rasio aspek 3:2 yang ideal untuk kerja multitasking dan pengolahan konten. Kecerahan puncak mencapai 2.000 nits, sangat membantu dalam menampilkan detail HDR dengan jelas. Semua ini dikemas dalam bodi tipis kurang dari 18mm dan berat di bawah 2 kg, sebanding dengan MacBook Pro 16 inci.Fleksibilitas Port dan Penggantian SSD oleh PenggunaSurface Laptop Ultra dilengkapi dengan tiga port USB-C, satu USB-A, HDMI, jack headphone, dan pembaca kartu SD ukuran penuh. Kejutan lain adalah SSD yang bisa diganti oleh pengguna sendiri, fitur langka di kelas laptop premium. Ini memberi kemudahan upgrade dan perawatan, berbeda dengan kebanyakan laptop pesaing yang menyulitkan akses komponen internal.Desain dan Pilihan Warna yang EleganMicrosoft menawarkan dua pilihan warna yakni Platinum dan Nightfall, sebuah warna abu-abu gelap yang memberi kesan profesional. Trackpad pada laptop ini juga diperbesar lebih dari 30 persen untuk kenyamanan navigasi. Sistem pendingin baru dengan kapasitas hingga 2,5 kali model sebelumnya memastikan performa tinggi tetap stabil tanpa panas berlebih.Surface Laptop Ultra tampak seperti jawaban Microsoft untuk MacBook Pro, menggabungkan performa tinggi, fitur AI canggih, dan desain premium dengan fleksibilitas Windows 11. Meski harga dan ketersediaan belum diumumkan, peluncuran diperkirakan berlangsung musim gugur nanti. Bagi pengguna yang mencari laptop premium dengan kemampuan AI lokal dan kemudahan upgrade, Surface Laptop Ultra patut diantisipasi kehadirannya.Via: Notebookcheck

  • 05 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Amazfit Balance 3 Smartwatch Dengan Fitur Lengkap dan Baterai Tahan Hingga 21 Hari Berita

Amazfit Balance 3 Smartwatch Dengan Fitur Lengkap dan Baterai Tahan Hingga 21 Hari

Amazfit menghadirkan Balance 3, sebuah smartwatch kelas menengah atas yang menawarkan fitur lengkap dan daya tahan baterai luar biasa. Dengan harga sekitar Rp5,6 jutaan, perangkat ini sudah bisa dipesan di Amerika Serikat dan akan mulai dikirim pada pertengahan Juni. Balance 3 menargetkan pengguna yang menginginkan metrik kebugaran mendalam dan masa pakai baterai panjang tanpa harus mengisi ulang setiap hari.Smartwatch berukuran besar dengan bodi stainless steel dan opsi titanium yang lebih ringan.Layar AMOLED 1,5 inci dengan proteksi kaca safir dan kecerahan hingga 3.000 nits.Fitur pelacakan keseimbangan latihan dan pemulihan melalui sistem HybridCharge Energy Intelligence.Baterai 658mAh dengan daya tahan hingga 21 hari penggunaan normal.Desain dan Layar Premium untuk Pengalaman Pengguna OptimalBalance 3 hadir dengan ukuran cukup besar yaitu diameter 51,4mm dan ketebalan 14,6mm. Versi awal menggunakan bahan stainless steel seberat 62 gram, sementara versi titanium yang lebih ringan 55 gram akan menyusul kemudian. Layarnya menggunakan panel AMOLED seluas 1,5 inci yang dilapisi kaca safir anti gores, memberikan kombinasi ketahanan dan kejernihan visual yang baik.Kecerahan layar mampu mencapai puncak 3.000 nits, sangat membantu visibilitas di luar ruangan yang terang. Sertifikasi tahan air 10ATM juga membuatnya aman digunakan untuk berenang dan menyelam rekreasional tanpa khawatir kerusakan.Pelacakan Kesehatan dan Kebugaran yang MendalamSalah satu keunggulan utama Balance 3 adalah sistem pelacakan keseimbangan latihan dan pemulihan yang dinamai HybridCharge Energy Intelligence. Teknologi ini menggabungkan data beban latihan, tingkat stres harian, dan pola tidur untuk memberikan rekomendasi kapan tubuh perlu beristirahat serta kapasitas fisik pengguna.Smartwatch ini mendukung lebih dari 180 mode olahraga, termasuk fitur khusus untuk lomba HYROX seperti rencana latihan dan simulasi kecepatan. Untuk aktivitas luar ruangan, Balance 3 memakai GPS dual-band dan mendukung peta offline, navigasi belokan demi belokan, serta pengalihan rute otomatis jika pengguna menyimpang dari jalur.Fitur Kesehatan dan Kenyamanan Sehari-hariSelain kebugaran, Balance 3 juga memonitor detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), suhu kulit, dan tingkat stres secara 24 jam. Pengguna dapat menerima peringatan jika ada detak jantung abnormal atau kadar oksigen rendah. Untuk kenyamanan, jam tangan ini dilengkapi speaker dan mikrofon untuk panggilan Bluetooth, NFC untuk pembayaran digital, serta senter dengan cahaya merah dan putih untuk visibilitas malam hari.Daya Tahan Baterai yang Mengalahkan Banyak PesaingDitenagai baterai 658mAh, Balance 3 mampu bertahan hingga 21 hari dalam penggunaan normal tanpa harus diisi ulang. Jika fitur layar selalu aktif (always-on display diaktifkan), masa pakainya akan berkurang menjadi sekitar tujuh hari. Ini menawarkan fleksibilitas bagi pengguna yang tidak ingin terganggu dengan pengisian baterai setiap hari.Di tengah persaingan smartwatch yang semakin ketat, Balance 3 menonjol dengan kombinasi fitur lengkap dan daya tahan baterai yang impresif. Meski harga sekitar Rp5,6 jutaan mungkin terasa cukup tinggi, nilai tambah dari fitur dan teknologi yang ditawarkan bisa jadi pertimbangan bagi pengguna yang serius memantau kebugaran dan kesehatan mereka.Via: Gizmochina

  • 05 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Haylou Watch 3 Smartwatch AMOLED dengan Baterai Tahan Hingga 45 Hari Harga Rp650 Ribuan Berita

Haylou Watch 3 Smartwatch AMOLED dengan Baterai Tahan Hingga 45 Hari Harga Rp650 Ribuan

Memiliki smartwatch dengan layar AMOLED dan baterai tahan lama tentu menarik bagi banyak orang, apalagi jika harganya sangat terjangkau. Haylou Watch 3 hadir sebagai pilihan baru dengan harga Rp650 ribuan, menawarkan fitur dasar yang cocok untuk penggunaan sehari-hari tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.Smartwatch Haylou Watch 3 dibanderol sekitar Rp650 ribuan di pasar global dengan pengiriman mulai pertengahan JuliLayar AMOLED 1,85 inci dengan resolusi 390 x 450 piksel dan kecerahan maksimum 1.000 nitsBaterai dapat bertahan hingga 45 hari dengan penggunaan ringanFitur utama termasuk pengukuran detak jantung, pencatatan aktivitas olahraga, panggilan via Bluetooth, tanpa GPS dan tahan air hingga 1 ATMUkuran Layar Besar dengan Kualitas Warna AMOLEDHaylou Watch 3 mengusung layar AMOLED 1,85 inci yang cukup besar untuk ukuran smartwatch entry-level. Dengan resolusi 390 x 450 piksel, tampilan yang dihasilkan sudah cukup tajam dan warna yang kaya. Kecerahan layar mencapai 1.000 nits, cukup untuk melihat konten di bawah sinar matahari meski tidak seterang beberapa smartwatch lain yang ada di pasaran.Baterai Super Tahan untuk Pengguna yang Tidak Ingin Repot MengisiSalah satu nilai jual utama Haylou Watch 3 adalah daya tahan baterainya yang diklaim sampai 45 hari dalam kondisi pemakaian ringan. Ini sangat membantu bagi pengguna yang tidak ingin sering mengisi ulang perangkat wearable mereka, terutama bagi yang menggunakan smartwatch sebagai pendamping aktivitas sehari-hari tanpa banyak fitur berat.Fitur Dasar yang Memadai untuk Kebutuhan Sehari-hariSmartwatch ini mampu merekam aktivitas olahraga dan mengukur detak jantung, cocok untuk pengguna yang ingin memantau kesehatan tanpa perlu fitur rumit. Namun, perlu dicatat bahwa Haylou Watch 3 tidak dilengkapi GPS, sehingga untuk aktivitas luar ruang seperti berlari atau bersepeda, pelacakan jarak dan rute tidak tersedia secara mandiri.Fitur panggilan via Bluetooth juga tersedia, memungkinkan pengguna menjawab telepon langsung dari pergelangan tangan saat tersambung dengan smartphone. Namun, ketahanan air hanya sampai 1 ATM, artinya perangkat ini hanya tahan cipratan air dan tidak cocok untuk berenang atau aktivitas air berat.Harga dan KetersediaanHarga Haylou Watch 3 saat ini sekitar Rp650 ribuan di platform penjualan global seperti Banggood, dengan biaya pengiriman dan kemungkinan pajak impor yang harus diperhitungkan. Pengiriman diperkirakan mulai pertengahan Juli. Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai distribusi atau harga lokal.Bagi pengguna yang mencari smartwatch dengan layar AMOLED besar, daya tahan baterai panjang, dan fitur dasar yang memadai dengan budget terbatas, Haylou Watch 3 bisa menjadi pilihan. Namun, jika kebutuhan meliputi GPS dan ketahanan air untuk olahraga air, maka perlu mempertimbangkan opsi lain.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Microsoft Project Solara Hadirkan Badge AI Berbasis Android Dengan Konektivitas 5G Berita

Microsoft Project Solara Hadirkan Badge AI Berbasis Android Dengan Konektivitas 5G

Microsoft baru saja memperkenalkan Project Solara, sebuah platform chip-to-cloud yang menghadirkan pengalaman AI agent-first, menggeser fokus dari aplikasi tradisional ke asisten AI yang melakukan lebih banyak hal untuk pengguna. Di ajang Computex 2026, selain menampilkan konsep smart display stasioner, yang paling menarik perhatian adalah perangkat wearable portabel yang berpotensi menggantikan fungsi smartphone konvensional.Project Solara memperkenalkan badge wearable berbasis Android yang berfungsi sebagai antarmuka AI agent selalu terhubung.Perangkat ini menampilkan layar sentuh kecil, kamera menghadap atas, sensor sidik jari, dan konektivitas 5G menggunakan SoC Qualcomm.Microsoft menargetkan perangkat ini untuk pekerja lini depan dan informasi dengan UI yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi tradisional.Perangkat sedang dalam pengujian internal dan akan segera memasuki tahap pilot enterprise di berbagai sektor seperti kesehatan dan ritel.Badge Wearable Microsoft: Evolusi Smartphone Berbasis AIBadge wearable yang dihadirkan Microsoft sebagai bagian dari Project Solara merupakan perangkat berbasis Android yang berfungsi tidak hanya sebagai identitas digital, tetapi sebagai interface khusus untuk agen AI yang selalu terhubung. Dengan layar sentuh kecil, kamera menghadap atas untuk kesadaran lingkungan, serta sensor sidik jari di sisi perangkat, badge ini dirancang untuk menggantikan paradigma aplikasi tradisional pada smartphone.Fitur konektivitas lengkap seperti WiFi, Bluetooth, GNSS, dan 5G memastikan perangkat ini dapat beroperasi secara mandiri dan responsif. Penggunaan SoC Qualcomm khusus untuk wearable menunjukkan fokus Microsoft pada performa dan efisiensi energi, meskipun chip tersebut belum diumumkan secara resmi.Target Pengguna dan Potensi Pasar Project SolaraMicrosoft memfokuskan perangkat ini untuk para pekerja lini depan dan informasi yang membutuhkan akses cepat dan efisien ke asisten AI dalam menjalankan tugas sehari-hari. UI yang berorientasi pada AI agent menggantikan kebutuhan akan banyak aplikasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dengan mengurangi kompleksitas interaksi pengguna.Perangkat ini sudah masuk tahap pengujian internal dengan ratusan karyawan dan segera akan memasuki pilot enterprise di sektor kesehatan, ritel, perhotelan, layanan keuangan, hukum, industri, dan layanan lapangan. Hal ini menandakan kesiapan Microsoft untuk membawa badge AI ini ke pasar korporasi yang membutuhkan solusi teknologi canggih dan praktis.Persaingan dengan OpenAI dan Masa Depan Smartphone AIDengan rumor yang berkembang mengenai rencana OpenAI meluncurkan smartphone AI pada awal 2027, Microsoft tampaknya mempercepat pengembangan Project Solara untuk menjadi pemain utama di ekosistem perangkat AI generasi berikutnya. Qualcomm pun menyatakan bahwa adopsi perangkat AI agentik tidak dapat dihindari, menegaskan potensi besar pasar ini.Menurut Microsoft, smartphone konvensional yang mengandalkan aplikasi tidak cukup untuk menghadirkan pengalaman agent-first. Oleh karena itu, perangkat khusus dengan perangkat lunak yang ringan dan terfokus pada AI diperlukan untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Dengan pendekatan ini, Microsoft berharap bisa menciptakan ekosistem perangkat keras yang fleksibel dan mudah diadaptasi oleh pengembang AI.Meski masih dalam tahap konsep dan pengujian, Project Solara dan badge wearable berbasis Android ini menandai pergeseran besar dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi mobile. Jika berhasil, ini bisa menjadi awal era baru di mana smartphone tradisional mulai tergantikan oleh perangkat AI khusus yang lebih efisien dan intuitif.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Asus Zenbook 14 Copilot AI 2026: Laptop AI dengan Pilihan CPU Multiplatform dan Warna Earthy Berita

Asus Zenbook 14 Copilot AI 2026: Laptop AI dengan Pilihan CPU Multiplatform dan Warna Earthy

Asus kembali menghadirkan inovasi dengan meluncurkan empat varian Zenbook 14 Copilot AI untuk tahun 2026, yang mengusung CPU dari Intel, AMD, dan Qualcomm. Laptop ini bukan hanya menawarkan performa AI yang menjanjikan, tapi juga desain yang menarik dengan pilihan warna alami yang hangat dan tekstur tahan gores.Empat varian Zenbook 14 Copilot AI dengan CPU Intel, AMD, dan Qualcomm.Desain ceraluminum dengan warna Zabriskie Beige, Komodo Coral, dan Arctic Blue yang tahan gores dan noda.Layar OLED dengan opsi FHD 60 Hz dan premium 3K 120 Hz Lumina OLED.Daya tahan baterai hingga 21 jam dan fitur keamanan biometrik kamera IR.Varian CPU dan Performa AI yang BeragamZenbook 14 Copilot AI 2026 hadir dalam empat model dengan pilihan CPU berbeda. Ada UX3480KA dan UX3480GA yang memakai AMD Ryzen AI 7 345 dan Ryzen AI 9 465, masing-masing dengan kemampuan komputasi AI sebesar 50 TOPS. Sementara UX3480AA menggunakan Intel Core Ultra 9 386H dengan kapasitas AI serupa. Terakhir, UX3480QA ditenagai oleh Snapdragon X X1 26 100 yang menawarkan 45 TOPS.Perbedaan ini memberi kebebasan bagi pengguna memilih laptop sesuai kebutuhan AI dan preferensi platform. Dengan kemampuan AI yang kuat, laptop ini cocok untuk pengguna yang mengandalkan aplikasi produktivitas berbasis AI, kreator konten, maupun profesional urban yang butuh performa responsif.Desain dan Ketahanan yang Sesuai Gaya Hidup AktifZenbook 14 Copilot AI tampil dengan cover ceraluminum yang teksturnya unik dan tahan terhadap gores serta noda. Pilihan warna seperti Zabriskie Beige, Komodo Coral, dan Arctic Blue menambah kesan natural dan hangat, cocok untuk pengguna yang ingin perangkat stylish sekaligus tahan banting.Berat laptop sekitar 1,2 kg untuk mayoritas varian, dan sedikit lebih ringan 1,1 kg untuk model Qualcomm. Laptop ini juga sudah lolos uji MIL-SPEC, sehingga tahan terhadap benturan dan goresan sehari-hari. Ini penting untuk kamu yang sering bawa laptop kemana-mana tapi tetap ingin tampil keren.Layar dan Fitur Pendukung untuk Pengalaman PenggunaLayar OLED menjadi andalan Zenbook 14 dengan opsi FHD 60 Hz untuk model Ryzen AI 7 dan Snapdragon, serta opsi premium 3K 120 Hz Lumina OLED untuk model lainnya. Kualitas layar ini sangat menunjang aktivitas menonton, editing, dan kerja kreatif yang memerlukan warna akurat dan respons cepat.Di atas layar terdapat kamera IR Full HD yang memungkinkan login biometrik wajah. Ini fitur praktis dan aman yang mempercepat akses tanpa perlu mengetik password. Keyboard dengan jarak tekan 1,7 mm dan touchpad besar dilengkapi tombol khusus Copilot AI, memudahkan akses fitur AI langsung dari keyboard.Daya Tahan Baterai dan Audio untuk Mobilitas TinggiModel Intel menawarkan daya tahan baterai hingga 17 jam untuk pemutaran video, sedangkan model lain bisa bertahan sampai 21 jam. Ini angka yang cukup untuk penggunaan seharian tanpa harus sering mencari colokan, ideal untuk pekerja mobile dan keluarga muda yang aktif.Fitur audio Dolby Atmos dari speaker multi-magnet ganda memberikan pengalaman suara yang lebih hidup dan imersif, baik untuk rapat online, hiburan, maupun membuat konten.Port dan Konektivitas yang LengkapZenbook 14 menyediakan port HDMI, dua USB-C, jack headphone di sisi kiri, dan port USB-A di sisi kanan. Kombinasi ini memudahkan pengguna menghubungkan berbagai perangkat tanpa perlu adaptor tambahan, sebuah nilai tambah untuk pengguna yang mengutamakan kemudahan dan fleksibilitas.Dengan semua fitur ini, Asus Zenbook 14 Copilot AI 2026 tampak siap menjadi pilihan laptop AI yang praktis dan stylish untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, informasi harga resmi dan ketersediaan untuk pasar Indonesia belum diumumkan, jadi kita tunggu kabar selanjutnya terkait hal ini.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika