Samsung Galaxy S25 FE Meledak Saat Isi Daya, Apa Penyebabnya?

Senja Arunika

Samsung Galaxy S25 FE yang mengalami kerusakan akibat ledakan baterai saat pengisian daya

Sebuah Galaxy S25 FE dilaporkan meledak saat mengisi daya di malam hari, meninggalkan kerusakan di kamar dan luka bakar ringan pada pemiliknya. Insiden ini tentu saja memicu kekhawatiran soal keamanan baterai ponsel flagship Samsung terbaru.

  • Terjadi ledakan saat pengisian dengan charger pihak ketiga 20W USB-PD dan kabel USB-C Samsung asli
  • Ponsel berada di dalam dompet kulit yang bisa menghambat pembuangan panas
  • Pengguna dan anaknya mengalami luka ringan akibat insiden ini
  • Kasus serupa pernah dilaporkan pada Galaxy S25 Plus dan Galaxy S24 tahun ini
Samsung Galaxy S25 FE dengan kerusakan akibat ledakan baterai
Galaxy S25 FE yang rusak setelah ledakan saat pengisian daya.

 

Ledakan Galaxy S25 FE: Apa yang Terjadi?

Pengguna melaporkan mendengar suara letupan keras seperti kembang api sebelum menyadari ponsel yang sedang diisi daya terbakar. Ponsel tersebut menggunakan charger pihak ketiga, tetapi kabel USB-C yang dipakai asli dari Samsung. Posisi ponsel yang berada di dalam dompet kulit juga dianggap berkontribusi, karena bisa menghambat panas keluar.

Namun, ponsel modern Samsung dirancang dengan sensor yang memantau suhu dan secara otomatis menyesuaikan kecepatan pengisian agar tetap aman. Jadi, pertanyaannya adalah, mengapa sistem pengaman ini gagal mencegah ledakan?

Ruangan yang rusak akibat ledakan ponsel saat pengisian
Kondisi kamar setelah insiden ledakan baterai ponsel.

 

Insiden Serupa yang Mengkhawatirkan

Kasus Galaxy S25 FE ini bukan yang pertama. Awal tahun ini, Galaxy S25 Plus dan Galaxy S24 juga dilaporkan mengalami masalah baterai serupa. Bahkan, sebuah insiden dengan Galaxy Buds FE sampai menyebabkan cedera permanen pada pendengaran pengguna. Ini menunjukkan ada potensi masalah yang belum sepenuhnya terungkap pada produk flagship Samsung terbaru.

Kabel pengisi daya USB-C Samsung asli
Kabel USB-C resmi Samsung yang digunakan saat pengisian.

 

Faktor Lingkungan dan Penggunaan

Dompet kulit dan kasur sebagai alas ponsel saat pengisian bisa berperan dalam menahan panas. Meski begitu, smartphone modern biasanya sudah didesain untuk mengantisipasi berbagai skenario ini. Penggunaan charger pihak ketiga juga sering menjadi fokus kritik, tapi kabel asli dan sistem proteksi seharusnya bisa menghindarkan risiko berlebihan.

Kasus dompet kulit yang menutupi ponsel saat pengisian
Dompet kulit yang menutupi Galaxy S25 FE saat diisi daya.

 

Jadi, Pilih yang Mana?

Meski Galaxy S25 FE menawarkan spesifikasi tinggi, insiden ini menjadi pertimbangan penting. Jika kamu mengutamakan keamanan, sebaiknya gunakan charger resmi dan hindari mengisi daya ponsel dalam kondisi tertutup seperti dompet atau bantal. Pantau juga berita terbaru dari Samsung terkait investigasi insiden ini sebelum mengambil keputusan membeli atau menggunakan produk serupa.

Pengguna mengalami luka bakar ringan di leher
Luka bakar ringan dialami oleh pemilik ponsel akibat ledakan.

 

Harga dan Verdict

Galaxy S25 FE dibanderol sekitar Rp12 jutaan, setara dengan flagship kelas menengah-atas. Ambil ponsel ini jika kamu mengutamakan fitur dan performa flagship, serta disiplin dalam pengisian daya dengan aksesori resmi. Skip jika kamu khawatir soal keamanan baterai atau sering mengisi daya dalam kondisi kurang ideal. Insiden ini mengingatkan bahwa meski teknologi sudah maju, risiko baterai tetap harus diwaspadai dan diantisipasi dengan bijak.

(Via)

Visualisasi termal smartphone saat pengisian daya
Visualisasi termal smartphone saat pengisian daya

 

Hot Nows ionicons-v5-c